jadi intinya. walau israel itu musuh tapi ternyata tetap tergantung sama israel juga :)
2010/1/28 Muhammad Nur <[email protected]> > > > Nambahin ah ben seru: > > Oleh Singapura, Indosat sudah dijual ke Qtel (Qatar). > > Buat orang yg kerja di Telco pasti udah ga heran kalo RAD udah dipakai > Telkom DKK sejak dulu kala. > > Mau balik ke Telpon ongkel? > > :) > > > 2010/1/27 Eko Mulyo Hadi <[email protected]> > >> >> >> membahas isu Israel yang sedang hangat di bahas Menkominfo >> >> san doal tender billing di Telkomsel yangg katanya ada unsur Israel (klik >> baca >> disini <http://www.gatra.com/artikel.php?id=134219>) >> ohya, 35% saham Telkomsel dipegang oleh SingTel, Singapura Telecom >> coba simak apa hubungan antara Singapura dan Israel >> >> salam >> eko >> >> ---------- Forwarded message ---------- >> From: Wishnu Triwibowo >> >> >> Mossad; Behind Every >> Conspiracy<http://warstories.multiply.com/reviews/item/4> >> >> >> Category:BooksGenre: ReferenceAuthor:Herry Nurdi >> >> MOSSAD ( Ha-Mosad le-Modiāin u-le-Tafkidim Meyukhadim) atau The Institute >> for Intelligence and Special Operations yang dibahas di buku ini menarik >> untuk dicermati khususnya untuk saya sendiri mengingat bahwa buku >> ''Pertahanan Negara dan Postur TNI Ideal'' karya saya, kemudian menuai >> kritikan dari beberapa rekan rekan LSM yang menganggap terlalu berlebihan >> jika saya melatar belakangi penulisan dan Defence Forecasting serta Postur >> TNI Ideal tersebut dengan asumsi dasar bahwa TNI kita harus dibangun sehebat >> dan sekuat militer SAF yang dimiliki Singapura. >> >> Buku ini menekankan hal itu pada satu sisi, dimana penulisnya memulai >> penjelasannya dengan sebuah proposal menarik dari Israel yang diajukan tahun >> 1960 untuk Singapura yang menurutnya merupakan sebuah hasil kajian mendalam >> tentang masa depan Singapura di percaturan politik Asia Tenggara kedepan dan >> sebenarnya bukan Singapura yang aktif meminta Israel untuk masuk tetapi >> Israel sendiri yang aktif berperan dan menawarkan diri agar bisa terlibat >> secara aktif di wilayah Asia Tenggara. Menurut penulisnya hal ini bukan >> suatu kebetulan, tetapi berdasarkan perencanaan matang karena Israel >> menempatkan diri bersama Singapura sama artinya dengan menjadi kekuatan >> Yahudi dan satelit Israel di Asia Tenggara. >> >> Pada tanggal 24 Desember 1965, enam orang perwira Israel mendarat di >> Singapura dengan tugas yang berbeda. Tim perwira pertama bertugas membangun >> Kementerian Pertahanan Singapura, dipimpin oleh Kol. Ellazari. Tim kedua >> dipimpin oleh Yehuda Golan bertugas untuk menyiapkan pasukan bersenjata >> Singapura yang awalnya hanya terdiri dari 40 sampai 50 orang saja, tetapi >> hari ini pasukan tersebut telah menjelma menjadi kekuatan militer terbesar >> di Asia Tenggara bahkan mengalahkan Indonesia. >> >> Di bulan Desember 1965, dengan menggunakan kata sandi ''The Mexicans'' >> perwira perwira Mossad tiba di Singapura, khusus untuk membantu Singapura >> yang baru saja melepaskan diri dari Malaysia. Kedatangan tim ini >> dirahasiakan dari sorotan publik, karena Singapura saat itu adalah negara >> muda dan dikelilingi oleh negara negara muslim seperti Indonesia, Brunei, >> Malaysia dan Thailand. Tokoh tokoh yang langsung terlibat dalam keputusan >> pembangunan militer Singapura saat itu adalah langsung Yitzhak Rabin selaku >> Kepala Staff Pemerintahan Isreal , Ezzer Weztmann dan juga Mayor Jenderal >> Rehavan Ze'evy yang kelak kemudian duduk menjadi Menteri. >> >> Ze'evy sendiri yang kala itu terbang ke Singapura dengan nama samaran " >> Gandhi" berjanji akan membangun kekuatan militer Singapura sebagai kekuatan >> yang belum pernah ada di Asia Tenggara. Salah satu yang dibangun secara >> sangat serius, adalah adalah Buku Panduan Coklat atau Brown Book, yaitu buku >> panduan militer Singapura yang merupakan blue print dari Israel. Brown Book >> adalah buku panduan untuk perang langsung atau Combat, buku selanjutnya yang >> digarap adalah Blue Book yang mengatur segala macam strategy pertahanan dan >> gerakan intelejen. >> >> Selain kekuatan militer darat, Israel juga merancang Strategy Combatting >> Water bagi Singapura. Kekuatan tempur laut ini disiapkan Israel bersama >> Singapura secara khusus untuk menghadapi negara negara maritim seperti >> Malaysia dan Indonesia. Menurut penulis, karenanya juga PM Lee Kuan Yew >> memberikan ijin secara resmi pada Israel Mei 1969 untuk membuka Kedutaan >> Besar Israel di Singapura. >> >> Anggaran militer Singapura yang mencapai 4,4 milyar USD rupanya disadari >> juga oleh penulis, jauh sekali dibandingkan Indonesia. Padahal, Singapura >> juga sudah memiliki industri militernya sendiri sehingga tidak bergantung >> pada negara negara produsen senjata. Sama persis dengan Israel, Israel meski >> bergantung pada Barat tetapi dia juga mampu membangun industri senjatanya >> sendiri. Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) seluruhnya berjumlah 60.500 >> pasukan , dimana jumlah itu sudah termasuk keseluruhan 39.800 wajib militer >> dengan masa dinas 24 s/d 30 bulan, tetapi jangan lupa, mereka juga memiliki >> pasukan cadangan berjumlah 213.800 orang, jadi itu artinya mencakup seluruh >> penduduk dan populasi Singapura. Maka artinya, Singapura telah berhasil >> benar benar mengaplikasikan Total Defence War. >> >> Mereka memiliki wajib militer yang setiap saat jika dibutuhkan setiap >> warga negara bisa dimobilisasi dan dipersenjatai. Maka, setiap penduduk >> Singapura kesemuanya telah memeiliki Registrasi Militer berikut rank >> kepangkatannya, sehingga suatu waktu ketika terjadi ancaman atau serangan >> maka di masing masing daerah atau wilayah, para penduduk/wajib militer ini >> sudah dapat bergabung dengan markas markas militer yang telah ditentukan. >> Jadi, penduduk sipil ini sudah tahu dengan jelas apa pangkat mereka, berapa >> banyak anak buahnya, apa tugas mereka dan bahkan, senjata mereka sudah >> disetor di masing masing markas. Singapura benar benar menjalankan seperti >> konsep Israel bahwa setiap penduduk dewasa adalah tentara sipil yang >> militer. (Menarik kan ? jika dibandingkan dengan Indonesia yang sampai saat >> ini masih saja meributkan masalah RUU Komponen Dukungan dan Komponen >> Cadangan). >> >> Angkatan Darat Singapura terdiri dari 50.000 pasukan, Angkatan Laut 4.500 >> dan Angkatan Udara 6.000. Menarik, karena Singapura memiliki Force Abroad, >> yaitu pasukan pasukan yang ditempatkan di luar negeri, mereka ditempatkan >> bukan untuk misi-misi internasional tetapi mereka adalah pasukan SAFsendiri >> yang kebanyakan adalah anggota RAF (Royal Air Force) Singapura. Mereka >> ditempatkan di Perancis, Australia, Brunei, Afrika Selatan, Taiwan, Thailand >> dan Amerika Serikat dimana juga terdiri dari pesawat tempur, pesawat >> pengintai tanpa awak sampai dengan pesawat pengisi bahan bakar yang >> kebanyakan diparkir di AS. Jadi, andaikata Indonesia nekat menyerang >> Singapura mereka bisa melakukan serangan balik yang jauh lebih kuat dan >> effektif daripada yang dilakukan Indonesia karena pesawat mereka bisa sampai >> di wilayah Indonesia kurang lebih 30 menit saja. >> >> Bahkan saking unggulnya PM Lee Kuan Yew pernah menyampaikan bahwa militer >> Singapura lebih efektif daripada militer AS, karena diperlukan 3000 sampai >> 6000 ahli militer AS ke Vietnam Selatan untuk membantu Presiden Ngo Dinh >> Diem sementara Israel hanya cukup mengirimkan 18 orang perwira untuk membuat >> dan mebangun SAF yang begitu hebat hari ini. >> >> Apalagi sejak Singapura menandatangani kesepakatan satelit mata mata >> dengan Israel tahun 2000, maka menurut penulis bisa jadi tidak sejengkalpun >> area di Asia Tenggara lolos dari perhatian Singapura dan Israel. Tahun 2000 >> juga Singapura dengan divalitisasi Amerika menandatangani kontrak kerjasama >> dalam bidang satelit mata mata bernilai 1 milyar USD. Atas nasehat Israel >> pula Singapura memiliki dan membangun minat kuat dalam perdagangan dan >> kerjasama yang dibentuknya dalam 4 prinsip utama; Komando, Kontrol, >> Komunikasi dan Intelejen. Lewat dokrtin ini kiranya juga menurut penulisnya >> Singapura tidak melepaskan kesempatan emas membeli Indosat dari >> Indonesia. >> >> Menarik bukan ? >> >> >> --habis-- >> >> > > > >

