Kebahagiaan memang sangat mudah diucapkan, tapi sangat sulit untuk dicapai. 
Banyak orang bersilang sengketa tentang bagaimana definisi bahagia dan 
bagaimana pula mencarinya. plus, dimana pula sumber kebahagiaan itu.

Mimpi pengemis, bahagia itu apabila dia menjadi orang kaya raya. Mimpi 
negarawan yang supersibuk, selalu berandai-andai, alangkah bahagianya hidup 
tanpa aturan protokoler yang super ketat. Mimpi pemuda, alangkah bahagianya 
mendapatkan pasangan seorang wanita yang cantik tanpa cela. Demikian juga 
sebaliknya.
Contoh yang lebih menukik, ML (making love) dianggap sebagai syurga dunia.
Lalu, dimanakah sumber kebahagiaan itu berada?

kata pengemis, tentu dari melimpahnya harta.
kata negarawan tadi, tentu waktu santai tanpa ikatan jadwal
kata pemuda, tentu si cantik yang menarik hatinya
kata yang ML, tentu yang sah dan... tanpa gangguan. masak sih?

contoh yang terakhir ini tentu banyak juga yang tidak setuju, tapi banyak pula 
yang akur bahwa itu sumber kebahagiaan. bahkan keharmonisan rumah tangga bisa 
terancam karenanya.

Jika kita amati, banyak orang mengukur kebahagiaan secara fisik belaka, seperti 
sexy-macho, harta, pangkat, dll.
padahal, sifat fisik itu senantiasa dinamis (baca: mudah berubah)
padahal, manusia suka bosan pada apa yang ia dapatkan
padahal, manusia suka menerima tantangan baru di depan matanya

Jika ukurannya hanya fisik, apa sich bedanya orang BAB (buang air besar), 
dengan memainkan bulu di lubang telinga atau kulit sekitar leher,
dengan orang yang bersin
dengan saat pertama kali disentuh oleh orang yang amat sangat kita cintai
dengan pijatan di sekitar tengkuk bagi yang seharian bekerja keras
dengan..... rangsangan-rangsangan lain yang bisa memberikan kenikmatan pada 
syaraf kita
Ternyata kesemuanya ada kesamaan yang mendasar, yaitu getaran-getaran yang 
dapat ditangkap oleh syaraf dan terasa nikmat.

Kata kuncinya "terasa nikmat". Siapa yang merasakan? kulit. Dan... Hati !
Kenapa, ternyata semua rasa akan berubah drastis seiring dengan perasaan hati.
Bayangkan jika BAB, tapi pintu digedor banyak orang, disuruh cepat. Wadow.....
Bayangkan jika ML, tapi tanpa rasa suka, perkosaan namanya tuh!
Bayangkan jika yang menyentuh kulit adalah orang yang paling dibenci. Huh!

Tapi, hati yang bersemangat baja kadang menimbulkan kekuatan yang luar biasa
Bahkan tanpa diduga, mampu memondong tubuh korban dari malapetaka, padahal di 
saat normal tidak akan mampu memanggulnya

Kata kyai, jagalah hati. Yah, hati lah sumber kebahagiaan itu.
Bagi orang lain mungkin malapetaka, tapi hati kita bisa menganggap itu cobaan 
iman
Bagi orang lain mungkin nikmat dunia, tapi hati kita bisa menganggap itu godaan 
sesat
Orang akan sedih kehilangan uang seribu, bila hati tidak ikhlas
Orang bisa tersenyum kehilangan 1 juta, kata hatinya "semua ini titipanNYA"

Sedih dan gembira,
Susah dan senang,
Nelangsa dan bahagia,
Semua tergantung bagaimana cara hati kita memandang (baca: merasakan)

Ki Asmoro Jiwo




      

Kirim email ke