Gubernur akan Luncurkan Program Desa Peradaban Kamis, 02/09/2010 - 04:16 BANDUNG, (PRLM).- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, akan meluncurkan program desa peradaban di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, pada Jumat (3/9). Peresmian tersebut rencananya akan mengundang para bupati dan wali kota dari 17 kab/kota di Jawa Barat.
Demikian yang diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Provinsi Jabar, Dadang Mohamad Ma’soem, saat ditemui “PRLM”, di Bandung, Rabu (1/9). Menurut dia, program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa dalam penguatan otonomi daerah. “Dalam program ini, 100 desa terpilih yang tersebar di 17 Kabaputen se-Jabar akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 1 milyar untuk meningkatkan proses percepatan pembangunan di perdesaan. Selain itu, sasaran dari program desa mandiri dalam perwujudan desa peradaban, adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jabar,” katanya. Menurut dia, ke-100 desa yang terpilih tersebut, diharapkan mendistribusikan dana dari Pemprov tersebut untuk kegiatan yang nantinya akan mendongkrak IPM Jabar. “Karena, kita akan melakukan pendampingan program kepada setiap desa yang mendapatkan dana tersebut. Pendampingan tersebut berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di masing-masing kabupaten serta dari pemerintah provinsi jabar,” ujarnya. Dia mengungkapkan, Dana bantuan sebesar Rp 1 milyar tersebut, yang akan digunakan untuk pelaksanaan program hanya sebesar Rp 925 Juta. “ Sedangkan sisanya sebesar Rp 75 juta untuk biaya operasional di setiap desa. Dana tersebut akan diberikan kepada aparatur desa yang bekerja, agar para aparatur bisa bekerja dengan baik dan dananya tepat sasaran,” ungkapnya. Dia juga menjelaskan beberapa kriteria yang harus dipenuhi desa agar mendapatkan dana stimulan ini, yakni memiliki potensi sumber daya alam yang bisa dikembangkan dan ditetapkan melalui keputusan desa. Lalu mempunyai potensi sumber daya manusia (SDM), juga terdapat akses transportasi yang memadai, mempunyai profil desa selama 2 tahun terakhir. “Dari total 5.230 desa di Jawa Barat awalnya terdapat 150 desa yang layak memperoleh bantuan dana desa membangun menuju Desa Peradaban, masing-masing Rp1 miliar. Lalu diteliti melalui survey yang ketat sebanyak 135 desa. Hasilnya, 100 desa dinilai paling layak menerima dana program pencegahan urbanisasi itu,” katanya. Dengan demikian, dia berharap, desa Peradaban yang sudah dilengkapi sarana dan prasarana ini akan membuat warganya betah dan bersemangat membangun desanya menjadi desa maju. “Dan, tidak perlu mencari pekerjaan ke kota-kota besar,” pungkasnya. (A-194/das)*** http://www.pikiran-rakyat.com/node/121346
