Sedikit berbagi neh soal sumber dana ikatan mahasiswa kendal di yayasan
telkom, kami mendapatkan dana dari institusi dalam rangka road show imakom,
yaitu acara sosialisasi IT TELKOM, IM TELKOM dan POLITEKNIK TELKOM, acara
tersebut juga dibarengi dengan acara TRY OUT, dalam try out tersebut, jika di
itung-itung, kami rugi..karena harga tiket yang tidak sebanding dengan
fasilitas yang didapat, tapi disisi lain kami mendapatkan dana tambahan dari
sponsor-sponsor, yaitu institusi sendiri dan sponsor-sponsor lainnya. Dalam
mengadakan acara ini kami dapat dana sisa, dan dana tersebut yang biasa
digunakan sebagai dana kegiatan kami.
Selain itu kami juga mencari dana secara mandiri, dengan membuka stand pada
saat registrasi mahasiswa baru. Sedikit sharing aja, mungkin rekan-rekan
mahasiswa lain punya ide yang lebih kreatif.
Arlies Bayu Swastika
085640091151 / 081320480100
[email protected]
bayyex.multiply.com
________________________________
From: kendil <[email protected]>
To: [email protected]
Cc: sma82 <[email protected]>
Sent: Thursday, March 19, 2009 2:20:06 PM
Subject: Bls: [kendal-online] Keprihatinan Mahasiswa Kendal Di Semarang.
Jadi inget sewaktu di Bogor,
meski sudah tanggal 10 daftar penerima wesel yang cuma 30.000,- tahun 1983
tidak muncul-muncul dikantor pos yang cuman seukuran 2x2 didekat lapangan tenis
yang dinaungi pohon buni, dan harum bunga cempaka disebelahnya sehingga dengan
perasaan was-was ditingkahi jalan setengah berlari jikalau nonik belanda "si
marni" numpang pamer cantiknya diwaktu malam.
Untuk fotocopy atau jajan sekedar minum es teh, ditunda. jadi siap-siap bawa
botol air kalau nggak pengin klenger jalan kaki menuju kampus yang harus
menerobos hutan karet.
tapi Alhamdulillah karena saya tinggal di asrama setidaknya untuk urusan makan,
dengan menahan malu ikut berbagi jatah teman, dengan melahap sesuap dari setiap
piring teman, dan setidaknya 5 atau 10 suapan dari kebaikan teman, urusan makan
beres.
Kalau cuman untuk sehari, dua hari.., bolehlah. tapi kalau sampai 5 atau 7
hari, malunya muka ini sudah jadi badak yang tebel. Sekali lagi kebaikan teman
yang tidak merasa terkurangi barang sesuap untuk mengganjal perut sang teman,
membuat keberanian diri untuk mendekat dan ikut menikmati makanannya.
Bahkan terlalu sering, menunggu jam hangusnya (over time) jatah makan, sehingga
ketika pukul 09.00 pas Dunia Dalam Berita muncul dengan selamat malamnya Tuti
Aditama, yang sudah kenyang dengan akan setia menunggu mbak Tuti yang
membacakan berita, tapi sebagian orang.... berlarian kearah dapur untuk
menikmati jatah teman yang sudah hangus. Alhamdulillah, terima kasih ya
Allah.. terima kasih teman, engkau telah merelakan jatah makanmu untuk dimakan
bareng-bareng, meski cuma tertinggal nasi tanpa lauk tak apalah, karena masih
bisa dibuat nasi goreng... asal masih ada garam dan cabe dan sedikit minyak
jelantah.
Ah masa lalu....
Terus masalah futsal,... solusinya untuk pendanaan?
1. Iuran anggota, sudahkah dipenuhi?
2. Proposal ke petinggi daerah (bupati, kadis2, ....
3. Proposal ke perusahaan2 (perhutani, pdam, bank ....
3. Para caleg, yang lagi banyak duit dan berbaik hati mencari pendukung
(termasuk Bapak Siswono Yudohusodo)
4. Jualan stiker.
5. Alumni IKIP eh Unnes.
Ibu Ida (Jl. Laut).. No. HP 08122859779, Dosen FMIPA Kimia Unnes
Bp. Sulaeman No. HP. 081326383192, Dosen Jur. Pendidikan Jasmani, Kes dan Rek
FIK - Unnes
Tunjukkan bahwa tim Futsalmu, itu membanggakan. Bikin proposal bahwa ini
membawa nama baik daerah (Kab. Kendal), bisa jadi kaosnya ditempelin nama
perusahaan sponsor, misalnya Bank Kendali Arta (banknya orang kendal), atau
Perhutani... (KPH Kendal itu No.3 Se Jawa Tengah - Unit I)
Jangan takut ditolak, yang penting maju melangkah, silaturahim. ..
Siapa lagi ya....
6. Anggota KOL, ada yang mau bantu. Katanya ada calon bupati...???
kendil hartadi
--- Pada Rab, 18/3/09, setia_kendal@ yahoo.com <setia_kendal@ yahoo.com>
menulis:
Dari: setia_kendal@ yahoo.com <setia_kendal@ yahoo.com>
Topik: [kendal-online] Keprihatinan Mahasiswa Kendal Di Semarang.
Kepada: kendal-online@ yahoogroups. com
Tanggal: Rabu, 18 Maret, 2009, 8:39 PM
Salam Kesejukan di Hati.
Minta ijin pak moderator untuk sedikit berkeluh kesah tentang persoalan yang
dihadapi temen-temen mahasiswa kendal disemarang terkhusus di Unnes. (semoga
saja ada solusi yang bisa diambil)
Sedikit prolog sebagi pengantar awal diskusi ini, kemaren malam tepatnya saya
didatangi beberapa pengurus Ikatan Mahasiswa kendal Unnes.
(sempat terkejut, kok tumben-tumbennya mereka mau silaturahim! biasanya karena
kesibukan di kuliah sampai terlupa acara kunjungan2, maklum dahulupun saya
melakukan hal yang sama saat masih mahasiswa).
dan secara terus terang mereka menceritakan keadaan yang sesungguhnya tentang
apa yang terjadi di organisasi mereka (Wajar jikalau mereka berkeluh kesah ke
saya, mengingat mungkin saya masih di tuakan oleh mereka).
Kondisi saat ini di kampus yang tadi saya sebutkan, ada kompetisi Futsal antar
mahasiswa daerah dengan sistem kompetisi penuh! setelah mereka mempertanyakan
ke pihak panitia durasi penyelenggaran kompetisi ini akan memakan waktu sekitar
2 bulan.yang artinya semakin banyak waktu yang digunakan semakin banyak pula
biaya yang akan dikeluarkan.
Saat itupun saya tanyakan ke pihak mereka, tentang kekuatan kita dari persoalan
pemain sampai dana "mampukah kita mengikuti event tersebut sampai akhir
kompetisi". merekapun menyanggupi mampu tetapi untuk pemainnya, sedangkan
persoalan dana ternyata itu kepentingan mereka ke saya. Terus terang saya ke
meraka bahwa keadaan finansial saya kurang mendukung untuk membantu kegiatan
itu.
walau kondisi saat ini saya dekat dengan salah satu partai dikendal, namun saya
yakini bahwa saat ini tak ada satu partaipun yang sudi membantu mengeluarkan
biaya! saya ketahui sendiri banyak proposal yang menumpuk dipartai dan para
caleg untuk bisa dibantu namun tak ada yang banyak mereka lakukan tentang
proposal2 itu, karena keyakinan mereka yakni para caleg (semoga apa yang saya
pahami saat ini salah tentang caleg) lebih baik uang yang mereka punyai untuk
biaya kampanye di dapilnya masing2, daripada diberikan ke perkumpulan mahasiswa
yang belum tentu seluruh pengurusnya itu berasal dari dapilnya.
dan malam itu nampak dari wajahnya, mereka (Imaken Unnes) sedang bingung.
sayapun sudah tanyakan kemereka, "sudah minta iuran anggota belum atau donatur
dari rekan mahasiswa kendal sendiri" dan ternyata sudah, yang katanya hanya
terkumpul sekitar ratusan ribu! itupun pas buat biaya pendaftaran saja.
"Jikalau saat ini saya mampu untuk membantu mereka, keliatannya tulisan ini
takkan muncul di forum yang sedemikian besarnya"
Sayapun sedikit memahami kondisi mereka, dahulu saat saya masih di Imaken
keadaan mahasiswa tidak seapatis saat ini. dan begitu besarnya issue kedaerahan
yang muncul di Unnes! apalagi Ikatan Mahasiswa Kendal di semarang yang
keberadaanya dirasa begitu besar dimata mahasiswa daerah lain dan pada berbagai
kompetisi sebelumnya nama Imaken cukup diperhitungkan.
sedangkan tujuan saya menuliskan saat ini mungkin dari rekan-rekan KOL punya
solusi dan Do'a bagi mereka (adik-adik kita).
Matursuwun atas perhatiannya.
Matursuwun pak moderator, dan mohon maaf juga bagi semua warga Kol saya tak
terlalu aktif diforum! walau gak aktif saya tetap jadi warga KOL yang setia
walau cuman jadi pembaca yang baek.
"Mugi Gusti Paring kesaenan Dumateng Kawulo lan Panjenengan Sedanten"
Sigit Setiawan
________________________________
Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3!