Tah aya tambahan ti Kang Imun, fenomena rasa "rendah diri", urang jieun
tajuk anyar nya.
Cing urang pada toong ku sarerea, nu jiga kumaha fenomena ieu teh nya.

Nuhun Kang Imun.


2010/12/10 <[email protected]>

>
>
> Atuh sadayana artis, plitikus, dalang jsb disebut gaduh panyawat split
> personality ? Eta bahasan sae, tapi ulah hilap, aya jalmi nu gaduh tingkat
> kecerdasan "sangat tinggi" nu mampu berperan dina berbagai personality.
> Janten sanes ku panyawat hungkul.
>
> Pasualan kadua, abdi teu ngareka2 sareng robih2 personality, abdi
> saparakancan saleresna benten2 personality, ngan gaduh tujuan sami, teu
> ngajengkeun ego nyalira2, ngalengkah sareng kanggo dugi ka tujuan anu sami.
> Benten sareng urang sunda anu tingkat ego na diatas rata2 bangsa anu sanes,
> contona urang jawa we. Tingkat ka egoisan urang sunda pang luhurna, utamina
> adu ego sareng sasama sunda. Ngan nu abdi teu ngartos dugika ayeuna, kunaon
> tingkat ego urang sunda turun drastis pami mayunan nu sanes sunda?
> Kesimpulana urang sunda sanes robih tingkat ego na mayunan non sunda, tapi
> aya hiji kecap nu pas pami mayunan non sunda, nyaeta URANG SUNDA SIEUN mun
> mayunan non sunda, RENDAH DIRI. Eta kesimpulan pas ngeunaan pribadi urang
> sunda, dina seratan kang mh mah, nya nu gaduh panyawat SPLIT PERSONALITY teh
> urang sunda sacara keseluruhan. ENDEMIK
>
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ------------------------------
> *From: * "JeBe" <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Thu, 9 Dec 2010 23:47:14 +0000
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [kisunda] Fenomena Split Personality?
>
>
>
> Jiga2na mah ka bah Imun yeuh keuna na...
> Hahaha....
>
> Hatur nuhun artikelna bahMH, enjing2 tos disuguhan artikel munel (baca:
> panjang x lebar = luas :D)
>
> Sent from MobilePhone®
> ------------------------------
> *From: * mh <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Fri, 10 Dec 2010 07:38:29 +0800
> *To: *Ki Sunda<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[kisunda] Fenomena Split Personality?
>
>
>
> Split Personality
>
> June 21, 2009 at 9:29 am (article)
> Tags: Split Personality
>  *Pemecahan kepribadian*
>
> Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas ..Split personality –
> Ketika ada orang lain dalam diri kita
>
> Pemecahan kepribadian atau sering juga disebut kepribadian ganda, atau juga
> lebih terkenal dengan nama alter ego. Merupakan suatu keadaan di mana
> kepribadian individu terpecah sehingga muncul kepribadian yang lain.
> Kepribadian itu biasanya merupakan ekspresi dari kepribadian utama yang
> muncul karena pribadi utama tidak dapat mewujudkan hal yang ingin
> dilakukannya. Dalam bahasa yang lebih sederhana dapat dikatakan bahwa ada
> satu orang yang memiliki pribadi lebih dari satu atau memiliki dua pribadi
> sekaligus. Kadang si penderita tidak tau bahwa ia memiliki kepribadian
> ganda, dua pribadi yang ada dalam satu tubuh ini juga tidak saling mengenal
> dan lebih parah lagi kadang-kadang dua pribadi ini saling bertolak belakang
> sifatnya.
> Kepribadian ganda bisa dikategorikan sebagai gangguan mental. Menurut DSM
> III revisi ketiga tahun 1980 kasus kepribadian ganda itu masuk dalam
> Dissociative Disorders. Dissociative Disorders adalah ganguan temporal yang
> menyebabkan gagalnya fungsi memori atau hilangnya kontrol terhadap emosi.
>
> Menurut banyak ahli, trauma dan siksaan berperan sangat kuat dalam banyak
> kasus kepribadian ganda Keterpecahan pribadi lebih sering merupakan
> mekanisme penyelamatan diri. Ketika ada masalah yang sangat berat, seseorang
> bisa meyakini bahwa bukan dirinya yang mengalaminya tetapi orang lain. Pada
> beberapa kasus kepribadian ganda banyak disebabkan pelecehan seksual yang
> dialami ketika masih kecil. Karena mengalami perlakuan yang sama secara
> terus-menerus maka si anak mencoba untuk melarikan diri dalam khayalannya.
> Atau menganggap dia berada di luar dan sedang melihat dirinya sendiri serta
> mentertawakan ketidakmampuannya untuk melawan apa yang sedang dialaminya.
>
> Para pengamat menganalisis, bahwa kemiskinan yang parah, masa kecil dalam
> tekanan, kenyataan dipecat, karena pernah dipenjara, bisa menyebabkan jiwa
> seseorang memberontak. Dari jiwa yang mencari pelepasan beban dan pelarian
> diri dari kenyataan-kenyataan pahit tadi kemudian membentuk kepribadian yang
> lain. Tokoh-tokoh ganda dari dirinya pun muncul. Mulai dari dokter, notaris,
> petugas polisi, dan lainnya.
>
> Dapatkah dikategorikan seseorang yang memiliki banyak ID (entah alamat
> email, ID milis/forum, blog dll..) kemudian memainkan peranan dan karakter
> yang berbeda-beda disetiap IDnya walaupun hanya dalam dunia maya, bisa
> dikategorikan sebagai orang yang memiliki kepribadian ganda??
>
> *SPLIT PERSONALITY*
> Split personality, berarti kepribadian yang terbelah. Ia dapat terjadi pada
> tataran individu (seseorang), maupun pada tataran kolektif (masyarakat).
> Kondisi ini ditandai oleh ketidakmampuan penderita dalam mengintegrasikan
> dirinya. Pribadi penderita (seseorang atau suatu masyarakat) terbelah
> menjadi dua sosok yang boleh jadi bertolak belakang. Pada satu sisi dan
> kondisi tertentu, ia adalah sosok yang baik, cerdas, dan bertaqwa. Namun
> pada sisi dan kondisi yang lain, ia adalah sosok yang buruk, bodoh, dan
> fasik.
>
> Fenomena split personality pernah diingatkan oleh Rasulullah Muhammad SAW,
> ketika beliau berdiskusi dengan para sahabatnya. Rasulullah Muhammad SAW
> menyatakan, bahwa akan ada suatu masa (fenomena) di mana seseorang pada
> malam harinya adalah orang yang baik, namun pada siang harinya ia adalah
> orang yang buruk. Sebaliknya ada pula, seseorang yang pada malam harinya
> adalah orang yang buruk, namun pada siang harinya ia adalah orang yang baik.
>
> Split personality menunjukkan ketidak-mampuan seseorang atau suatu
> masyarakat, dalam berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Orang atau
> masyarakat tersebut gagal melawan hawa nafsunya, yang mengajaknya pada
> kefasikan dan kebodohan. Orang atau masyarakat tersebut tidak mampu
> menQur’ankan pemikiran, sikap, dan perilakunya. Akibatnya, orang atau
> masyarakat tersebut hidup dalam suatu kondisi yang membahayakan syiar Islam,
> karena orang atau masyarakat semacam inilah yang akan memberikan label atau
> citra buruk pada Islam.
>
> Oleh karena itu, setiap muslim (seseorang atau suatu masyarakat) hendaklah
> dapat melepaskan diri dari derita split personality. Caranya dengan
> berpegang teguh pada nilai-nilai Islam, yang substansi dasarnya tertuang
> dalam Al Qur’an, dan dijelaskan dalam Al Hadist, serta diingatkan oleh para
> ulama.
> Penyebab kepribadian ganda adalah peristiwa traumatik pada usia kanak-anak.
>
> Menurut Universitas kedokteran hanover di jerman Bermain game di Internet
> secara berlebihan dengan menggunakan personalitas rekaan dapat menyebabkan
> gangguan kepribadian ganda. Universitas tersebut memperlihatkan satu contoh
> pada seorang pasien wanita yang telah bermain games di Internet selama
> beberapa jam sehari dengan periode lebih dari tiga bulan dan menggunakan
> berbagai personalitas dari sejumlah tokoh berbeda.”Selama waktu itu
> tokoh-tokoh rekaan secara lambat laun mengambil alih personalitas yang telah
> diabaikan.
>
> Pasien tersebut kehilangan kendali atas identitas dan kehidupan sosial
> miliknya sendiri,” kata Bert de Wildt dari universitas itu, seperti
> dilaporkan DPA.Dalam psikoanalisa, para ahli terapi menemukan pasien wanita
> itu telah berkembang menjadi berkepribadian ganda.De Wildt selanjutnya
> menjelaskan bahwa bermain games dengan memainkan penokohan bukan
> satu-satunya penyebab gangguan itu, namun para pakar merasa yakin permainan
> itu dapat memicu kondisi itu dan dapat membuatnya terus berlangsung.Depresi
> dan kegelisahan dapat juga disebabkan permainan seperti ini, kata De Wildt.
>
> kadang kala kita memang merasa seperti bukan menjadi diri sendiri, tapi hal
> ini adalah normal dan bukan brarti menderita multiple personality.
>
> menurut DSM(Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) -IV,
> diagnosis yang benar untuk dissociative identity disorder (DID) adalah jika
> seseorang itu mempunya 2 ego yang berbeda (alter ego), di mana masing2 ego
> mempunyai perasaan, kelakuan, kepribadian yang exist secara independent –
> dan ‘keluar’ dalam waktu yang berlainan. biasanya ada 1 kepribadian utama,
> dan penyembuhan penyakit ini biasa dilakukan pada alter utama. pada umumnya,
> ada 2 -4 alters pada saat seseorang ter-diagnosa, dan cukup sering ada
> alter2 lainnya lagi yang muncul pada saat treatment.
>
> masing2 alter bisa cukup kompleks, dengan tingkah laku, ingatan,
> relationship yang tersendiri. biasanya kepribadian2 ini berbeda atau malah
> saling bertolak belakang. mereka bisa aja mempunyai pikiran sendiri, pake
> kacamata dengan degree yang berbeda, atau alergi terhadap substances yang
> berbeda. alter utama maupun yang subordinate masing2 sadar akan ‘waktu yang
> hilang’ (memory gap), malah kadang suara alter yang satu (A) bisa ‘masuk’ ke
> alter yang lain (B), walo alter itu (B) tidak tau/sadar asal suara itu dari
> siapa.
>
> Sebelum ngefokus ke topik ‘kepribadian ganda’.. saya kasi h ringkasan
> tentang background penyakit yang se-famili dulu..
>
> *ada 4 jenis dissociative disorder, yaitu:*
> 1. dissociative amnesia
> 2. dissociative fugue
> 3. depersonalization disorder
> 4. dissociative identity disorder (DID) <— dulu istilah yang dipake adalah
> multiple personality disorder (MPD), tapi sekarang udah diganti ke DID
>
> karakteristik secara umum untuk semua penyakit ini adalah : ‘perubahan’
> identitas seseorang, memori, ataupun kesadaran. orang yang menderita
> penyakit2 ini ngga bisa mengingat kejadian2 penting atau mungkin lupa
> identitas diri sementara, atau malah ‘membuat’ identitas baru.
>
> untuk jenis pertama, orang yang menderita dissociative amnesia tidak bisa
> mengingat informasi tentang dirinya sendiri, biasanya terjadi setelah
> mengalami kejadian yang stressful. walau informasi itu bukannya hilang sama
> skali, tapi dia tidak bisa mengingatnya pada saat lagi amnesia. note: ini
> tidak sama dengan masalah ‘pelupa’ yang biasa dialami orang2. penderita
> biasa tidak mengenali keluarga maupun temen, tapi masih mempunyai kemampuan
> berbicara, membaca, maupun kemampuan2 lain dulunya. amnesia ini bisa
> berlangsung selama beberapa jam sampe beberapa tahun.
>
> kedua, dissociative fugue, penyakit ‘lupa’ yang lebih parah dari
> dissociative amnesia. penderita bukan hanya menjadi amnesia, tapi juga tiba2
> meninggalkan rumah maupun pekerjaannya, dan kemudian ‘membentuk’ identitas
> baru. orang ini bisa aja mengambil nama baru, rumah baru, pekerjaan baru,
> bahkan kepribadian baru. penyakit ini biasanya terjadi setelah orang itu
> mengalami tekanan yang hebat, misalnya pertengkaran keluarga, kesulitan
> dalam pekerjaan, peperangan, atau musibah alam. biasanya penyakit ini bisa
> sembuh total, dan waktu penyembuhannya bisa sangat bervariasi. dan setelah
> sembuh, orang ini tidak ingat apa yang terjadi selama dia mengalami fugue
>
> ketiga, depersonalization disorder, di mana penderita ‘mengubah’ pandangan
> maupun pengalaman dirinya. jenis penyakit ini agak lain dengan penyakit
> dissociative yang lainnya, karena depersonalization tidak mengalami gangguan
> dengan ingatan. biasa penyebabnya adalah stress, dan penderita bisa tiba2
> kehilangan kepribadiannya. mereka merasa seperti berada di luar badan, dan
> seakan2 memperhatikan diri mereka sendiri dari jauh. mereka bergerak seakan2
> hilang kesadaran dengan realitas. gejala yang sama juga kadang terjadi di
> beberapa penyakit lain, seperti schizophrenia, panic attacks, posttraumatic
> stress disorder, maupun borderline personality disorder. penyakit ini
> biasanya bermula dari saat remaja, dan berlansung cukup lama. penyakit ini
> juga cukup sering terjadi bersamaan dengan disorder lainnya.
>
> <http://www.facebook.com/photo.php?pid=30132&op=1&view=all&subj=95020432722&aid=-1&oid=95020432722&id=1755841576>
>
> http://rendipermanaputra.wordpress.com/tag/split-personality/
>

Kirim email ke