Jadi keinget ngetik proposal kegiatan kemah pakai Wordstar

 Best Regard, 


Ery Wijaya
http://erywijaya.wordpress.com/






----- Forwarded Message ----
From: wawan indarto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, 11 September, 2008 2:14:33
Subject: [PERMITHA] Romantika Komputer Jadul


Romantika Komputer Jadul
Sebenarnya
sih nggak jadul banget, kurang lebih rentang jamannya beberapa tahun
sebelum ada Windows yang tinggal ceklak-ceklik itu. Masanya belum
mengenal CD ROM, USB dan flash disk. Hard disk masih jarang, dan belum
dengar internet. Yang namanya perubahan teknologi cepat sekali, kadang
kita nggak menyadarinya. 
Nah, kalau sekarang kita nostalgia sedikit, hal yang dulunya
biasa jadi kedengaran lucu. Baiklah teman-teman, silakan press any key
to start:
1. Ada yang suara mesin komputernya kencang betul ngalahin bunyi pompa air.
2. Beberapa punya tombol Turbo di depan casing. Kata orang kalau pun
sudah ditekan dan kecepatan komputer tidak juga bertambah, maka itu
berarti komputernya benar-benar .... TURunan-keBO.
3. Casingnya berat banget, susah digondol maling.
4. Sering kesetrum. Casingnya kesenggol aja bisa nyetrum, apalagi
kalau ada yang towel-towel. Waktu mau nyalain saklar ON yang kadang ada
di belakang casing, juga bisa kesetrum. Lha wong masukin disket saja
kadang nyetrum kok. Makanya dulu kalau mau berkomputer nggak berani
nyeker.
5. Rutin membersihkan bola mouse, bila perlu dicemplungkan ke air
hangat. Maklum jaman itu mouse-nya banyak yang pakai gelindingan jadi
cepat kotor, apalagi kalau malas beli mousepad.
6. Pemilik komputer bangga banget ada display bertuliskan *** MHz di depan 
casing, "Tuh komputer gue lebih cepat kan?"
7. (suasana di tempat kursus)  "Mari kita lanjutkan dengan memasukkan disket 
program WS ke drive A, dan disket data ke drive B."  (catatan: WS di sini tidak 
memiliki hubungan kerabat dengan Wiro Sableng).
8. Yang punya printer dot matrix, perlu pertimbangkan bila ingin ngeprint di 
tengah malam.
9. Me-refill pita printer ke tempat refill pita mesin ketik, biar
ngirit daripada beli baru. Asal belum sampai mbrodol saja pitanya.
10. "Sorry disket HD-mu nggak kebaca di sini. Drive-ku cuma bisa baca DD."
11. (lebih parah dari no 10)  "Sorry di tempatku nggak ada drive yang tiga 
setengah. Adanya yang gede semua."
12. Mengkoleksi bekas disket error buat dipakai pajangan.
13. (di tempat kursus)  "Lho, mengapa disketnya kamu masukkan
terbalik begitu?" "Kan tadi Bapak bilang, kalau disketnya double-side.
Nah, saya mau lihat isi side satunya..."
14. (sudah satu jam menginstall program yang terdiri dari 10 disket ke hard 
disk) "Insert
disk #10.....press Return to continue ...." "Ah... sebentar lagi
selesai" (setelah memasukkan disket terakhir) "Astaga disketnya error
nggak bisa kebaca ...ampun ..."
15. Mengumpulkan silica-gel untuk dimasukkan ke tempat disket supaya tetap 
kering.
16. Mati-matian berusaha menyelamatkan data di disket yang sudah
njamur, sampai suara drive-nya kriyuk-kriyuk tanda nelangsa dipaksa
baca (plus dipelototi penjaga rental). Makanya bikin salinannya.
17. Berkeringat dingin karena floppy disk nyangkut di drive nggak
bisa dikeluarin, takut ketahuan penjaga rental. 18. Setelah menyalakan
komputer, menunggu dengan sabar hitungan di layar (maklum komputernya
masih belajar berhitung) akhirnya .. lampu merah itu berkedip juga, ups
... kelupaan masukin disket booting. 19. "Tolong disketku diformat
terus dikasih system sekalian ya?"
20. "Sudah dibilang jangan menulisi label setelah ditempel ke disket. Tuh, jadi 
error kan?"
21. Rajin menempelkan stiker write protect, supaya disketnya nggak ketularan 
virus.
22. Yang punya hard disk, tidak lupa memarkir hard disk pada
tempatnya sebelum komputer disemayamkan. Maklum kalau salah posisi
tidur bisa keseleo.
23. "Tadi aku bilang kemarikan disket DOS-nya, kok kamu malah bawa-bawa kardus?"
Baiklah teman-teman, bila masih kesulitan membaca siapkan disk cleaner 
secukupnya ....    


      

Kirim email ke