Jawabanya adalah sangat layak. Ketika sy bawa rombongan teman2 sy dari Jerman ke curug sewu, mereka terpesona melihat alam kendal. Hanya saja sumberdaya manusia (pekerja yg perlu sedikit dilatih, baik penjaga wisata mau pun hotelnya).
--- In [email protected], moh anto <anto_sarima...@...> wrote: > > Apakah pariwisata di Kabupaten Kendal sudah laik di jual? > Ada seorang mantan birokrat Kendal mengatakan kalau pariwisata adalah proyek > rugi karena tak ada yang bisa di jual untuk kelas Kendal, tak mampu mendulang > PAD, maka lebih baik uangnya buat pendidikan dan peningkatan infrastruktur. > Tidak salah memang komentar dari mantan birokrat tersebut kalau melihat dari > sisi semangat dan cara dari Pemkab Kendal dalam mengemas sektor > pariwisatanya, hangat-hangat tahi ayam. > Tapi kalau lah mau jujur, pariwisata selalu tergantung dari kebijakan daerah > dan juga budaya dari masyarakatnya. Bali adalah suatu contoh, pariwisata di > sana sudah di kemas dgn baik ddan masyarakatnya sangat concern serta sadar > akan nilai jualnya, maka mereka sangat terbuka akan kehadiran masyarakat luar > daerahnya. > Sekarang yg menjadi pertanyaannya adalah apakah ada orang yang mampu memimpin > Kendal dalam mengedepankan sektor pariwisata? Karena disadari atau tidak > pariwisata adalah ujung tombak masa depan dalam meraih PAD. > > > > Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis. > Download Yahoo! Toolbar sekarang. > http://id.toolbar.yahoo.com >

