(Bismillah) *Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh*
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ** Seperti inilah penulisan salam yang sempurna sebagaimana bunyi pengucapannya menurut sunnah. Tidak diperbolehkan disingkat seperti ass.wr.wb. ataupun selainnya *karena salam adalah bagian dari do’a, sehingga harus jelas namun*diperbolehkan jika diucap pendek seperti *Assalamu ‘alaikum. *** Dalilnya hadits Nabi *shallallahu ‘alaihi wa sallam*, عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ. فَرَدَّ عَلَيْهِ السَّلاَمَ ثُمَّ جَلَسَ فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- : عَشْرٌ . ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ فَقَالَ : عِشْرُونَ . ثُمَّ جَاءَ آخَرُ فَقَالَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ. فَرَدَّ عَلَيْهِ فَجَلَسَ فَقَالَ : ثَلاَثُونَ Dari Imran Ibn Hushain *radhiyallahu ‘anhu* berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Nabi *shallallahu ‘alaihi wa sallam*, lalu mengucapkan *“Assalamu ‘alaikum”*. Nabi menjawab salam itu, lalu orang itu duduk. Nabi berkata, *“sepuluh (kebaikan)”*. Kemudian datang orang lain dan mengucapkan, *“Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”*. Nabi menjawabnya, lalu orang itu duduk dan Nabi berkata, *“Dua puluh (kebaikan)”*. Kemudian datang orang lain lagi dan mengucapkan *“Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh”*. Nabi membalas salamnya lalu dia duduk dan Nabi berkata, *“Tiga puluh (kebaikan).”* (HR. Abu Daud) Adapun bentuk ucapan dan penulisan membalas salam adalah وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ *“Wa ‘alaikumus salam wa rahmatullahi wabarakatuh”* Maka inilah yang paling baik, berdasarkan firman Allah *ta’ala* dalam surat an-Nisa, وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا *“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).”* (QS. An Nisa’: 86) Dalam ayat ini diperintahkan kita untuk membalas salam dengan yang lebih baik, sehingga kita dianjurkan untuk mengucap dan membalas salam secara sempurna. * Wallahu A'lam bishowab * *Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh* **Budiyanto

