wah katingalna sae eta jalan kang jalal teh
hn*R3M

2011/4/18 Ahmad Sahidin <[email protected]>

>
>
> Buku : JALAN RAHMAT; Mengetuk Pintu Tuhan
> Penulis: Jalaluddin Rakhmat
> Terbit: April 2011
> Penerbit: Quanta Elexmedia komputindo
>
> Suatu hari seorang Arab dari dusun mengotori masjid Nabawi. Puluhan sahabat
> Nabi serentak berdiri, sebagian menghunus pedang mereka, siap menghentak
> kepalanya: a fadhribu `unuqahu ya Rasulallah? teriak seorang di antara
> mereka.
>
> "Apa harus aku pukul tengkuknya Ya Rasulallah?" Rasulallah Saw. menggeleng.
> Ia memerintahkan agar Arab dusun itu dibiarkan. Setelah itu, ia minta
> sahabat mengambilkan ember berisi air. Lalu ia mencuci bekas kotoran itu
> dengan tangannya sendiri. Inilah perwujudan rahmat Allah bagi alam semesta.
> Ia tebarkan kasih, ia sunggingkan sebaris senyum, ia berdakwah dengan cara
> yang indah, dengan perilaku yang terpuji.
>
> Sungguh, betapa umat manusia merindukan orang seperti beliau. Sebarkan
> senyuman Sang Nabi. Inilah misi yang diusung oleh buku ini. Menyebarkan
> semangat senyum Sang Nabi. Di tengah kecamuk angkara murka, reka perdaya
> durjana, dan musibah yang menguji rongga dada, merindukan Sang Nabi adalah
> obat penenteram jiwa. Inilah jalan Sang Nabi, jalan rahmatan lil `alamin.
> Melalui buku ini, KH DR Jalaluddin Rakhmat ingin mengajak kita semua kembali
> pada misi awal Sang Nabi.
>
> Dengan bahasa yang mudah, ulasan yang indah, dan kisah-kisah yang
> menggugah, ia memaparkan peta perjalanan untuk meneladani manusia kekasih
> Tuhan ini. Lengkap dengan bekal perjalanan, dasar perjalanan dan
> teladan-teladan manusia pilihan sepanjang zaman.
>
> Semoga kita semua dapat memberanikan diri menghamba dan mengetuk pintu
> Tuhan, yang terbuka lebar melalui jalan rahmat, jalan Rasulullah saw.,
> keluarganya yang suci, dan para sahabat yang shaleh. Membaca buku ini, kita
> diajak untuk menegakkan Islam Madani, Islam sebagai rahmat untuk alam
> semesta.
>
> www.ahmadsahidin.wordpress.com
>  
>

Kirim email ke