dengan bahasa yang sederhana yang tidak njlimet langsung mengena sebab &
akibatnya
matur nuwun pak.


2008/8/27 M. Mudasir <[EMAIL PROTECTED]>

>  Saya belum sempat membaca artikel secara keseluruhan, tetapi sedikit urun
> rembug atau mungkin meluruskan: yang dicontohkan Rasullullah bukan "berbuka
> dengan yang manis-manis" tetapi "berbukalah dengan kurma basah, sebutir, 3
> butir atau 5 butir diutamakan ganjil" atau kalau tidak ada "dengan seteguk
> air putih".
>
>
>
> Apa bedanya? manis dalam kurma secara kimia lain dengan manisnya gula.
> manis kurma bisa langsung dicerna oleh tubuh tanpa mengambil banyak energi
> dari tubuh sehingga kita tidak menjadi lemas, sedangkan manisnya gula
> (sukrosa) untuk dapat menjadi energi bagi tubuh perlu peruraian dulu dan
> memerlukan energi dari tubuh sehingga setelah berbuka dengan yang
> manis-manis biasanya badan akan terasa lemas (ngantuk) barang 1/2- 1 jam
> sebelum gula tadi dapat diubah menjadi energi tambahan sehingga menjadi
> malas untuk sholat terawih.
>
>
>
> WaLLahu a'lam bisshowab,
>
>
> Mudasir
> Visiting Professor (up to Sept. 12, 2008)
> Department of Applied Chemistry,
> Keio University,
> 3-14-1 Hiyoshi, Kohoku-ku
> Yokohama, Japan
> HP:(+62)-811-251267
> Fax:(+62)-274-545188
>
> ----- Original Message ----
> From: FARID MUJIB <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, August 27, 2008 3:23:49 PM
> Subject: [kendal-online] Fwd: [milis_f39] Jangan Berbuka Dengan Yang
> Manis-Manis
>
>
>
> Note: forwarded message attached.
>
>
>
> -----Inline Message Follows-----
>
>  Jangan Berbuka Dengan Yang Manis-Manis
>
> Di bulan puasa, sering kita dengar kalimat 'Berbuka puasalah dengan
> makanan atau minuman yang manis'. Konon,kebiasaan tersebut dicontohkan
> Rasulullah saw. Benarkah demikian?
>
> selengkapnya klik di 
> sin<http://ruthabfarid.blogspot.com/2008/07/jangan-berbuka-dengan-yang-manis-manis.html>i
>
>
>  Jangan Berbuka Dengan Yang Manis-Manis
>
> Di bulan puasa, sering kita dengar kalimat 'Berbuka puasalah dengan
> makanan atau minuman yang manis'. Konon,kebiasaan tersebut dicontohkan
> Rasulullah saw. Benarkah demikian?
>
> selengkapnya klik di 
> sin<http://ruthabfarid.blogspot.com/2008/07/jangan-berbuka-dengan-yang-manis-manis.html>i
>
>
>
> 
>

Kirim email ke