Negara badut, selalu bikin badut2 lucu yang ngak ada habis2nya
________________________________ From: Achmad Basuki <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, June 21, 2010 9:00:03 AM Subject: Re: [kendal-online] Pelaku Mirip Betul Ki, dunia sekarang ini memang penuh dengan konspirasi dengan bermacam-macam tujuan dan kepentingan. ......... termasuk tentunya media kan? Dan kepentingan saya sebagai orang awam ya jelas......peredara n film porno dalam bentuk apapun ya harus diberangus dari "hilir" (pelaku) sampai "hulu" (distributornya/ uploadernya) !!!! Achmad Basuki, ST., MT. http://achmadbasuki .wordpress. com + Civil Engineering Dept., Faculty of Engineering Sebelas Maret University Jl. Ir. Sutami 36A SOLO - Jawa Tengah - Indonesia 57126 Telp. +628122636426 - +62-0271-7917565 Fax. +62-0271-634524 --- On Mon, 6/21/10, muhamad kundarto <mask...@yahoo. com> wrote: >From: muhamad kundarto <mask...@yahoo. com> >Subject: [kendal-online] Pelaku Mirip >To: "milist alumni" <up...@yahoogroups. com>, "kendal online" <kendal-online@ >yahoogroups. com> >Date: Monday, June 21, 2010, 7:13 AM > > > >Hampir tiap hari, selama 2-3 minggu ini, berita infotainment selalu >dibombardir dengan kata depan yang selalu sama, yaitu "pelaku mirip". Mirip >LunMay, mirip Arl, Mirip CutTar. >Asyiknya melihat ini bukan pada mereka, karena sudah ceto welo-welo. Tapi ada >beberapa figur baru yang bercuap-cuap bak pahlawan kesiangan. Ada pengacara >yang berkesan pejuang kebersihan moral, dengan kesan dia bersih dari trake >record sejenis. Ada ahli IT yang sigap cuci tangan, lalu nimbrung main serang, >karena waktu di luar negeri blum lihat filmnya. Emange film-e gak online? >Ada penegak hukum yang ragu menentukan siapa tersangkanya. >Ada Big Boss yang ingin pelakunya dijerat hukum. Aku jadi seyem ingat berita >bahwa selama 10 tahun terakhir ada 800an film sejenis yang beredar di dunia >maya. Kalo mau adil, ya semuanya diadili. Gitu to? (akunya mikir sebagai orang >awam). >Belum lagi film-film yang belum diupload. > >Menurutku, "tig sekawan" itu dibombardir bukan karena perilaku berfilm tanpa >editing n sensor. Mereka dibegitukan karena public figur yang benar-benar >super terkenal. Ingat gak dulu waktu anggota dewan dengan pemain dangdut, toh >gak se-booming sekarang. Dulu malah kalah berita dengan "poligami-nya si AA". > >Itulah sekian % memang ada mainan media di dalamnya. Mana-mana yang menjual, >akan dikupas terus. Benar salah itu mah belakangan.. ..... > >Silahkan ditanggapi.. . > >Ki Asmoro Jiwo >

