Punten teu disundakeun --- On Fri, 17/6/11, Abbas Amin <[email protected]> wrote:
From: Abbas Amin <[email protected]> Subject: tentang TUHAN ke 1 To: "proletar" <[email protected]> Received: Friday, 17 June, 2011, 6:27 AM Bismillah Ar Rahmaan Ar Rahiim Segala puji memang kepunyaanNYA jua, yang memiliki segala Kebesaran dan Kemuliaan. Shalawat dan salampada Nabi Besar Muhammad SAW Oleh sebab dialah kita tahu tentang TUHAN. Pembicaraan tentang Tuhan nantinya akat sangkut menyangkut dengan Agama secara Umum beserta kepercayaannya. Oleh karenanya tulisan ini agak panjang, mudah2an saja ada manfaatnya. Bermacam cara dan ekspressi orang menggambarkan Tuhan; sehingga tak bisa disalahkan ada manusia yang salah persepsi tentang Tuhan, misalnya itemabu dll, bahkan orang Islam sendiri.Ini semua bukan semata mata kesalahan mereka. ketidak tahuan dan tak berusaha mencari, dan juga yang menamakan siri "Ulama" banyak yang salah kaprah mnggambarkan Tuhan. Tuhan dari awal sudah punya Program yang akan berjalan sesuai yang dikehendakiNYA. Semua akan berproses sesuai dengan pemikiran manusia adalah masuk LOGIKA; keculi sesuatu yang dikehendakiNya; sehingga secara nalar manusia tampak ajaib atau luar biasa. Atau diluar logika. Supaya pembicaraan jangan terlalu melebar, maka kita langsung bicara tentang WUJUD TUHAN. Pengetahuan tentang wujud Tuhan itu, didapat dari Al Qur_an; sebab dari kitab2 lain sulit mendeskripsikannya. Tapi saya mengakui memang sulit untuk mencapai ke kesimpulan tentang Tuhan; selain membaca Al Qur_an dan merenungkan artinya, serta dibanding dengan pengetahuan lainnya; dan setelah beberapa perenungan, yang Insyaa Allah adalah petunjukNya jua; maka saya tiba pada kesimpulan yang akan saya tulis ini. Maka pantas saja ahli Tharekat/sufi mengatakan bahwa perenungan 1 jam atau tafakur 1 jam lebih baik dari shalat 1 tahun. Cabang Ilmu Al Qur_an yng mengarah khusus mengenai Tuhan, adalah Asma'ul Husna. Maka Ilmu ini dihargai secara tersendiri oleh Para Pemuka Islam. Dari Ilmuinilah deskripsi tentang Tuhan bisa jelas sekali. Tuhan itu digambarkan oleh Al Qur_an dengan asmaul Husnanya sebagai : Al Kabiir = Maha besar Al Waasi'u = Maha Luas Al 'A_la = Maha Tinggi atau Maha JAUH Al Bathin = Maha tak terjangkau Al Dzahir = NAMPAK Al Latiif - Maha Peka soft ware Ash Shomad/Ahad = Tunggal Jadi dari deskripsi diatas yang bisa nampak pada kita apa ? Jadi DIA itu harus Besar sekali ; tak bisa dibandingkan dengan apapun. Dia itu harus Maha Luas dan Maha Jauh; tapi TUNGGAL. Maka untuk mencapai semua itu haruslah lebih besar dari Alam Semesta sendiri ! DIA harus meliputi segalanya; dan harus nampak dari manapun berada. Artinya Dia kuga memang Al Awwal yang artinya Dialah sumber segala yang ada. Maka berarti sebelum ada apa2 yang ada hanyalah DIA ! Dia menciptakan RUANG hampa didalam diriNYA kemudian diisilah ruang hampa itu dengan kabut berpilin yang akan berproses menjadi Alam semesta seluruhnya. Maka Dia meliputi segalanya. Akan disambung
