Ku elmu halimunan we, ngarah mun dunungan ngadat, tiasa ngaleungit heula
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sat, 20 Nov 2010 00:42:29 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [kisunda] SBY, TKI jeung Handphone?

Pleus dibekelan seni bela diri atunhya sakantenan.. 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Eko Ruska Nugraha" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Fri, 19 Nov 2010 23:39:41 
To: kisunda<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [kisunda] SBY, TKI jeung Handphone?

He he he naha kieunya .....


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: mh <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 20 Nov 2010 00:13:29 
To: Ki Sunda<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [kisunda] SBY, TKI jeung Handphone?

 SBY Akan Bekali TKI dengan Handphone
Jum'at, 19 November 2010 | 15:00 WIB

<http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2010/11/19/brk,20101119-292877,id.html#>

*TEMPO Interaktif*, *Jakarta* -Salah satu masalah penanganan Tenaga Kerja
Indonesia yang diungkap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah tak adanya
komunikasi yang terjadi antara TKI dengan pejabat yang menangani. Karenanya,
Presiden SBY mengatakan kalau pemerintahnya akan menyediakan lebih banyak
ponsel untuk TKI di luar negeri.

" Penanganan TKI sering terlambat karena komunikasi kurang baik. Kita akan
bekali alat komunikasi agar bisa berkomunikasi dengan instan. Ini sedang
dirumuskan" kata Presiden usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jumat
(19/11).

Pemerintah, kata Presiden, akan memfasilitasi keluhan pada tenaga kerja ini
agar lebih sigap dalam penanganan dan tidak berlarut. Presiden mengatakan
ada sejumlah negara yang masih menganut ketertutupan sehingga informasi
tentang TKI sulit diakses.

"Kalau ada masalah, hak tidak diberikan. Kita minta mereka segera memberi
tahu," katanya. Nantinya siapa yang akan menerima keluhan akan ditetapkan
apakah konsulat jenderal atau duta besar.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan pemberian
ponsel khusus sudah dilakukan, terutama negara yang sudah bagus
penempatannya. Pemerintah masih sedang mencari pola berkaitan dengan ponsel
ini, apakah kita berikan pinjaman atau berikan, "Masih kita evaluasi. Tapi
yang jelas harus ada sistem komunikasi. Ini akan diintensifkan lagi," kata
Ketua Umum PKB ini.

Nantinya soal komunikasi dan ponsel khusus ini, kata Muhaimin, akan dibahas
dalam nota kesepahaman dengan negara tujuan. "Sistem komunikasi yang terbuka
masuk dalam bagian nota kesepahaman. jadi nanti tidak boleh diambil, tidak
boleh majikan meminta, tidak boleh agen di sana tidak memberikan. jadi itu
harus masuk dalam nota kesepahaman," katanya.

EKO ARI WIBOWO

http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/2010/11/19/brk,20101119-292877,id.html

Kirim email ke