--- In [email protected], kutilang dara <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> bikin aq ngilerrrrrrrrrrrr..., jebung bakar n otak otak tengiri
> enax tenannnn, sampeyan sehh langsung kabur ke mBelitung jangan lupa
disini ada daging kepiting...,pesan dulu setelah itu klo mo pulang
tinggal ambil
> 
> 
> --- On Sun, 8/24/08, Yusuf Iskandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> > From: Yusuf Iskandar <[EMAIL PROTECTED]>
> > Subject: [kendal-online] Seafood Mr. Asui, Sebuah Ikon Kuliner Di
Pangkal Pinang
> > To: "Kendal Online" <[email protected]>
> > Date: Sunday, August 24, 2008, 8:30 AM
> > Seafood Mr. Asui, Sebuah Ikon Kuliner Di Pangkal Pinang
> > ------------------------------------------------------- 
> > 
> > Sebuah bangunan lama dengan tampilan luar sangat sederhana,
> > bahkan terkesan tidak terawat, dan tetap dibiarkan seperti
> > itu hingga kini. Bangunan itu dulunya adalah restoran
> > seafood yang hingga kini sangat terkenal di kawasan pulau
> > Bangka, provinsi Babel (Bangka-Belitung). Seafood Restaurant
> > Mr. Asui, namanya. Cara penamaannya yang keminggris, telah
> > menjadi merek dagangnya sendiri. 
> > 
> > Kini restoran Mr. Asui menempati bangunan yang tampilannya
> > relatif lebih baru yang berada di belakangnya. Ada sebuah
> > gang selebar 2,5 meteran sepanjang 15 meteran yang
> > menghubungkan jalan besar menuju restoran yang berada di
> > dalam gang. Lokasi restoran ini nyaris berada di posisi
> > tusuk sate, di Jl. Kampung Bintang, Pangkal Pinang. Sangat
> > mudah dicapainya, terutama dari jalan protokol Jl. Jendral
> > Sudirman. Rasanya siapapun pasti tahu dimana restoran Mr.
> > Asui berada.
> > 
> > Seafood Restaurant Mr. Asui seperti sudah menjadi ikon
> > kuliner menu ikan laut di Pangkal Pinang. Menjadi tempat
> > jujukan para penggemar menu masakan seafood yang kebetulan
> > berkunjung ke Pangkal Pinang, tak terkecuali para pejabat
> > dan selebriti. Menu masakan mahluk laut yang ditawarkan
> > cukup komplit dengan citarasa yang tergolong enak. 
> > 
> > *** 
> > 
> > Malam itu, kami tertarik untuk mencoba menu ikan jebung
> > bakar, kakap bakar dan kepiting saos tiram, di antara sekian
> > banyak pilihan ikan laut. Lalu, sepiring ca kangkung adalah
> > asesori sayuran yang kami pesan.
> > 
> > Nama ikan jebung agak asing di telinga saya. Di tempat lain
> > ikan jebung ini disebut juga ikan kambing-kambing (entah
> > kenapa nama kambing tidak cukup disebut sekali saja,
> > melainkan diulang dua kali). Disebut kambing-kambing karena
> > memang profil wajah ikan ini kalau dilihat dari samping
> > sangat mirip dengan prejengan wajah kambing yang sedang
> > meringis kelihatan gigi-giginya.
> > 
> > Tidak seperti ikan bakar biasanya di tempat lain, ikan
> > bakarnya engkoh Asui, baik ikan jebung maupun kakap yang
> > kami pesan, dibakar begitu saja dengan tanpa dibumbui
> > terlebih dahulu. Kalau digado atau dimakan ikannya saja
> > tentu terasa hambar tak berasa. Yang khas di restoran ini
> > adalah sambal cairnya yang menjadi teman makan ikan bakar.
> > Sambalnya berasa manis dan asam. Pas benar kalau dicocol
> > dengan suwiran ikan bakar yang tak berbumbu.
> > 
> > Sambal cair yang warnanya menyerupai saos tomat ini selalu
> > tersedia di atas meja bersama dengan jeruk kunci dan cabe
> > rawit merah. Jeruk kunci adalah salah satu jenis jeruk yang
> > sepertinya jarang saya jumpai di tempat lain. Berukuran
> > sebesar kelereng, sedikit lebih kecil dari jeruk purut,
> > kulitnya halus dan biasa digunakan sebagai penambah rasa
> > asam seperti halnya cuka atau jeruk nipis.    
> > 
> > Sebaiknya dimakan pada saat masih fanas (pakai awalan
> > "f", saking masih panasnya...) atau sebelum
> > dingin. Sebab kalau sudah dingin, serat-serat ikan jebung
> > akan menjadi agak keras ketika digigit dan rasa seafood-nya
> > menjadi kurang mak nyuss... dan malah membuat mudah nek...
> >  
> > Bumbu tiram yang mengguyur kepitingnya juga begitu lebih
> > berasa dan berasa lebih. Lebih-lebih kalau dapat kepiting
> > perempuan dengan gumpalan butir-butir telurnya yang berwarna
> > jingga dan kenyal digigit. Kalau kebanyakan nasinya, maka
> > kuah saos tiramnya pun pas benar dicampur untuk menghabiskan
> > nasi putih. 
> > 
> > Bagi penggemar menu seafood, Seafood Restaurant Mr. Asui
> > sebaiknya jangan dilewatkan bila sekali waktu berkesempatan
> > berkunjung ke Pangkal Pinang, Bangka. Konon sudah banyak
> > orang-orang Pangkal Pinang yang mencoba berwirausaha membuka
> > restoran sejenis, tapi kebanyakan tidak mampu bertahan lama.
> > Tidak sebagaimana restorannya engkoh Asui yang seperti
> > melegenda dan identik dengan menu masakan seafood di kawasan
> > kota Pangkal Pinang pada khususnya dan pulau Bangka pada
> > umumnya. Entah apa rahasianya.
> > 
> > Yogyakarta, 24 Agustus 2008 
> > Yusuf Iskandar
> > 
> > NB :
> > Foto ikan jebung (kambing-kambing) yang sudah dibakar, bisa
> > dilihat di :
> > http://yiskandar.wordpress.com
> > http://madurejo.wordpress.com
>waduh pak kalo restorant asui ini emang cukup terkenal kalo
dipangkalpinang,ngomong2 kapan kepangkalpinang nya,aku asli orang
pangkalpinang, sebenernya masih banyak lagi restorant seafood yang ada
kota pangkalpinang, ada restorant biru laut yang letaknya di lokasi
wisata pantai pasir padi,dan tempat restorant nya sangat nyaman dengan
pemandangan view langsung ke pantai pasir padi,nanti kalo maen lagi
kepangkalpinang, silahkan coba restorant seafood biru laut yang ada
dipangkalpinang


Kirim email ke