Bentang lahan daerah Boja tidak terjal seperti Sukorejo, kalo di turut dari 
curug sewu kearah timur, setelah melewati daerah ngebrug, jalanan akan menurun 
terjal dan berkelok-kelok. Turunan paling terjal ada di daerah pakeman, 
sedangkan jalan yang berkelok ada di daerah kebun cengkeh. Sekedar Info, 
sekarang di daerah ngebrug ada objek wisata baru, yaitu wisata petik buah.
    Jalanan akan menurun sampai di daerah singorojo, tepatnya di kali bodri. 
Setelah melewati kali bodri, jalanan akan menanjak terjal. Jalanan akan 
menanjak sampai daerah Gembyang. Selepas gembyang, jalanan tidak begitu 
menanjak, paling cuma tanjakan atau turunan yang landai, kalau didaerah 
kaliwungunan ya kayak dari perumahan kaliwungu indah sampai pasar gladak. 
Setelah memasuki Boja, jalanan akan datar, sampai daerah Jamban. Disebelah 
selatan boja ada semacam tebing.
    Ada kabar kalau didaerah singorojo akan dibangun waduk. Tapi masih 
kontroversi, ada sebagain warga yang tidak setuju.

 Arlies Bayu Swastika
085640091151 / 081320480100
[email protected]
bayyex.multiply.com





________________________________
From: muhamad kundarto <[email protected]>
To: kendal online <[email protected]>
Sent: Thursday, April 2, 2009 11:04:04 AM
Subject: [kendal-online] Bentanglahan BOJA = SUKOREJO?


Dear all,
 
Walau hampir tiap malam tidur di Kendal (selama 1 April 1974 (di KTP 1973) s.d. 
pertengahan 1991), daya jelajahku hanya seputar Caruban-Gemuh (sekarang ikut 
kec ringinarum). Hanya sesekali ke Kaliwungu, Kendal, Cepiring, Sikucing, dan 
Sukorejo. Dan hanya sekali ke Boja, jadi super lupa.
Namun setelah mengais ilmu tanah 10 tahun di Yogya, aku masih penasaran dengan 
kondisi bentanglahan Kendal. Cerita banjir tiap tahun menjadi hiburan anak-anak 
untuk dapat 'kolam renang gratis' di kali.
Penasaran yang paling besar adalah bagaimana kondisi bentanglahan Boja..
 
Suatu waktu aku pernah berkunjung ke kenalan di dekat Curug Sewu Sukorejo. Dia 
cerita bahwa jalan di depan rumahnya ini ke timur akan menuju ke Bojo. Weleh. 
Langsung kebayang bahwa..."jangan- jangan kondisi boja mirip dengan sukorejo 
ini", dimana terdapat tebing yang terjal yang memisahkan dataran rendah dengan 
perbukitan tinggi (> 700 m dpl). Di Sukorejo terkenal Petai dan Jengkol, di 
Boja terkenalnya Durian. Berarti beda donk?
 
Mohon sanak kadang handai tolan yang tahu, pls help me... yaaa


 
Muhamad Kundarto
HP: 08180 272 6112
http://mkundarto. wordpress. com/
 
  

   


      

Kirim email ke