Woooow juaraaaa two thumbs up utk Pak Rijadi (y). Maju teruuus pasar tradisional berbasiskan budaya n' kearifan lokal (y).
Maju terus pertanian n' peternakan Indonesia (y). nuhuuuuns, mang kabayan www.udarider.com -----Original Message----- From: "Moderator ( [email protected] )" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 5 Aug 2013 22:29:55 To: Senyum-ITB<[email protected]> Reply-To: [email protected] Cc: IA-ITB<[email protected]> Subject: [Senyum-ITB] Revitalisasi Pasar Tradisional From: rijadi joedodibroto Date: Mon, 5 Aug 2013 21:33:27 -0700 (PDT) Subject: Revitalisasi Pasar Tradisional Yth. Bapak Hatta Rajasa, Ketua Dewan Penasehat Ikatan Alumni ITB Assalamu'alaikum wr.wb. Mendengar rencana Kementerian Perdagangan akan merevitalisasi pasar-pasar tradisional di Indonesia, saya menyambut dengan antusias dan penuh harapan. Menurut saya, revitalisasi mempunyai arti sebagai upaya pembangunan yang bertujuan untuk menambah dan meningkatkan kapasitas(lembaga, fasilitas) dengan menambah dan mengembangkan fungsi karena terdapat kapastas sisa yang masih dapat didaya gunakan. Saya berpendapat revitalisasi pasar tradisional harus ditangani secara sistemik, yaitu mmelihara, membina dan mengembangkan sektor hulu (pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan,kerajinan rakyat,industri pertanian) yang umumnya adalah sektor perdesaan , kemudian jaringan-jaringan informasi, komunikasi , transportasi dan distribusi dan sektor hilir yaitu pasar-pasar tradisional yang jumlahnya beribu-ribu di seluruh Indonesia. Saya berpendapat, bahwa revitalisasi pasar tradisional membuka peluang pada tema pembangunan ekonomi kerakyatan, yaitu modernisasi "desa", modernisasi alur dan arus barang, dan modernisasi pasar tradisional(sistem pengelolaan dan keuangan, pengoperasian dan pengemasan barang, sistem sarana dan prasarana). Jadi bagaimana kita bisa memodernisasikan pasar tradisional agar secara sistemik modern tetapi tetap berciri tradisional; artinya, pasar- pasar tradisional terjamin stok bahan bakunya , terjamin sistem pemasokannya tetapi juga fasilitas fisiknya nyaman, bersih,indah, tertib , dan tetap berciri budaya lokal. Revitalisasi pasar tradisional dengan demikian perlu memanfaatkan dan merevitalisasi juga fungsi dan peranan Badan Urusan Logistik / BULOG yang mempunyai jaringan kerja logistik diseluruh Indonesia dan dengan memanfaatkan fasilitas perbankan dibelakangnya (dulu BUKOPIN mitra kerja BULOG ,dan bank-bank BUMN lainnya,.....?). Mereka harus menjadi generator, motivator, dan inovator dari program modernisasi desa, masyarakat dan ekonomi perdesaan . Dengan kata lain, membangun perekonomian rakyat melalui pendekatan modernisasi desa , masyarakat perdesaan dan merevitalisasi pasar-pasar tradisional menjadi modern dalam sistem perekonomian rakyat yang berciri budaya lokal. Harapan kita dengan langkah seperti itu maka perekonomian rakyat mampu berkembang dan bersaing dalam pembangunan ekonomi nasional. Desa, pertanian, pasar tradisional , BULOG, BUKOPIN+Bank BUMN harus bersinergi dalam 1 sistem agar menjadi raksasa perekonomian rakyat dalam membangun masyarakat dan negara agropolitan masa yang akan datang... terimakasih wassalamu'alaikum wr.wb Rijadi Joedodibroto Alumni ITB AR 57 , tinggal di Bandung
