saya pernah mengulas mengenai hal pariwisata kendal. bisa di search di suaramerdeka.com. beberapa yang saya tulis adalah curug sewu sukorejo, wisata kuliner pantai sendang sikucing. ada juga peluang wisata yang bisa dikembangkan, yaitu potensi kerajinan pembuatan cobek di desa Damarjati. permasalahan yang ada di bidang pariwisata kendal adalah, kurangnya SDM yang memiliki keahlian di bidang entrepreneurship. akhirnya obyek wisata seperti Taman BUah Ngebruk dan kampung Jawa Sekatul akhirnya dikuasai oleh swasta..
salam witono --- On Sun, 2/7/10, moh anto <[email protected]> wrote: From: moh anto <[email protected]> Subject: [kendal-online] Laik Jualkah Pariwisata di Kendal? To: [email protected] Date: Sunday, February 7, 2010, 8:31 PM Apakah pariwisata di Kabupaten Kendal sudah laik di jual? Ada seorang mantan birokrat Kendal mengatakan kalau pariwisata adalah proyek rugi karena tak ada yang bisa di jual untuk kelas Kendal, tak mampu mendulang PAD, maka lebih baik uangnya buat pendidikan dan peningkatan infrastruktur. Tidak salah memang komentar dari mantan birokrat tersebut kalau melihat dari sisi semangat dan cara dari Pemkab Kendal dalam mengemas sektor pariwisatanya, hangat-hangat tahi ayam. Tapi kalau lah mau jujur, pariwisata selalu tergantung dari kebijakan daerah dan juga budaya dari masyarakatnya. Bali adalah suatu contoh, pariwisata di sana sudah di kemas dgn baik ddan masyarakatnya sangat concern serta sadar akan nilai jualnya, maka mereka sangat terbuka akan kehadiran masyarakat luar daerahnya. Sekarang yg menjadi pertanyaannya adalah apakah ada orang yang mampu memimpin Kendal dalam mengedepankan sektor pariwisata? Karena disadari atau tidak pariwisata adalah ujung tombak masa depan dalam meraih PAD. Apakah wajar artis ikut Pemilu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!

