KENDAL- Pemkab Kendal tahun ini akan menganggarkan Rp 1,8 miliar dalam APBD
perubahan untuk membeli lima mobil dinas baru pimpinan legislatif dan
eksekutif. Disampaikan Ketua DPRD Kendal, Anik Kasiani, lima mobil dinas baru
yang akan dibeli itu akan digunakan untuk mengganti mobil dinas lama yang
dipakai tiga wakil ketua DPRD, bupati dan wakil bupati baru. “Pengajuannya
telah disetujui Badan Anggaran,” katanya.
Ia mengatakan, dana pembelian mobil dinas baru untuk tiga wakil ketua DPRD
mencapai Rp 800 juta. Setelah pengadaan mobil dinas baru, rencananya mobil
dinas lama yang selama ini dipakai oleh tiga wakil pimpinan DPRD akan ditarik
Sekretariat Dewan.
Menurut Anik, dia tidak akan mendapat mobil dinas baru, karena mobil dinas lama
Toyota Camry dinilai masih layak pakai. Sementara, Bachtiar, Plt Sekda Kendal
membenarkan adanya pengajuan mobil dinas baru tersebut. Dana yang digunakan
membeli mobil dinas baru bupati dan wakil bupati, katanya akan dialokasikan di
APBD perubahan.
Kabag Humas Pemkab Kendal, Hero Sultoni Comara mengatakan, dana yang digunakan
membeli mobil dinas baru bupati dan wakil bupati mencapai Rp1,098 miliar.
“Anggaran itu dialokasikan di APBD perubahan. Namun dia tidak tahu jenis mobil
dinas baru yang akan dibeli.”
Sementara, Bupati Kendal terpilih, Widya Kandi Susanti mengaku tidak pernah
meminta mobil dinas baru untuk digunakan. (lan-52)