Assalamualaikum,
Saya Faisal Nafis Mahasiswa Agribisnis IPB 2006
Sebelumnya mohon maaf jika nambah2in mailbox temen-temen
Maaf baru sekarang bisa membagi pengalaman dan cerita dari Jerman

Pertama, Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh  pihak yang
telah membantu saya terutama Bapak Kol(purn) Darmadi sebagai ketua paguyuban
Kerabat Kendal di Jabotabek yang sangat membantu saya sehingga bisa
berangkat ke Jerman.
Alhamdulilah saya mendapat kesempatan menjadi delegasi Indonesia di GriStUF
2010 ( Greifswald International Student Festival). Acaranya dari tanggal 26
mei-6 juni 2010.

Di acara tersebut saya berkesempatan bertemu 200 mahasiswa dari 49 negara
Diacara tersebut masing-masing peserta telah dibagi kedalam kelompok2 kecil
untuk melakukan teoritical workshop
saya termasuk kedalam  *Politics and ethics of climate change Workshop*
dalam kelompok tersebut saya mempresentasikan hasil pemikiran saya dan
berdiskusi dengan mahasiswa international lain mengenai topik tersebut
workshop ini sangat membuka wawasan dan inspirasi saya karena bisa
berdiskusi tidak hanya mahasiswa S1 tetapi juga dengan mahasiswa master dan
program doctoral

Selain mengikuti practical workshop "GristuF at School"
acara ini beberapa peserta Gristuf berkesempatan untuk mengajar di sekolah
dasar di kota Griefswald mengenai negara dan budaya masing-masing peserta.
Pengalaman ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan karena semenjak itu
saya  menjadi lebih mencintai Indonesia kita.

Pengalaman menarik saat mengajar adalah seluruh siswa sekolah tersebut tidak
pernah tahu dan mendengar tentang negara Indonesia. Namun setelah saya
ceritakan bahwa kita negara kepualuan terbesar(punya 17000 pulau), punya
suhu2 rata2 27-29 sepanjang tahun, dll anak-anak SD tersebut sangat
terkagum-kagum dan iri dengan kita terlebih lagi setelah saya tampilkan
video mengenai Indonesia.
Mereka lantas membandingkan negara mereka (Jerman) yang hanya memiliki 3
pulau dan suhu paling nyaman adalah waktu musim panas(dan itu hanya 2-3
bln)

Selain itu kami kenalkan Angklung kepada mereka, mereka sangat gembira dan
kagum dengan angkung yang berbunyi menarik. Mereka juga kami ajak untuk
memainkan anklung dan mereka sangat senang sekali terlebih setelah kami
memberitahukan bahwa kami akan memberikan angklung tersebut kepada mereka.
Setelah waktu mengajar tersebut para siswa semakin banyak bertanya mengenai
Indonesia, dan banyak siswa yang bercita-cita untuk datang ke Indonesia dan
menikmati keindahan Indonesia.

Pengalaman menarik dan membanggakan bagi seluruh delegasi Indonesia adalah
saat Meeting Continent
Pada saat itu kami dari masing2 negara harus menampilkan budaya masing2
disebuah panggung yang disediakan panitia
acara tersebut sangat ramai karena tidak hanya seluruh peserta yang hadir
tetapi juga mahasiswa universitas setempat
pada kesempatan tersebut kami delegasi Indonesia menampilkan
*Macapat (Lagu Sastra Jawa: Kebetulan saya yang menampilkanya), Tari piring,
Pencak Silat dan Terakhir Poco-Poco*
Pada waktu poco2 kami juga mengajak seluruh peserta untuk memainkanya
dan seluruh peserta sangat menikmati setiap gerakan dan goyangan poco2
Begitu bangganya kami ketika *Penampilan Delegasi Indonesia Menjadi
Penampilan Terbaik dan kami diminta untuk menampilkan sekali lagi diakhir
acara.*

Selain itu masih banyak pengalaman tak terlupakan lainnya
Semoga tulisan ini bisa menginspirasi bagi semua

untuk melihat dokumentasi foto2 kegiatan disana bisa click link dibawah ini
:
http://www.facebook.com/album.php?aid=2059656&id=1558426277&ref=pb
dan
http://www.facebook.com/album.php?aid=2058686&id=1558426277&ref=pb

Salam

Faisal Nafis
Agribisnis FEM  IPB 2006

Kirim email ke