--- On Tue, 3/4/12, Abbas Amin <[email protected]> wrote:

From: Abbas Amin <[email protected]>
Subject: Mengapa Partai Islam kalah di NKRI
To: "proletar" <[email protected]>, [email protected]
Received: Tuesday, 3 April, 2012, 12:38 AM

Kita tahu dari statistik yang ada, bahwa Islam adalah agama mayoritas di NKRI; 
kenapa toh dalam setiap Pemilu; kecuali Pemilu 1955; Partai Islam selalu kalah ?

Mengapa Umat Islam tidak bersatu padu dalam menghadapi PEMILU ?

Semuanya ini setelah diteliti adalah masalah kepercayaan; tapi bukan masalah 
keimanan.

Mereka, rakyat kurang percaya akan kebenaran merekaa2 yang mencanangkan Islam 
secara Politik; mereka bukan tidak yakin akan kebenaran Islam; tapi mereka 
tidak percaya sepenuhnya akan maanusia2 yang menjadi Pemimpin Islam. Apalagi 
banyak Bukti, justru DEPAG adalah Dep yang banyak juga korupsinya.

Bagaimana mungkin umat Islam sebagai rakyat awam akan bisa atau mau mengikuti 
pemimpin Umat seperti itu ? Para Pemimpin hanya mampu menyodorkan Hadits2 tapi 
bukan praktek nyata yang disodorkan; sehingga akibatnya slogan2 diterima dingin
 sama umat; maka umatpun lari mencari PARTAI yang lebih bisa diyakini akan 
membawa kesejahteraan buat mereka.

Rakyat kini sudah tak suka mendengar slogan2 kosong mengenai sorga dsb mereka 
cenderung mengharapkan kiprah nyata para Dai; bukan berdasar ayat Qur_an yang 
bahkan menurut mata masyarakat umat, hanya lips service saja; jadi hanya 
merupakan pembodohan saja; apalagi yang diperjuangkan sangat jauh dari Islami.

Mereka ragu akan keihlasan para pemuka Partai Islam; karena memang belum 
membuktikan kiprah mereka secara nyata. Mereka orang anggap menganggap bahwa 
Quran bukan dipraktekkan dengan nyata; tapi malah dijadikaan alat hanya untuk 
menarik ke Partai Islam. Dan merekapun lebih2 ragu lagi dengan kenyataan 
terjadi banyak perbedaan dikalangan Umat Islam atau para pemimpin Islam itu 
sendiri. Terbukti dengan lahirnya banyak Partai2 Islam; yang menamakan diri 
Partai Islam.

Jadi akhirnya menimbulkan pertanyaan :Partai Islam tuh yang
 mana sih ?

Jangan salahkan Umat Islam kenapa tak milih Partai Islam; salahkan diri sendiri 
yang tak mampu menarik Umat Islam kedalam wadah Partai Islam.

Mungkin juga dari awal perjuangan Islam melalui Partai hanyalah basa basi saja; 
jauh dilubuk hati para pemimpin itu adalah lezatnya jadi pemimpin Partai, yang 
akhirnya KEDUDUKAN. Dan kalau begitu memang itu adalah DUNIAWI sekali Hubud 
Dunya. Maka Wajar Tuhan tak memberi kemenangan pada mereka; apalagi tak ada 
persatuan dan kesatuan diantara mereka.

Jadi bukan Islam nya yang kalah, tapi pemimpin Islamnya yang kurang Pandai.

Kirim email ke