Heuheuheu bener juga ya Bang :((. Marhaenismeu n' kemandirian teh sepertinya 
masih jauh panggang dari api hehehe.

nuhuuuuns,
mang kabayan
www.udarider.com

-----Original Message-----
From: Agus Supriono <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 27 Jul 2013 09:39:34 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [alumni-ipb] MILIK ASING

Untuk mengingatkan saja. Saya Copas dari tetangga


MILIK ASING....
● Bangun tidur anda minum apa ? Aqua, 74% sahamnya milik Danone Perancis,
Teh Sariwangi 100% milik Unilever Inggris

● Minum susu SGM milik Sari Husada yg 82% sahamnya dikuasai Numico Belanda.

●Lalu mandi pakai Lux dan Pepsodent Unilever, Inggris.

● Sarapan ? Berasnya beras impor dari Thailand or Vietnam, gulanya jg
impor,
Mau rokok, Sampoerna 97% milik Philip Morris Amerika.

● Keluar rumah naik motor, mobil buatan Jepang, Cina,India, Eropa tinggal
pilih.

●Sampai kantor nyalain AC buatan Jepang, Korea, Cina.
● telekomunikasi: Indosat, XL, Telkomsel semuanya milik asing; Qatar,
Singapura, Malaysia

● Mau belanja ? Giant punya Dairy Farm International, Hero dari Malaysia

●Malam2 iseng ke CircleK dari Amerika.
● Ambil uang di ATM BCA, Danamon, BII, Bank Niaga ah semuanya sudah milik
asing walaupun namanya masih Indonesia.

● Bangun rumah pake semen Tiga Roda, Indocement milik Heidelberg Jerman
61,70%. Semen Gresik milik Cemex Meksiko, Semen Cibinong punya Holcim Swiss

Jadi punya Indonesia mana? lumpur lapindo kali...zi..zi..zi

Kirim email ke