semoga bisa menjadikan renungan kita. agar kita semakin berprestasi.
dan selalu optimis dalam mengarungi hidup ini. janganlah mudah terpengaruh 
dengan kabar buruk, lebih baik selalulah berpikir jernih dan positif. 
amin.


--agus muhajir, s.kom -


==========================================

SISFOKOL (Sistem Informasi Sekolah) 

100% : Freedom, FreeSoftware, OpenSource

URL : http://sisfokol.wordpress.com/

==========================================

--- On Thu, 12/18/08, Asrofi sm <[email protected]> wrote:
From: Asrofi sm <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [kendal-online] Trs: insan kendal berprestasi
To: [email protected]
Date: Thursday, December 18, 2008, 10:17 AM










    
            mari kita bertaubat bersama....perbanyaklah menyampaikan kabar baik 
dan berita baik ke temen2nyakurangilah mengirim kabar buruk...perbanyak optimis 
daripada pesimis
perbanyak uang daripada perbanyak hutang..
demikian...
:D :D 
From: endang nuraini <end4n...@yahoo. co.id>
To:
 kendal-online@ yahoogroups. com
Cc: inu_indarto@ yahoo.com; fharisa_briliant@ yahoo.co. id; deah_...@yahoo. 
co.id
Sent: Wednesday, December 17, 2008 8:47:24 AM
Subject: Bls: [kendal-online] Trs: insan kendal berprestasi














    
            Katur Bapak Mudasir yang ber-prestasi



Assalamualaikum wr.wb.

Selamat kami ucapkan atas prestasi yang telah diraih. Salut dan bangga banget, 
kapan ya bisa nyusul seperti njenengan?



Jadi ingat muridku yang juara nasional Lomba Ketrampilan Siswa tahun 2006.

Mengapa ya kalo ada yang berprestasi tak begitu terdengar gaungnya, tapi kalo 
ada yang tak beres malah diblow up abis-abisan? !

Memang kadang media tidak adil, ya? atau masyarakat kita yang tak suka
mendengar ada yang berprestasi, dan lebih suka mengetahui orang lain
celaka? naaudzubillah mindhalik.

Wassalamualaikum wr.wb.



Salam kenal dan hormat

Endang Na.

SMK Negeri 2 Kendal

--- Pada Sel, 16/12/08, kendil <kndil2...@yahoo. com> menulis:
Dari: kendil <kndil2...@yahoo. com>
Topik: [kendal-online] Trs: insan kendal berprestasi
Kepada:
"mykendal" <kendal-online@ yahoogroups. com>, "Kami Hari Basuki"
<myday...@yahoo. com>, "imans" <aiem...@yahoo. com>, "solih"
<achmad.solih@ gacworld. com>, "Sony Suharsono"
<[email protected]> , "kami" <kndil2...@yahoo. com>
Tanggal: Selasa, 16 Desember, 2008, 1:51 PM







    
            

--- Pada Sen, 15/12/08, edi santosa <edibo...@yahoo. com> menulis:
Dari: edi santosa <edibo...@yahoo. com>
Topik: insan kendal berprestasi
Tanggal: Senin, 15 Desember, 2008, 9:16 PM

 
Untuk teman teman 82 ibu guru yang cantik Cahyati, Fauziyah
Wijayanti, Markamah, Endang Werdiningsih dan juga bapak guru yang
guanteng Sujariadi yang sekarang berprofesi sebagai Pahlawan tanda
jasa, sabarlah dalam mendidik anak anak. Jika ada anak yang datangnya
sering terlambat, jangan selalu dimarahi atau dipandang dengan sebelah
mata, karena setiap anak memiliki potensi yang ruaar biasa seperti
teman kita yang ganteng raden mas Mudasir yang hobinya datang terlambat
waktu SMA, sumonggo dipun waos...... nuwun
Kabar UGM Online
Edisi 79/IV/31 Oktober 2008


Insan Berprestasi: Prof. Drs. Mudasir, M.Eng.,Ph.D.
Yogya, KU 
Dulu tak pernah terbayangkan oleh Prof Drs Mudasir MEng PhD
terpilih menjadi pemenang ketiga dosen berprestasi nasional tahun 2008.
Nyatanya? Bung Mudasir meraihnya. 
Memang prestasi itu tidak begitu saja diraih Bung Mudasir. Dia
harus bersaing lebih dulu dengan 15 finalis dosen lainnya selama tiga
hari di Jakarta. Sebelum itu, Bung Mudasir juga harus melewati seleksi
awal dosen berprestasi yang diikuti oleh 68 perguruan tinggi yang
berasal dari 42 PTN dan 26 PTS. 
Setelah melewati berbagai “ujian” akhirnya Depdiknas RI memilih
Bung Mudasir sebagai Dospres peringkat ketiga tingkat nasional.
Depdiknas RI menilai bahwa Bung Mudasir, kelahiran Kendal, JawaTengah,
19 Agustus 1963 telah memenuhi beberapa kriteria penilaian dalam
kegiatan seleksi dosen berprestasi. 
Ketika Kabar UGM bertandang ke kantornya, di Laboratorium Kimia
FMIPA, Bung Mudasir terlihat sedang membimbing seorang mahasiswa
menulis tesis. Tetapi, dia tetap sigap menjawab pertanyaan yang
diajukan Kabar UGM. Katanya, “Tentu saja saya merasa bangga dengan
terpilihnya saya. Saya merasa memperoleh apresiasi. Apalagi selama ini
di Indonesia sepertinya peneliti kurang mendapatkan perhatian yang baik
dari pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. Dengan penghargaan ini,
saya lebih terdorong untuk bekerja lebih produktif lagi dalam
melahirkan karya, inovasi yang relevan bagi bangsa dan negara”. 
*** 
Barangkali ada yang bertanya, apa sih yang membuat Bung Mudasir
bisa terpilih sebagai dosen berprestasi nasional? Menurut pengakuan
Bung Mudasir, penilaian tertinggi diraihnya berkat presentasi hasil
penelitiannya. 
Bung Mudasir menambahkan, ada beberapa unsur kriteria penilaian
dalam memilih dosen berprestasi tingkat nasional, meliputi: (i)
kegiatan tridarma dalam tiga tahun terakhir; (ii) kepribadian; dan
(iii) presentasi hasil penelitian. Yang terakhir ini berupa karya
unggulan, baik di salah satu pendidikan, penelitian dan pengajaran.
“Masing-masing bobot penilaian berkas sekitar 40 persen, kepribadian 20
persen sedangkan presentasi 40 persen,” katanya. 
Diakui Bung Mudasir, untuk penilaian berkas bobot penilaian
tambahan nilai untuknya dirasakan paling kurang. Karena saat pengisian
dan penyerahan berkas tidak dilakukan secara maksimal. “Berkas diisi
kurang maksimal, karena waktunya sangat mepet waktu itu, sebab
bersamaan jadwal keberangkatan ke Jepanag, sehingga waktu yang kurang
tiga hari saya baru diminta untuk mengirim berkas. Berkas saya
sebenarnya tidak serius saya garap, karena waktu yang sangat sempit,
sehingga mungkin dalam penilaian berkas saya tidak maksimal nilainya,”
imbuhnya. 
Namun demikian, dalam presentasi hasil penelitian, kata Bung
Mudasir, dirinya paling banyak mendapat porsi penilaian. Hal tersebut
diketahui Bung Mudasir berdasarkan komentar rekan finalis dosen lainnya
yang mengaku dalam presentasi hasil penelitian dirinya yang paling baik
di banding peserta lainnya..“Presentasi saya waktu itu tetang memahami
interaksi senyawa komplek dengan DNA, satu langkah dalam pencarian
senyawa anti kanker,” kata doktor lulusan Keio University, Tokyo,
Jepang ini. 
Bung Mudasir pun menceritakan penelitiannya dengan antusias. Dalam
pencarian senyawa anti kanker ini, dia sudah melakukannya selama 10
tahun. Kini penelitian tersebut sudah menuju ke arah interaksi hubungan
senyawa dengan DNA. Interaksinya cukup baik. Senyawa ini sangat penting
untuk mendukung kemoterapi pengobatan penyakit kanker. 
“Perkembangan pengobatan kanker sampai saat ini lebih banyak
menggunakan kemoterapi. Selama ini kendalanya senyawa dalam kemoterapi
itu tidak selektif. Ia tidak hanya merubah sel-sel yang aktif saja,
tapi juga merusak sel-sel sehat. Dampaknya kita bisa melihat jika
pasien sudah dikemoterapi biasanya rambutnya akan menjadi rontok
semua,” jelas Bung Mudasir. 
Bung Mudasir mengaku bahwa penelitiannya ini tidak difokuskan ke
arah pengobatan kanker. Tetapi, penelitian itu sudah sampai ke taraf
penyelidikan senyawa-senyawa yang bisa berinteraksi dengan DNA. Salah
satunya adalah yang memiliki hubungan baik dengan DNA, yakni senyawa
kompleks ligan campuran besi untuk reaksi photocleavage DNA dan
sintesis kompleks mixedligand nikel sebagaai interkatalator DNA. 
“Dalam penelitian saya, beberapa senyawa ini menunjukkan hasil
yang baik terjadap DNA,” kata Mudasir yang sudah memiliki 15 publikasi
internasional dalam jurnal internasional bergengsi 
*** 
Diakui Bung Mudasir Sebagian waktunya dihabiskan untuk meneliti.
Tidak heran bila dirinya sering kali harus meninggalkan keluarganya
demi kegiatan meneliti. Namun demikian, keluarganya mendukung dan sudah
menerima keadaan tersebut. Sehingga saat Bung Mudasir harus tinggal
lama di Jepang, anak-anaknya tidak mengeluh. 
“Tiap hari kerjaan saya hanya meneliti dan mengajar. Saya membagi
waktu 60 persen di penelitian, mengajar 30 persen dan pengabdian
sekitar 10 persen. Saya memang lebih fokus ke penelitian,” tuturnya. 
Ketertarikan Bung Mudasir meneliti, menurutnya, didorong oleh
keingintahuan dirinya terhadap banyak hal. Hal ini pula yang menjadikan
penelitiannya ke arah kanker karena selama ini belum ada penelitian
obat kanker yang paripurna. “Pengobatan yang paling paripurna untuk
kanker itu kan belum ada. Untuk saat ini, penyakit kanker dengan
stadium yang sangat berat sekalipun pilihannya tetap pada kemoterapi
sebagai pilihan terakhir,” ucapnya. 
*** 
Bung Mudasir dibesarkan dari lingkungan petani. Sejak kecil dia
hidup dalam suasana pedesaan. Suasana hijau persawahan saat itu dengan
sungai yang bersih membuatnya sering memandang bintang di malam hari.
Hal itu pula yang menjadikannya untuk bercita-cita menjadi ilmuwan.
Bung Mudasir pun sempat dijuluki “profesor” oleh temn sekolahnya
melihat kesukaannya membaca buku di perpustakaan sekolah di kala
temen-teman sebayanya asyik bermain. 
“Sejak kecil saya hidup dengan keluarga petani, keluarga biasa di
Kendal. Saat itu belum ada listrik, ketika malam terlihat banyak bintak
benderang di langit. Ketertarikan saya dimulai di sana. Saya banyak
membaca buku perousatakaan SD, terkait dengan buku ruang angkasa,
sehingga mengilhami saya bercita-cita menjadi ahli astronomi,” kata
Bung Mudasir yang sempat melamar menjadi pilot. 
Setelah meraih dosen berprestasi nasional ini, Bung Mudasir
mengaku dirinya tetap akan menghadapi tantangan ke depan untuk tetap
eksis dalam menliti di tengah minimnya fasilitas, dukungan kurang
kondusif. 
“Tapi bukan pula berarti dengan fasiltas yang minim kita berdiam
diri dengan kondisi yang minim ini terus. Namun tetap berusaha dan
menjalin networking. Banyak teman-teman peneliti yang menyalahkan
fasilitas, iklim yang tidak kondusif untuk tidak berbuat apa-apa.
Prinsip saya apa yang bisa dikerjakan ya dikerjakan. Kalau itu berguna
untuk masyrakat ya syukur alhamdulillah. Namun saya sedari awal tidak
menargetkan dulu. Yang penting dilakukan, tentunya bukan melakukan
penelitian yang merusak,” katanya. (wawancara dan penulisan: Gusti
Grehenson; editing: Abrar) 

( )


      

        Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! 
Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah
      


         
        
        

        Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
      


        
        
        




      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke