Dear all, Walau hampir tiap malam tidur di Kendal (selama 1 April 1974 (di KTP 1973) s.d. pertengahan 1991), daya jelajahku hanya seputar Caruban-Gemuh (sekarang ikut kec ringinarum). Hanya sesekali ke Kaliwungu, Kendal, Cepiring, Sikucing, dan Sukorejo. Dan hanya sekali ke Boja, jadi super lupa. Namun setelah mengais ilmu tanah 10 tahun di Yogya, aku masih penasaran dengan kondisi bentanglahan Kendal. Cerita banjir tiap tahun menjadi hiburan anak-anak untuk dapat 'kolam renang gratis' di kali. Penasaran yang paling besar adalah bagaimana kondisi bentanglahan Boja. Suatu waktu aku pernah berkunjung ke kenalan di dekat Curug Sewu Sukorejo. Dia cerita bahwa jalan di depan rumahnya ini ke timur akan menuju ke Bojo. Weleh. Langsung kebayang bahwa..."jangan-jangan kondisi boja mirip dengan sukorejo ini", dimana terdapat tebing yang terjal yang memisahkan dataran rendah dengan perbukitan tinggi (> 700 m dpl). Di Sukorejo terkenal Petai dan Jengkol, di Boja terkenalnya Durian. Berarti beda donk? Mohon sanak kadang handai tolan yang tahu, pls help me... yaaa
Muhamad Kundarto HP: 08180 272 6112 http://mkundarto.wordpress.com/

