sok kang euyeuban ieu milis, ku bahasan ilmiah. ari uing mah kana sirsak alias mandalika teh, resep kanu asak na tangkalna mangga geura cobaan, da mani pulen.
2010/10/25 Deni Indra Kelana <[email protected]> > > > Ti detik.com, mugi2 aya mangpaatna, hapunten teu disundakeun. Ke pami aya > waktos insya 4JJ 1 ku abdi dipaluruh ti jurnal ilmiahna, meungpeung aya > keneh akses. > Hatur nuhun, > > Deni > > > > Senin, 25/10/2010 13:22 WIB > Penemuan yang Disembunyikan: Ekstrak Sirsak Ampuh Obati Kanker > > *Vera Farah Bararah* - detikHealth > > [image: img] > *(Foto: herballyhealing.com)* > *Jakarta,* Bertahun-tahun orang tidak menyadari ekstrak pohon sirsak ampuh > untuk mengobati kanker. Penemuan yang dilakukan sejak tahun 1976 sengaja > disimpan oleh perusahaan farmasi agar bisa mematenkan sintesisnya, tapi > hingga kini versi sintesisnya belum bisa dibuat. > > Selama ini pengobatan kanker dinilai mahal dan bisa menimbulkan efek > samping. Tapi sebuah hasil penelitian mengejutkan terkuak sejak tahun 1976 > bahwa ekstrak pohon sirsak lebih ampuh untuk mengobati kanker. > > Sirsak merupakan buah tropis yang memiliki nama berbeda-beda. Di Spanyol > dikenal dengan nama guanabana, di portugal disebut graviola, di Brazil > disebut paw paw, orang China menyebutnya Ang Mo Lau Leen, di Malaysia > disebut durian belanda dan di India disebut Aathakka pazham. > > Penemuan yang menakjubkan ini pertama kali ditulis media pada Februari > 2010. Seperti dikutip dari *Healthmad*, Senin (25/10/2010) ekstrak dari > pohon sirsak dikatakan 10.000 lebih baik dari kemoterapi dan 10.000 kali > lebih kuat dalam hal memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan > obat kemoterapi. > > Berbagai studi yang dilakukan ilmuwan sejak tahun 1970 menunjukkan bahwa > ekstrak ini secara efektif melawan, menargetkan dan membunuh sel-sel ganas > untuk berbagai jenis kanker. National Cancer Institute telah melakukan > penelitian ilmiah pertama tahun 1976, hasilnya batang dan daun sirsak > efektif menyerang dan menghancurkan sel-sel ganas. > > Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Catholic University of South Korea > dan diterbitkan dalam *Journal of Natural Product* menyatakan bahwa satu > senyawa kimia yang ditemukan dalam sirsak selektif membunuh sel kanker usus > besar serta 10.000 kali lebih berpotensi sebagai obat kemoterapi. Selain itu > juga diketahui senyawa ini selektif memilih sel target kanker sehingga tidak > merusak sel-sel sehat. > > Sedangkan sebuah studi yang dilakukan Purdue University baru-baru ini > menemukan bahwa daun dari pohon sirsak sangat efektif untuk kanker prostat, > pankreas dan paru-paru. > > Penemuan menakjubkan ini sengaja disimpan selama bertahun-tahun sehingga > banyak orang yang tidak menyadarinya. Hal ini karena perusahaan farmasi > besar berusaha untuk mempelajari senyawa tersebut dan mencoba menjual versi > sintetisnya. Hal ini karena sumber bahan alami untuk obat tidak bisa > dipatenkan, tapi sayangnya kandungan dari sirsak tersebut tidak berhasil > disintetiskan. > > Berdasarkan 20 tes laboratorium yang sudah dilakukan sejak tahun 1970 > seperti dilansir *vine-uk.com* pada April 2010, menunjukkan bahwa ekstrak > dari pohon ini sangat bermanfaat, seperti: > > 1. Bisa menyerang sel-sel kanker secara efektif karena tidak > membahayakan sel yang sehat, serta tidak menyebabkan rasa mual ekstrim, > kehilangan berat badan dan rambut rontok. > 2. Memiliki target yang efektif dan bisa membunuh sel-sel ganas bagi 12 > jenis kanker, termasuk kanker usus besar, payudara, prostat, paru-paru dan > kanker pankreas. > 3. Melindungi sistem kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang > mematikan. > 4. Merasa lebih sehat dan kuat selama menjalani pengobatan. > 5. Meningkatkan energi di dalam tubuh. > > > Berbagai bagian dari pohon sirsak termasuk daun, kulit akar, buah dan > bijinya telah digunakan secara berabad-abad oleh suku Indian asli di Amerika > Selatan sebagai obat > *penyakit*<http://us.health.detik.com/index.php?fa=parserads.search&idkanal=755&keyword=Mw==&width=280&height=125>jantung, > asma, gangguan hati dan arthritis. > > > > >
