Amerika Serikat, nagara anti nyandung, nu nyandung di Amrik dianggap
ngalakukeun kriminal, bisa dihukum. Tapi aya sekte kristen, Agama Mormon, nu
nganjurkeun nyandung, ngarah ka Sawarga. Tah calon Presiden ti Partey Republik,
Romney agamana Mormon. Jadi lamun meunang ngalawan Obama, engke aya presiden
Amerika nu henteu anti nyandung.
Nyandung bakal didukung ku nagara adikuasa? ...Hehehehe wartosna nyanggakeun:
Jum'at, 20 April 2012 | 11:00 WIB
Jika Romney Menang, AS Punya Presiden Pro Poligami
TEMPO.CO , Washington - Agama Mormon adalah agama penuh kontroversi di Amerika
Serikat, salah satunya karena ajaran poligami yang dianut anggotanya. Ajaran
agama ini mensaratkan poligami sebagai salah satu jalan menuju surga. Meski
poligami ilegal di Amerika Serikat, namun, agama dengan 6 juta pengikut, Mormon
merupakan kekuatan yang harus diperhitungkan di Amerika Serikat.
Beberapa pesohor tercatat sebagai penganutnya, antara lain aktor Ryan Gosling;
penulis Twilight, Stephenie Meyer; dan penyanyi Gladys Knight. Pesohor Mormon
terkemuka lainnya termasuk keluarga yang memiliki rantai hotel Marriott dan
pendiri JetBlue Airways, Jenderal Brent Scowcroft; penasihat keamanan Gedung
Putih saat Presiden George W Bush berkuasa; dan kini, calon presiden Partai
Republik, Mitt Romney.
Meskipun ia mengatakan Mormonisme hanya sebagai agama dan jalan hidup, Romney
bukan penganut 'abangan'. Ia menghabiskan 2,5 tahun sebagai misionaris, di
Bordeaux dan Paris, yang membuatnya cukup fasih berbahasa Prancis.
Mormonisme adalah agama muda. Umurnya belum genap 200 tahun dan terbiasa
menghadapi permusuhan. Gereja Mormon dan pemukiman umatnya didirikan di kota
Nauvoo, Illinois oleh Joseph Smith, pendiri dan nabi, pada tahun 1839. Di sini
pula agama ini mengalami bencana terburuk, ketika massa membunuh pendirinya
pada tahun 1844.
Smith adalah seorang buruh miskin di pedesaan yang nyaris tak bisa membaca dan
menulis. Dia mengklaim bahwa Tuhan, Yesus Kristus, dan kemudian malaikat Moroni
menampakkan diri kepadanya, dan bahwa mereka telah menunjukkan kepadanya
prinsip dari agama baru yang ditulis dalam skrip Mesir kuno. Dia mengklaim
bahwa Tuhan telah memerintahkan dia untuk menerjemahkan teks itu dan telah
melengkapi dia dengan kacamata khusus untuk menyelesaikan tugas itu.
Kitab Mormon diterbitkan pada 1830, dan mampu meraih pendukung dengan kecepatan
mengagumkan. Agama ini lahir hampir berbarengan gerakan baru lainnya, termasuk
Advent, Saksi Yehova, dan Pantekosta. Para sejarawan menyebut kurun ini sebagai
periode "Kebangkitan Besar Kedua," revolusi religius Amerika Serikat yang
terjadi 50 tahun setelah revolusi politik di negara yang saat itu masih muda.
Kembali ke Romney, dalam riwayat keluarganya, darah Mormon mengalir kental.
Kakek buyutnya yang tinggal di kota kecil Galeana, Meksiko, memiliki lima
istri. Ayahnya lahir di Meksiko dan datang ke Amerika Serikat ketika dia
berusia 5 tahun. Sejumlah sepupu Mitt Romney masih tinggal di Meksiko.
Romney dan istrinya, Ann, telah mengangkat anak lima mereka sesuai dengan
tradisi Mormon. Keluarga ini biasa menghabiskan malam dengan membaca kitab suci
Mormon, Book of Mormon. Ia juga melayani gereja sebagai uskup awam.
Namun, Romney selalu menghindari berbicara tentang sejarah keluarga dan
poligami nenek moyangnya. Satu-satunya pengakuan tentang kemormonannya adalah
bahwa ia menyumbang total sebesar US$ 4,1 juta ke gerejanya selama dua tahun
terakhir.
Jika dia terpilih dan menduduki kursinya di Gedung Putih, maka sejarah akan
mencatat negara anti-poligami ini akan memiliki pemimpin pro-poligami.
TRIP B | DER SPIEGEL
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/