atawa dirancang supaya pindah-pindah wae tiap 5 taunan, supaya kabeh wilayah Indonesia ngalaman kamajuan :)
manar 2010/8/5 mh <[email protected]> > > > mun ninggal distribusi penduduk, industri, oge nu sanesna, > jigana hadena mah ibukota indonesia aya di tilu wilayah: jakarta, borneo, > papua > > 2010/8/5 A.Mulyana Kahdar <[email protected]> > > >> >> ari rek pindah mah jakarta, da enya kudu pindah, tapi ulah gurunggusuh, >> wayah kieu mah rakyat keur teu kabeuli beas-beas acan nya kang. >> >> ------------------------------ >> *From:* mh <[email protected]> >> *To:* Ki Sunda <[email protected]> >> *Sent:* Thu, August 5, 2010 3:53:36 AM >> *Subject:* [kisunda] Mindahkeun "Jakarta"? >> >> >> >> >> >> ceuk mas achmad urang jabar, dki, jeung banten bakal ngarasa rugi, mun >> ibukota pindah ti jakarta pindah ka palangka. >> naha enya ngan urang jabar, banten, jeung dki nu ngarasa dirugikeun? atawa >> ukur tudingan mas achmad, neumbleuhkeun ka urang jabar? >> >> Pemindahan Ibu Kota Cenderung Direspon Negatif >> Selasa, 03/08/2010 - 16:35 >> >> YOGYAKARTA, (PRLM).-Gagasan pemindahan ibu kota keluar dari Jakarta >> diperkirakan cenderung direspon negatif oleh pihak-pihak berkepentingan di >> DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Pertimbangannya pemindahan ibu kota >> bisa menjauhkan akses politik kawasan tersebut. >> >> “Selama ini daerah tersebut sangat diuntungkan oleh akses politik yang >> dekat. Jika ibu kota berpindah maka akses politik mereka akan semakin jauh,” >> kata pengamat politik Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc, Selasa (3/8). >> >> Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (IP-UMY) >> menyatakan pemindahan ibu kota sebenarnya positif untuk pemerataan >> pembangunan. Syaratnya, pemindahan ibu kota bukan memindahkan kawasan >> bisnis. Ibu Kota Jakarta harus tetap menjadi kota bisnis, bukan sebaliknya >> diboyong ke ibu kota baru. >> >> Jika kota bisnis dipindah sekota dengan ibu kota, itu sama halnya tidak >> mengatasi masalah perkotaan yang melanda Jakarta. “Kalau hal itu terjadi >> sama saja akan terjadi situasi kota yang sangat crowded. “katanya. >> >> Jika pilihannya Palangkaraya, Kalimatan Tengah, sebagai ibu kota, maka >> kota ini dikhususkan untuk ibu kota, bukan disulap menjadi kota bisnis >> seperti Jakarta. Kondisi geografisnya tepat berada ditengah Indonesia dan >> secara geologis relatif aman dari bencana alam. “Palangkaraya cenderung aman >> dari gempa dan banjir dibandingkan kota lain,”ujar dia. >> >> Persoalan yang harus diperhitungkan, kata dia, kesiapan penduduk. Biaya >> pemindahan ini sangat mahal, bisa mencapai Rp 100 triliun. Jika penduduk >> setempat tidak siap, itu menjadi masalah di belakang hari. Maka persiapannya >> tidak sebatas fasilitas infrastruktur kota, masyarakat harus disiapkan. >> Jangan memindahkan ibu kota justru membikin masalah baru, penduduk lokal >> terpinggirkan dan pendatang menjadi raja, itu sangat rawan konflik. >> (A-84/kur)** * >> >> web: http://www.pikiran-rakyat.com/node/119147 >> >> >> >> A >> >> > >
