Sangat setuju sekali pisan Bang Lisman,
Mamang sangat suka sekali dengan FOOTER MILIS- ini: "TAHUKAH ANDA:
- Geothermal memiliki 28,54 GWe sedangkan yang sudah dmanfaatkan HANYA 1,2 GW, 
HANYA 4,2% dari total potensi ! (status 2011)
- Potensi geothermal Indonesia 40% dari Potensi geothermal dunia !"

Bravo Mang Rovicky yah yang masih jadi moderatornya?

Juaraaaaa euy IndoEnergy sudah ngak jaman Fossil Fuel mah... Sudah terlalu lama 
kita dibobodo teyuuus.

Geothermal lah solusi masa depan energi Indonesia mah, sengaja nih Geothermal 
ini dipersulit n' dibikin ribet. Karena ya Indonesia kalau bisa sumber 
energi-nya dari geothermal juara banget. Secara Geothermal mah pan Dari 
Indonesia, Oleh Indonesia, Untuk Indonesia. Beda kayak Migas yang bisa dijual 
dikirim keluar negri, Geothermal mah pan bisa dikirim juga keluar negeri tapi 
dalam bentuk sudah jadi listrik pan? Artinya kalaupun nanti kebutuhan negara 
kita sudah terpenuhi yang kita jual ya produk jadi hehehe.

Nah bisa dibayangkan sangat juara banget nanti kalau mobil juga sudah pake 
listrik, kereta api pake listrik semua, kompor pake listrik, dlsb. Lampu aja 
sekarang udah banyak yg hemat energi, AC juga hemat energi, dlsb. Jadi 
teknologi makin berkembang ke arah hemat energi yg pake listrik tentunya. Nah 
produksi listrik juga sangat super ajib kalau ramah lingkungan seperti 
Geothermal. Mamang acungkan jempol ke Mang Dahlan Iskan dan Kang Dasep Ahmadi 
yang terus berusaha walopun dicaci maki terus mengembangkan Mobil 
Listriknya.... Goyaaaang teruuuus Mang DI feat Kang DA :D. Kata ABG mah 
Cemunguuuuuudh eaaaaa :D.

Dan yang Mamang sangat suka dengan Geothermal ini DIWAJIBKAN HUTAN TETAP 
LESTARI, tanpa hutan lestari maka geothermal akan riweuh secara butuh pasokan 
air pan? Nah kalau hutannya gundul darimana datangnya airnya? Oleh karena suatu 
Geothermal Power Plant akan menjamin kelestarian Hutan. Jadi kalau Orang 
Kehutanan menyulitkan Pengembangan Geothermal kalau ngak bodo ya berarti ada 
konflik kepentingan. 

Nah sayangnya pengembangan Geothermal ini bahasa Sunda-nya Moyodok alias Woles 
alias SELOOOOW!! Mamang pikir ini Konspirasi Zionis nih xixixi. Banyak yang 
ngak mau Indonesia Mandiri secara Energi oleh karenanya ya pasti kegiatan-2 
pengembangan Energi yg bertujuan untuk kemandirian Energi Indonesia pasti akan 
dibikin ribeeeet beeeeet :((. 

Sekarang banyak banget proyek geothermal yg seloooow sebut saja Gunung 
Tampomas, Gunung Tangkuban Perahu... Kalau kata Urang Sunda mah Mejuuuus juuuus 
alias mogok hehehe. Nah yg nyesek juga Geothermal Ciremai Kuningan sudah mah 
diawal diseting riweuh soalnya seharusnya Kabupaten Kuningan bisa berperan 
super didepan tapi gara-2 Propinsi riweuh jadi WKP-nya yang seharusnya 100% di 
Kabupaten Kuningan tiba-2 ditempelin ke Majalengka 5% hehehe. Jadi aja karena 
kalau WKP-nya di dua Kabupaten yg melelang ya Propinsi. Kalau lokasinya di 
Kabupaten Kuningan semua ya yang melelang Kabupaten Kuningan, kalo yang 
melelang Kabupaten Kuningan ya bisa ngebuuuut buuuut ngak akan selow bin woles 
:D. 

Dibilangnya katanya Kuningan belum bisa jadi kudu ti pusat... Weeeew aaaaah... 
Kuningan tidak bisa gimana lha wong orang Kuningan palinter n' cerdas. Pak Iman 
Taufik aja Guna Nusa Grup, Kontraktor Oil n' Gas, founder Pama Persada bukan 
ya? Poho euy hehehe... Beliau Urang Kuningan Asliiii...Bahkan saking cintanya 
Pak Iman ke Kuningan beliau membangun Mesjid At Taufik dan Kuningan Islamic 
Center lebih dari 20 Milyar nilainya Subhanalloh juara pisan dan banyak lagi 
Putra-2 Daerah Kuningan yang Juara/ Jawara. Ketua Komisi Yudisial aja sekarang 
Urang Kuningan. Masa ngurus geothermal aja tidak bisa. Jadi sangat-2 
pikeuheuleun/ menyebalkan kalau dibilang Kuningan tidak bisa mah. 

Trus katanya Kuningan pan ngak punya duit, eiiiiit emangnya Perusahaan-2 
Pengembang Geothermal itu duitnya pake duit sendiri? Sebagian besar duitnya 
pakai Bank kok? Kalo project-nya feasible mah semua Bank juga pada mau 
mendanai. Sudah begitu pan bisa kerjasama sama investor tentunya dengan skema 
yang Win-win sangat memungkinkan.

Lagian sebenernya Geothermal itu sangat sederhana banget prinsipnya pan, 
tinggal ngebor cari panas bumi, uap panasnya muterin turbin, turbin ngasilin 
listrik, listriknya sambungin ke PLN. Untuk nyari lokasi mana yg ngebornya 
paling epektip n' episien banyaaak Ahli -2 Geothermal ITB yg kompeten tinggal 
kerjasama sama saja dgn ITB :). 

Jadi memang sepertinya Pusat itu dalam hal otonomi setengah-2 euy... Tidak 
diberikan kesempatan daerah untuk berdiri di depan. Padahal kalau diberikan 
kepercayaan apalagi didukung semangat yang bersih tanpa KKN maka Insya Alloh 
Indonesia ini bisa maju.

Makanya Kuningan, Majalengka, dll pan sempat punya Wacana Bikin Propinsi 
Perbatasan walopun tahu sebenernya pan ada moratorium pemekaran daerah tapi 
harusnya pemerintah pusat sadar itu merupakan sindiran karena ya begitu gimana 
daerah ngak sakit hati atuh kok Pembangunan di Daerah Perbatasan ini kurang 
diperhatikan, hayoooh aja pembangunan di pusat teyuuus.

Jangankan pembangunan daerah yg levelnya perbatasan Indonesia seperti 
kalimantan, Papua, dlsb... Naaah ini yang masih di Pulau Jawa aja masih woles 
bin selow. Contoh: Majalengka weh... Itu Bandara Internasional Kertajati 
seloooooow banget belum juga Bandara Kertajati dibangun sudah ada wacana bikin 
Bandara-nya di Karawang? Weeew ah bagaimana ngak Mang Sutrisno Bupati 
Majalengka ngak Beteeee n' Maraaah... Tol Cisumdawu yang menghubungkan Daerah 
dengan Kota juga woleeees. Sekarang Cirebon Majalengka Sumedang pan jalannya 
ancur lebur bin macet gara-2 Truk Ngangkut Batubara ke Pabrik Tekstil dari 
Cirebon ke Bandung dsk. Mamang bingung kenapa ngak pake kereta aja tuh ya 
ngangkutnya? Sama lah kayak Aqua dari Sukabumi ke Jakarta... Kenapa ngak pakai 
kereta ya? Begitu juga Tol Cikampek Palimanan juga woleeees. Padahal di koran 
mah katanya 2014 jadi. Padahal infrastruktur ke daerah itu yang penting biar 
daerah itu hidup. Kalo bikin tol di kota mah cepeeet banget :((. Padahal 
harusnya kota mah fokusnya bukan tol lagi tapi Mass Transport yg terintegrasi. 

nuhuuuuns,
mang kabayan
www.udarider.com

-----Original Message-----
From: Lisman Manurung <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 12 Aug 2013 08:10:53 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [IndoEnergy] Re: Wow, Raja Off-road Land Rover Defender Kini 
Bertenaga Listrik - "Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia? ;)

Harus ada partai politik yang berkampanye mengenai sumber daya terbarukan. 
Tahun 2014 tak bisa lagi hanya mengulang pencitraan tahun 2009, sekadar 
mengumandangkan janji-janji normatif.  Politik harus digiring menjadi 
realistis, bahwa kebutuhan kita ke depan adalah bagaimana meraih pembaruan  
dengan sumber sumber enerji terbarukan.
    


________________________________
 From: mang kaby <[email protected]>
To: [email protected]; Landy_series <[email protected]>; 
4Wheeler <[email protected]> 
Sent: Monday, August 12, 2013 7:59 PM
Subject: [IndoEnergy] Re: Wow, Raja Off-road Land Rover Defender Kini Bertenaga 
Listrik - "Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia? ;)
 

Wooow juara (y). Land Rover memang sesuatu banget :).

nuhuuuuns,
mang kabayan
www.udarider.com

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 12 Aug 2013 12:48:26 
To: IndoEnergy<[email protected]>; 
METI-IRES<[email protected]>; Energy 
Nusantara<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [IndoEnergy] Wow, Raja Off-road Land Rover Defender Kini Bertenaga 
Listrik - "Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia? ;)

Imagine all of those Indonesian Green Tycoons/Conglomerates are crossing 
Indonesian islands on electric luxurious cars powered by electricity generated 
by Geothermal IPPs ;)

"Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia :D

HM

http://m.bisnis.com/wow-raja-off-road-land-rover-defender-kini-bertenaga-listrik

Senin, 12 Agustus 2013, 19:31 WIB

Wow, Raja Off-Road Land Rover Defender Kini Bertenaga Listrik

Hery Lazuardi
Bisnis.com, JAKARTA—Rencana Land Rover membuat Defender bertenaga listrik 
ternyata bukan isapan jempol. Belum setahun sejak pengumuman rencana itu, Land 
Rover benar-benar sudah menguji coba Electric Defender pertama di Eden Project, 
Cornwall, Inggris.

Salah satu dari banyak uji coba yang dilakukan dalam sebulan terakhir, yakni 
Electric Defender harus menarik empat gerbong seberat 12 ton yang dinaiki 60 
pengunjung Eden Project. Kendaraan itu menunjukkan tenaga listriknya mampu 
menarik rangkaian gerbong itu dalam sebuah uji coba di tanjakan.

Defender 110, yang dikenal dengan nama All Terrain Electric Research Vehicle, 
itu masih memiliki tenaga untuk menyentuh kecepatan 112 km per jam saat 
mempertahankan statusnya sebagai sebuah off-roader serius.

Di samping kemampuan itu, Land Rover juga sangat fokus pada aspek pengereman 
regeneratif pada mobil listrik 4x4. Dengan mengaktifkan sistem Hill Descent 
Control untuk menguasai turunan tajam, Land Rover mengklaim lebih dari 80% 
energi kinetik kendaraan itu bisa dipulihkan.

Data asli dari Eden Project menunjukkan sekitar 30 kW dibalikkan ke baterei 
melalui metode pengereman regeneratif. Saat ini perlu 10 jam untuk mengisi 
ulang penuh baterei lithium mobil itu, tetapi perusahaan tersebut mengklaim 
waktu pengisian bisa dipersingkat menjadi hanya 4 jam dengan menggunakan 
teknologi fast-charge.

Electric Defender disebutkan mampu menempuh jarak 50 mile (80,5 km) dengan 
cadangan 12,5 mile (20 km). Jarak ini diakui relatif pendek, tetapi bisa 
dimaklumi karena Defender memang dilahirkan sebagai off-roader sejati yang 
biasa melaju pada kecepatan rendah daripada untuk ekspedisi jarak jauh.

Pada kecepatan rendah, kondisi off-road, Land Rover melaporkan mobil listriknya 
itu bisa dimainkan dengan mudah di medan berlumpur dengan sekali pengisian 
baterei. Defender plug-in itu dibekali motor listrik torsi tinggi 70 kW (90 
bhp) yang menggerakkan keempat roda melalui sistem kemudi empat-roda permanen 
khas Land Rover.

Sumber : gizmag
Editor : Hery Lazuardi
Share : Facebook | Twitter | Kembali


Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

------------------------------------

HINDARI "ONE LINER"
"One liner" = menjawab hanya dengan sebaris kalimat yang isinya sekedar 
konfirmasi atau bertanya yang mungkin tidak perlu, contoh 'one liner': "Iya 
saya stuju", "Eh iya, apaan sih itu ?", "Sebaiknya emang begitu ..." 

TAHUKAH ANDA:
- Geothermal memiliki 28,54 GWe sedangkan yang sudah dmanfaatkan HANYA 1,2 GW, 
HANYA 4,2% dari total potensi ! (status 2011) 
- Potensi geothermal Indonesia 40% dari Potensi geothermal dunia !
- DIMOHON TIDAK MEMASANG IKLAN DI MAILIST INI !!Yahoo! Groups Links





------------------------------------

HINDARI "ONE LINER"
"One liner" = menjawab hanya dengan sebaris kalimat yang isinya sekedar 
konfirmasi atau bertanya yang mungkin tidak perlu, contoh 'one liner': "Iya 
saya stuju", "Eh iya, apaan sih itu ?", "Sebaiknya emang begitu ..." 

TAHUKAH ANDA:
- Geothermal memiliki 28,54 GWe sedangkan yang sudah dmanfaatkan HANYA 1,2 GW, 
HANYA 4,2% dari total potensi ! (status 2011) 
- Potensi geothermal Indonesia 40% dari Potensi geothermal dunia !
- DIMOHON TIDAK MEMASANG IKLAN DI MAILIST INI !!Yahoo! Groups Links



    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke