Ente mah lain maca nubaleg...pajajaran lain karajaan tapi sajajar

--- Pada Jum, 10/12/10, JeBe <[email protected]> menulis:

Dari: JeBe <[email protected]>
Judul: Re: [kisunda] Fenomena Split Personality?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 10 Desember, 2010, 12:34 AM















 
 



  


    
      
      
      












Uluuhhh geus aya deui dikotomi sunda pajajaran jeung nonpajajaran
Kamari sunda orisinil jeung sunda KW2
Isuk geto naon deui nya?
Makin paburincaaayyy sunda teh nyaaa
Ari bahasan sok hayang nyunda, ari prak2an sok resep ewang2an
Hahaha

Pissss ah bahAT :D

Pun Jebe
Sent from MobilePhone®From:  Akang Tajimalela <[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Fri, 10 Dec 2010 08:14:36 +0800 (SGT)To: 
<[email protected]>ReplyTo:  [email protected]
Subject: Re: [kisunda] Fenomena Split Personality?

 



    
      
      
      




Eta mah sunda  nu teu "pajajaran" Bah....
Mun "pajajaran" mah moal kitu...
 
TM

--- Pada Jum, 10/12/10, [email protected] <[email protected]> menulis:


Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: Re: [kisunda] Fenomena Split Personality?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 10 Desember, 2010, 12:07 AM


 

Atuh sadayana artis, plitikus, dalang jsb disebut gaduh panyawat split 
personality ? Eta bahasan sae, tapi ulah hilap, aya jalmi nu gaduh tingkat 
kecerdasan "sangat tinggi" nu mampu berperan dina berbagai personality. Janten 
sanes ku panyawat hungkul.

Pasualan kadua, abdi teu ngareka2 sareng robih2 personality, abdi saparakancan 
saleresna benten2 personality, ngan gaduh tujuan sami, teu ngajengkeun ego 
nyalira2, ngalengkah sareng kanggo dugi ka tujuan anu sami. Benten sareng urang 
sunda anu tingkat ego na diatas rata2 bangsa anu sanes, contona urang jawa we. 
Tingkat ka egoisan urang sunda pang luhurna, utamina adu ego sareng sasama 
sunda. Ngan nu abdi teu ngartos dugika ayeuna, kunaon tingkat ego urang sunda 
turun drastis pami mayunan nu sanes sunda? Kesimpulana urang sunda sanes robih 
tingkat ego na mayunan non sunda, tapi aya hiji kecap nu pas pami mayunan non 
sunda, nyaeta URANG SUNDA SIEUN mun mayunan non sunda, RENDAH DIRI. Eta
 kesimpulan pas ngeunaan pribadi urang sunda, dina seratan kang mh mah, nya nu 
gaduh panyawat SPLIT PERSONALITY teh urang sunda sacara keseluruhan. ENDEMIK 
Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: "JeBe" <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Thu, 9 Dec 2010 23:47:14 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: Re: [kisunda] Fenomena Split Personality?

  

Jiga2na mah ka bah Imun yeuh keuna na...
Hahaha....

Hatur nuhun artikelna bahMH, enjing2 tos disuguhan artikel munel (baca: panjang 
x lebar = luas :D)


Sent from MobilePhone®


From: mh <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Fri, 10 Dec 2010 07:38:29 +0800
To: Ki Sunda<[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: [kisunda] Fenomena Split Personality?

  


Split Personality
June 21, 2009 at 9:29 am (article) 
Tags: Split Personality


Pemecahan kepribadian 
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas ..Split personality – 
Ketika ada orang lain dalam diri kita
Pemecahan kepribadian atau sering juga disebut kepribadian ganda, atau juga 
lebih terkenal dengan nama alter ego. Merupakan suatu keadaan di mana 
kepribadian individu terpecah sehingga muncul kepribadian yang lain. 
Kepribadian itu biasanya merupakan ekspresi dari kepribadian utama yang muncul 
karena pribadi utama tidak dapat mewujudkan hal yang ingin dilakukannya. Dalam 
bahasa yang lebih sederhana dapat dikatakan bahwa ada satu orang yang memiliki 
pribadi lebih dari satu atau memiliki dua pribadi sekaligus. Kadang si 
penderita tidak tau bahwa ia memiliki kepribadian ganda, dua pribadi yang ada 
dalam satu tubuh ini juga tidak saling mengenal dan lebih parah lagi 
kadang-kadang dua pribadi ini saling bertolak belakang sifatnya.
Kepribadian ganda bisa dikategorikan sebagai gangguan mental. Menurut DSM III 
revisi ketiga tahun 1980 kasus kepribadian ganda itu masuk dalam Dissociative 
Disorders. Dissociative Disorders adalah ganguan temporal yang
 menyebabkan gagalnya fungsi memori atau hilangnya kontrol terhadap emosi.
Menurut banyak ahli, trauma dan siksaan berperan sangat kuat dalam banyak kasus 
kepribadian ganda Keterpecahan pribadi lebih sering merupakan mekanisme 
penyelamatan diri. Ketika ada masalah yang sangat berat, seseorang bisa 
meyakini bahwa bukan dirinya yang mengalaminya tetapi orang lain. Pada beberapa 
kasus kepribadian ganda banyak disebabkan pelecehan seksual yang dialami ketika 
masih kecil. Karena mengalami perlakuan yang sama secara terus-menerus maka si 
anak mencoba untuk melarikan diri dalam khayalannya. Atau menganggap dia berada 
di luar dan sedang melihat dirinya sendiri serta mentertawakan 
ketidakmampuannya untuk melawan apa yang sedang dialaminya.
Para pengamat menganalisis, bahwa kemiskinan yang parah, masa kecil dalam 
tekanan, kenyataan dipecat, karena pernah dipenjara, bisa menyebabkan jiwa 
seseorang memberontak. Dari jiwa yang mencari pelepasan beban dan pelarian diri 
dari kenyataan-kenyataan pahit tadi kemudian membentuk kepribadian yang lain. 
Tokoh-tokoh ganda dari dirinya pun muncul. Mulai dari dokter, notaris, petugas 
polisi, dan lainnya.
Dapatkah dikategorikan seseorang yang memiliki banyak ID (entah alamat email, 
ID milis/forum, blog dll..) kemudian memainkan peranan dan karakter yang 
berbeda-beda disetiap IDnya walaupun hanya dalam dunia maya, bisa dikategorikan 
sebagai orang yang memiliki kepribadian ganda??
SPLIT PERSONALITY
Split personality, berarti kepribadian yang terbelah. Ia dapat terjadi pada 
tataran individu (seseorang), maupun pada tataran kolektif (masyarakat). 
Kondisi ini ditandai oleh ketidakmampuan penderita dalam mengintegrasikan 
dirinya. Pribadi penderita (seseorang atau suatu masyarakat) terbelah menjadi 
dua sosok yang boleh jadi bertolak belakang. Pada satu sisi dan kondisi 
tertentu, ia adalah sosok yang baik, cerdas, dan bertaqwa. Namun pada sisi dan 
kondisi yang lain, ia adalah sosok yang buruk, bodoh, dan fasik.
Fenomena split personality pernah diingatkan oleh Rasulullah Muhammad SAW, 
ketika beliau berdiskusi dengan para sahabatnya. Rasulullah Muhammad SAW 
menyatakan, bahwa akan ada suatu masa (fenomena) di mana seseorang pada malam 
harinya adalah orang yang baik, namun pada siang harinya ia adalah orang yang 
buruk. Sebaliknya ada pula, seseorang yang pada malam harinya adalah orang yang 
buruk, namun pada siang harinya ia adalah orang yang baik.
Split personality menunjukkan ketidak-mampuan seseorang atau suatu masyarakat, 
dalam berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Orang atau masyarakat tersebut 
gagal melawan hawa nafsunya, yang mengajaknya pada kefasikan dan kebodohan. 
Orang atau masyarakat tersebut tidak mampu menQur’ankan pemikiran, sikap, dan 
perilakunya. Akibatnya, orang atau masyarakat tersebut hidup dalam suatu 
kondisi yang membahayakan syiar Islam, karena orang atau masyarakat semacam 
inilah yang akan memberikan label atau citra buruk pada Islam.
Oleh karena itu, setiap muslim (seseorang atau suatu masyarakat) hendaklah 
dapat melepaskan diri dari derita split personality. Caranya dengan berpegang 
teguh pada nilai-nilai Islam, yang substansi dasarnya tertuang dalam Al Qur’an, 
dan dijelaskan dalam Al Hadist, serta diingatkan oleh para ulama.
Penyebab kepribadian ganda adalah peristiwa traumatik pada usia kanak-anak.
Menurut Universitas kedokteran hanover di jerman Bermain game di Internet 
secara berlebihan dengan menggunakan personalitas rekaan dapat menyebabkan 
gangguan kepribadian ganda. Universitas tersebut memperlihatkan satu contoh 
pada seorang pasien wanita yang telah bermain games di Internet selama beberapa 
jam sehari dengan periode lebih dari tiga bulan dan menggunakan berbagai 
personalitas dari sejumlah tokoh berbeda.”Selama waktu itu tokoh-tokoh rekaan 
secara lambat laun mengambil alih personalitas yang telah diabaikan.
Pasien tersebut kehilangan kendali atas identitas dan kehidupan sosial miliknya 
sendiri,” kata Bert de Wildt dari universitas itu, seperti dilaporkan DPA.Dalam 
psikoanalisa, para ahli terapi menemukan pasien wanita itu telah berkembang 
menjadi berkepribadian ganda.De Wildt selanjutnya menjelaskan bahwa bermain 
games dengan memainkan penokohan bukan satu-satunya penyebab gangguan itu, 
namun para pakar merasa yakin permainan itu dapat memicu kondisi itu dan dapat 
membuatnya terus berlangsung.Depresi dan kegelisahan dapat juga disebabkan 
permainan seperti ini, kata De Wildt.
kadang kala kita memang merasa seperti bukan menjadi diri sendiri, tapi hal ini 
adalah normal dan bukan brarti menderita multiple personality.
menurut DSM(Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) -IV, 
diagnosis yang benar untuk dissociative identity disorder (DID) adalah jika 
seseorang itu mempunya 2 ego yang berbeda (alter ego), di mana masing2 ego 
mempunyai perasaan, kelakuan, kepribadian yang exist secara independent – dan 
‘keluar’ dalam waktu yang berlainan. biasanya ada 1 kepribadian utama, dan 
penyembuhan penyakit ini biasa dilakukan pada alter utama. pada umumnya, ada 2 
-4 alters pada saat seseorang ter-diagnosa, dan cukup sering ada alter2 lainnya 
lagi yang muncul pada saat treatment.
masing2 alter bisa cukup kompleks, dengan tingkah laku, ingatan, relationship 
yang tersendiri. biasanya kepribadian2 ini berbeda atau malah saling bertolak 
belakang. mereka bisa aja mempunyai pikiran sendiri, pake kacamata dengan 
degree yang berbeda, atau alergi terhadap substances yang berbeda. alter utama 
maupun yang subordinate masing2 sadar akan ‘waktu yang hilang’ (memory gap), 
malah kadang suara alter yang satu (A) bisa ‘masuk’ ke alter yang lain (B), 
walo alter itu (B) tidak tau/sadar asal suara itu dari siapa.
Sebelum ngefokus ke topik ‘kepribadian ganda’.. saya kasi h ringkasan tentang 
background penyakit yang se-famili dulu..
ada 4 jenis dissociative disorder, yaitu:
1. dissociative amnesia
2. dissociative fugue
3. depersonalization disorder
4. dissociative identity disorder (DID) <— dulu istilah yang dipake adalah 
multiple personality disorder (MPD), tapi sekarang udah diganti ke DID
karakteristik secara umum untuk semua penyakit ini adalah : ‘perubahan’ 
identitas seseorang, memori, ataupun kesadaran. orang yang menderita penyakit2 
ini ngga bisa mengingat kejadian2 penting atau mungkin lupa identitas diri 
sementara, atau malah ‘membuat’ identitas baru.
untuk jenis pertama, orang yang menderita dissociative amnesia tidak bisa 
mengingat informasi tentang dirinya sendiri, biasanya terjadi setelah mengalami 
kejadian yang stressful. walau informasi itu bukannya hilang sama skali, tapi 
dia tidak bisa mengingatnya pada saat lagi amnesia. note: ini tidak sama dengan 
masalah ‘pelupa’ yang biasa dialami orang2. penderita biasa tidak mengenali 
keluarga maupun temen, tapi masih mempunyai kemampuan berbicara, membaca, 
maupun kemampuan2 lain dulunya. amnesia ini bisa berlangsung selama beberapa 
jam sampe beberapa tahun.
kedua, dissociative fugue, penyakit ‘lupa’ yang lebih parah dari dissociative 
amnesia. penderita bukan hanya menjadi amnesia, tapi juga tiba2 meninggalkan 
rumah maupun pekerjaannya, dan kemudian ‘membentuk’ identitas baru. orang ini 
bisa aja mengambil nama baru, rumah baru, pekerjaan baru, bahkan kepribadian 
baru. penyakit ini biasanya terjadi setelah orang itu mengalami tekanan yang 
hebat, misalnya pertengkaran keluarga, kesulitan dalam pekerjaan, peperangan, 
atau musibah alam. biasanya penyakit ini bisa sembuh total, dan waktu 
penyembuhannya bisa sangat bervariasi. dan setelah sembuh, orang ini tidak 
ingat apa yang terjadi selama dia mengalami fugue
ketiga, depersonalization disorder, di mana penderita ‘mengubah’ pandangan 
maupun pengalaman dirinya. jenis penyakit ini agak lain dengan penyakit 
dissociative yang lainnya, karena depersonalization tidak mengalami gangguan 
dengan ingatan. biasa penyebabnya adalah stress, dan penderita bisa tiba2 
kehilangan kepribadiannya. mereka merasa seperti berada di luar badan, dan 
seakan2 memperhatikan diri mereka sendiri dari jauh. mereka bergerak seakan2 
hilang kesadaran dengan realitas. gejala yang sama juga kadang terjadi di 
beberapa penyakit lain, seperti schizophrenia, panic attacks, posttraumatic 
stress disorder, maupun borderline personality disorder. penyakit ini biasanya 
bermula dari saat remaja, dan berlansung cukup lama. penyakit ini juga cukup 
sering terjadi bersamaan dengan disorder lainnya.



http://rendipermanaputra.wordpress.com/tag/split-personality/




    
     

    










    
     

    
    


 



  










Kirim email ke