Hidup bersih itu multi makna, tergantung siapa yang bicara dan dibicarakan.
 
Dalam dunia hukum, di dalamnya ada KPK, Jaksa, Pengacara, Penuntut, Pembela dan 
Terdakwa; kata "bersih" dimaknai "tidak melanggar undang-undang" atau "tidak 
terbukti" atau "bebas dari tuntutan". Pemaknaan "bersih" di sini tidak tepat 
di-anonim-kan dengan "kejujuran" atau "kebenaran". Konon, masalah sebesar 
apapun dapat dialihkan dengan "penangguhan penahanan", "alasan kesehatan", 
"kabur ke negara zone bebas", atau dicarikan pasal yang sedemikian rupa 
sehingga separah-parahnya masa hukuman sama dengan masa penahanan.
 
Beda lagi Hidup Bersih dalam pemahaman para kandidat pencalonan. Konon, bersih 
diartikan bebas politik uang dan kampanye hitam. Naik pangkat bukan dengan 
menginjak bawahan. Meraih kemenangan bukan diatas penderitaan banyak orang. 
Meraih simpati bukan dengan menjelek-jelekan lawan.
Penganut hidup bersih meyakini "wong urip iku bakal ngunduh wohing pakerti" 
(orang akan menuai hasil dari apa yang diusahakan).
 
Seorang Ibu punya pakem hidup bersih buat anaknya, yaitu : sebelum makan cuci 
tangan, gosok gigi sebelum tidur, mandi dua kali sehari, wajib pake 
sendal/sepatu bila berjalan di atas tanah secara langsung, dll. Saking 
bersihnya pemahaman, permainan lumpur di sawah atau bermain tanah liat akan 
dianggap tidak bersih. Makanya mereka lebih enjoy mengajak jalan-jalan di mall 
karena sudah ada yang nyapu dan nge-pel.
 
Beda lagi dengan bersih menurut cleaning service. Dikatakan bersih apabila 
lantai sudah disapu dan di-pel. Bahkan saking rajinnya, seperti di mall dan 
hotel, petugas kebersihan akan sering sekali membersihkan toilet. Penciuman 
petugas akan cermat pada bau-bau kotoran.
 
Ahli dan penggiat lingkungan beda lagi. Kata bersih (clean) dimaknai hidup 
dengan udara segar tanpa pencemaran asap pabrik/kendaraan, air jernih tanpa 
limbah, sampah dapat didaur-ulang, dan sebisa mungkin memanfaatkan barang 
bekas. Penggiat lingkungan bisa mencak-mencak manakala melihat orang membuang 
sampah sembarangan.
 
Pak Kyai lain lagi ceritanya. Hidup bersih dimaknai kehidupan yang menjalankan 
perintahNya dan menjauhi laranganNya. Kemudian dikenal benda suci, benda najis, 
dll. Bila logika tukang pel mengatakan "sekali pel dijamin bersih", maka suci 
dari najis bisa melalui proses pembersihan sebanyak tujuh kali dengan 
benda-benda tertentu. Hidup bersih juga diartikan orang yang mempunya hati yang 
suci.
 
Nah,
Pernahkah kebayang andai mereka semua itu, ahli hukum, politikus, ibu rumah 
tangga, petugas kebersihan, ahli lingkungan dan pak Kyai; dipersilahkan duduk 
satu meja guna membahas masalah "Bagaimana Hidup Bersih itu..?".
Dijamin beberapa stasiun TV akan menayangkan dan jutaan orang akan ikut bingung 
mengikuti alur bicaranya.....
 
Ki Asmoro Jiwo


      

Kirim email ke