90% dari mereka yang mulai merintis usaha gagal dalam tahun-tahun pertama,
hanya 50% "small business" yang masih mampu beroperasi ( melakukan transaksi
penjualan) pada tiga tahun pertama mereka berdiri, ini artinya tidak mudah dari
kita untuk mengubah nasib menjadi seorang bisnisman, tetapi juga tidak berarti
peluang kita menjadi seorang pembisnis sudah tertutup, semua kita-kita
mempunyai kesempatan dan potensi menjadi seorang Entrepreneur, cuma
kendala-kendala atau tantangan-tantangan sering kita hadapi disaat kita
memulainya, untuk ini ada beberapa faktor yang dapat mengakibatkan kegagalan
bisnis ini antara lain:
* Lack of skills :
Apapun bisnis yang anda jalani, anda sebagai pemilik harus memiliki kemampuan
untuk mengelola bisnis tersebut, maksud dari kemampuan diatas bukan berarti
anda harus mampu dalam segala skill bisnis seperti akuntansi, namun anda
haruslah memiliki kemampuan yang dapat menunjang kesuksesan bisnis tersebut.
Jika anda ingin bergerak pada area bisnis namun anda tidak memiliki keahlian
yang memadai, anda hrs didukung staff yang kompeten dalam bidang tsb dan setia
pada bisnis anda.
waktu yang anda habiskan untuk mempersiapkan usaha baru anda adalah waktu yang
paling berharga yang hrs anda gunakan dengan sebaik-baiknya, persiapan akan
sangat mempengaruhi hasil yang akan anda terima.
* Sales Problem :
Pada awal biasanya akan timbul tantangan pada bagian penjualan, pendapatan yang
masuk tidak cukup untuk membuat bisnis anda bertahan, disamping kompetisi yang
ada di pasar juga produk yang dipasarkan kurang bisa bersaing shg penjualan
menjadi sangat kecil. Jadi sangat penting untuk mengerti dan memahami dimana
posisi anda saat ini, dibutuhkan penelitian pasar secara seksama.
* Financial Control :
Tidak adanya kemampuan menggabungkan antara ilmu akuntasi dengan praktek
akuntasi yang benar dalam bisnis mereka, shg mereka menghadapi kurangnya
control akan keuangan dan cashflow, diperlukan seorang bookkeeper yang kompeten
untuk mengelola uang secara rutin.
*Lack of Funds :
Memulai bisnis tanpa modal yang memadai sama artinya dengan membawa usaha anda
pada kegagalan, kurangnya pendanaan dapat mengakibatkan anda meminjam modal
pada pihak ketiga, karena pada akhirnya kewajiban anda menjadi lebih besar dari
asset anda, ketika bisnis anda secara terpaksa harus memberikan harga yang
kompetitif pd konsumen, dengan demikian anda hanya mendapatkan profit margin
yang sangat kecil dan akan sulit mendanain bisnis anda.
Untuk bisnis kecil sumber dana yang paling baik adalah dari kerabat atau temen;
namun ingat juga untuk segera mengembalikan apa yang anda pinjam.
* High cost of Finance :
Biaya yang tinggi dalam operasional, hasilnya hanya tinggal menghitung waktu
maka bisnis anda akan mengalami cash crisis, makanya pengelolaan dana harus
benar-benar sesuai dengan alokasinya dan tepat waktunya.
* Insolvent Customers :
Adanya keterlambatan rekanan membayar kita, jika ini customer besar hal ini
harus diwaspadai, krn akan sangat mempengaruhi bisnis anda, lebih baik jika
anda mampu megidentifikasi tanda-tanda awal jika customer anda tidak tepat
waktu dalam membayar.
* Overtrading :
Kelebihan dalam menjual dari kemampuan yang ada, dapat mengakibatkan kegagalan
dalam bisnis, makanya perlu adanya keseimbangan yang baik.
* Development :
Butuh persiapan yang baik dalam membangun bisnis, Planing, Implementation dan
Organization.
Pergunakan kesempatan dan peluang yang ada dengan sebaik-baiknya, karena
kesempatan dan peluang datang disaat orang lain lengah atau kalah dan
kesempatan ini belum tentu datang dua kali.
* Marketing Issues :
Informasi tentang pasar harus benar-benar up to date, bisa dikatakan menjadi
ujung tombak dari suatu keberhasilan atau kegagalan.
Salam
BY