Masyarakat Bergairah Merawat Pohon Petai
Jumat, 25/11/2011 - 12:59 [image: KODAR SOLIHAT/"PRLM"] KODAR SOLIHAT/"PRLM" KEPALA Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jabar, Endang Suhendar (tengah berbaju batik) bersama Dirjen Pengolahan dan Pengembangan Hasil Pertanian (PPHP) Kementrian Pertanian, Zaenal Bachri,... MAJALENGKA, (PRLM).- Sejumlah masyarakat yang memelihara pohon petai pada sentra produksi di Kab. Majalengka, kembali bergairah merawat tanaman mereka, karena komoditas ini tengah "naik gengsi" di pasaran. Fenomena ini diperoleh menyusul meningkatnya pesanan dari pebisnis agro, yang mengirimkan petai ke Singapura dan Hongkong sejak setahun terakhir. Warga asal Kec. Cigasong, Empud senada rekannya Enon, Jumat (25/11) menyebutkan, perkembangan ini membuat masyarakat yang memiliki pohon petai, menjadi gemar memupuk tanaman tersebut. Soalnya setiap kali menjelang musim panen, banyak bandar dan pembeli langsung dari pebisnis agro, memesan petai dalam jumlah banyak. Menurut mereka, situasi sejak tahun 2011 pengusahaan petai begitu bergairah, dibandingkan tahun-tahun lalu yang hanya diusahakan seadanya. Setelah diketahui penggemar peuteuy banyak di Singapura dan Hongkong, baik oleh warga asli kedua negara tersebut maupun para warga negara Indonesia di sana, pohon petai menjadi tanaman "berharga". "Rupanya petai kini sudah masuk penggemar kalangan masyarakat internasional, dan tak identik lagi dengan anggapan awam makanan orang kampung atau para pembantu rumah tangga. Mudah-mudahan ke depannya, usaha pohon petai menjadi komoditas unggulan daerah kami, walau sebelumnya peuteuy juga tergolong komoditas laku keras di pasaran lokal," kata Empud. (A-81/A-147) *** http://www.pikiran-rakyat.com/node/166902
