Kalo pertambangan dalam konteks Fossil Fuel termasuk tetapi tidak terbatas kepada Minyak, Gas Bumi, Batubara, dlsb yg merusak lingkungan Mamang setuju tuh untuk di setooop tooop... jangankan di hutan lindung, di hutan biasa aja di Setoooooop ajaaaah lebih banyak mudharatnya dibanding manfaatnya. Masih banyak sumber energi lain yang lebih barokah. Lumpur Lapindo ajah sudah merupakan suatu pembelajaran n' warning dari Yang Maha Kuasa untuk kita mulai beralih ke Renewable Energy.
Soalnya gosipnya Lundin Petroleum sudah mendekati lahan Kabuyutan Kanekes/ Baduy. Mohon mangaaaap kalau ada perusahaan Migas yg mendekati Kabuyutan Baduy n' Kabuyutan-2 lainnya di Indonesia pokona bakal dikutuuuuuuuk jadi kodok buduuuug ku karuhuuun xixixi. Tapi kalau Geothermal n' Mini Hydro, Mikro Hydro dan renewable energy lainnya mainkan hehehe. Sepertinya kudu di rubah yah... Geothermal kudu dipisahin dari paradigma pertambangan :). nuhuuuuns, mang kabayan www.udarider.com -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Tue, 13 Aug 2013 00:37:58 To: IndoEnergy<[email protected]>; METI-IRES<[email protected]>; Energy Nusantara<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [IndoEnergy] Re: Geothermal Energy Masa Depan Indonesia - Re: Wow, Raja Off-road Land Rover Defender Kini Bertenaga Listrik - "Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia? ;) Kapan UU KEHUTANAN direvisi menjadi UU yg 'maksimal logika'nya agar fenomena 'pro legal kontra produktif' sbb tidak berlarut2? » Undang-Undang Kehutanan Nomor 39 tahun 2004 menyebutkan bahwa kegiatan pertambangan dilarang di kawasan hutan lindung. HM < http://www.bisnis.com/m/proyek-listrik-panas-bumi-terganjal-harga-and-izin Rabu, 18 Juli 2012, 21:21 WIB PROYEK LISTRIK Panas Bumi Terganjal harga & izin Fajrin JAKARTA: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa ada sejumlah proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang diperkirakan terhenti lantaran masalah harga dan perizinan. Djajang Sukarna, Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM mengatakan bahwa setidaknya ada sekitar 26 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang diperkirakan terhambat. Dua puluh enam wilayah tersebut terdiri dari 8 WKP existing namun belum produksi, kemudian 4 WKP existing yang sudah berproduksi serta 14 WKP baru setelah terbitnya UU No 27 tahun 2003. “Setelah dilihat memang ada beberapa WKP yang berpotensi tidak berjalan, karena terhambat,” katanya usai Diskusi Panel mengenai Panas Bumi hari ini, Rabu (18/7/2012). Masalah harga listrik panas bumi memang digadang-gadang sebagai salah satu penghambat pengembangan energi panas bumi. Namun, selain soal harga, ada masalah lain yang menghambat pengembangan panas bumi, misalnya saja tumpang tindih aturan perundangan dengan Kementerian Kehutanan. Berdasarkan Undang Undang No 27/2003 tentang Panas Bumi disebutkan bahwa kegiatan pemanfaatan panas bumi sebagi pertambangan. Sementara itu, Undang-Undang Kehutanan Nomor 39 tahun 2004 menyebutkan bahwa kegiatan pertambangan dilarang di kawasan hutan lindung. Padahal, kata Djajang, banyak sejumlah lokasi kegiatan WKP yang berada di hutan lindung. Pemerintah berencana untuk mengubah atau menghapus istilah "pertambangan". Dengan penghapusan itu, maka kegiatan pemanfaatan panas bumi bisa dilakukan di wilayah konservasi. Lantaran hal tersebut, pihaknya akan berupaya untuk merevisi UU agar tidak berbenturan. Namun, untuk mengubah undang-undang bukanlah yang mudah. Sebenarnya saat ini, rancangan revisi perubahan undang-undang tentang panas bumi sudah ada di Sekretariat Negara dan akan segera dibahas di DPR. Djajang berharap, revisi undang-undang tersebut bisa selesai pada tahun depan. Dalam paparan tersebut, adapun beberapa WKP yang proyek pembangkit listriknya terhambat dengan aturan Kementrian Kehutanan, yaitu PLTP Wayang Windu unit 3 dan 4, PLTP Gunung Ciremai, PLTP Baturaden, PLTP Dieng, PLTP Guci, PLTP Ungaran, PLTP Seulawah Agam, PLTP Jaboi dan PLTP Sarulla 1. Nilai total kapasitas PLTP yang terganjal dengan Kehutanan mencapai 1.170 MW. Adapu, sejumlah PLTP yang terganjal persoalan harga antara lain PLTP Sibayak dengan harga US$ 1,6 sen per kWh dan PLTP Sungai Penuh dengan harga US$ 4,3 sen per kWh. Kemudian, PLTP Tangkuban Perahu yang perjanjian jual belinya (power purchase agreement / PPA) sedang didiskusikan dengan PLN. (sut) Editor : Sutarno Share : Facebook | Twitter | Kembali > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: "mang kaby" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 12 Aug 2013 21:38:56 To: <[email protected]>; Senyum-ITB<[email protected]>; Kota Bogor<[email protected]>; Baraya_Sunda<[email protected]>; UrangSunda<[email protected]>; Kisunda<[email protected]>; Alumni IPB<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [IndoEnergy] Geothermal Energy Masa Depan Indonesia - Re: Wow, Raja Off-road Land Rover Defender Kini Bertenaga Listrik - "Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia? ;) Sangat setuju sekali pisan Bang Lisman, Mamang sangat suka sekali dengan FOOTER MILIS- ini: "TAHUKAH ANDA: - Geothermal memiliki 28,54 GWe sedangkan yang sudah dmanfaatkan HANYA 1,2 GW, HANYA 4,2% dari total potensi ! (status 2011) - Potensi geothermal Indonesia 40% dari Potensi geothermal dunia !" Bravo Mang Rovicky yah yang masih jadi moderatornya? Juaraaaaa euy IndoEnergy sudah ngak jaman Fossil Fuel mah... Sudah terlalu lama kita dibobodo teyuuus. Geothermal lah solusi masa depan energi Indonesia mah, sengaja nih Geothermal ini dipersulit n' dibikin ribet. Karena ya Indonesia kalau bisa sumber energi-nya dari geothermal juara banget. Secara Geothermal mah pan Dari Indonesia, Oleh Indonesia, Untuk Indonesia. Beda kayak Migas yang bisa dijual dikirim keluar negri, Geothermal mah pan bisa dikirim juga keluar negeri tapi dalam bentuk sudah jadi listrik pan? Artinya kalaupun nanti kebutuhan negara kita sudah terpenuhi yang kita jual ya produk jadi hehehe. Nah bisa dibayangkan sangat juara banget nanti kalau mobil juga sudah pake listrik, kereta api pake listrik semua, kompor pake listrik, dlsb. Lampu aja sekarang udah banyak yg hemat energi, AC juga hemat energi, dlsb. Jadi teknologi makin berkembang ke arah hemat energi yg pake listrik tentunya. Nah produksi listrik juga sangat super ajib kalau ramah lingkungan seperti Geothermal. Mamang acungkan jempol ke Mang Dahlan Iskan dan Kang Dasep Ahmadi yang terus berusaha walopun dicaci maki terus mengembangkan Mobil Listriknya.... Goyaaaang teruuuus Mang DI feat Kang DA :D. Kata ABG mah Cemunguuuuuudh eaaaaa :D. Dan yang Mamang sangat suka dengan Geothermal ini DIWAJIBKAN HUTAN TETAP LESTARI, tanpa hutan lestari maka geothermal akan riweuh secara butuh pasokan air pan? Nah kalau hutannya gundul darimana datangnya airnya? Oleh karena suatu Geothermal Power Plant akan menjamin kelestarian Hutan. Jadi kalau Orang Kehutanan menyulitkan Pengembangan Geothermal kalau ngak bodo ya berarti ada konflik kepentingan. Nah sayangnya pengembangan Geothermal ini bahasa Sunda-nya Moyodok alias Woles alias SELOOOOW!! Mamang pikir ini Konspirasi Zionis nih xixixi. Banyak yang ngak mau Indonesia Mandiri secara Energi oleh karenanya ya pasti kegiatan-2 pengembangan Energi yg bertujuan untuk kemandirian Energi Indonesia pasti akan dibikin ribeeeet beeeeet :((. Sekarang banyak banget proyek geothermal yg seloooow sebut saja Gunung Tampomas, Gunung Tangkuban Perahu... Kalau kata Urang Sunda mah Mejuuuus juuuus alias mogok hehehe. Nah yg nyesek juga Geothermal Ciremai Kuningan sudah mah diawal diseting riweuh soalnya seharusnya Kabupaten Kuningan bisa berperan super didepan tapi gara-2 Propinsi riweuh jadi WKP-nya yang seharusnya 100% di Kabupaten Kuningan tiba-2 ditempelin ke Majalengka 5% hehehe. Jadi aja karena kalau WKP-nya di dua Kabupaten yg melelang ya Propinsi. Kalau lokasinya di Kabupaten Kuningan semua ya yang melelang Kabupaten Kuningan, kalo yang melelang Kabupaten Kuningan ya bisa ngebuuuut buuuut ngak akan selow bin woles :D. Dibilangnya katanya Kuningan belum bisa jadi kudu ti pusat... Weeeew aaaaah... Kuningan tidak bisa gimana lha wong orang Kuningan palinter n' cerdas. Pak Iman Taufik aja Guna Nusa Grup, Kontraktor Oil n' Gas, founder Pama Persada bukan ya? Poho euy hehehe... Beliau Urang Kuningan Asliiii...Bahkan saking cintanya Pak Iman ke Kuningan beliau membangun Mesjid At Taufik dan Kuningan Islamic Center lebih dari 20 Milyar nilainya Subhanalloh juara pisan dan banyak lagi Putra-2 Daerah Kuningan yang Juara/ Jawara. Ketua Komisi Yudisial aja sekarang Urang Kuningan. Masa ngurus geothermal aja tidak bisa. Jadi sangat-2 pikeuheuleun/ menyebalkan kalau dibilang Kuningan tidak bisa mah. Trus katanya Kuningan pan ngak punya duit, eiiiiit emangnya Perusahaan-2 Pengembang Geothermal itu duitnya pake duit sendiri? Sebagian besar duitnya pakai Bank kok? Kalo project-nya feasible mah semua Bank juga pada mau mendanai. Sudah begitu pan bisa kerjasama sama investor tentunya dengan skema yang Win-win sangat memungkinkan. Lagian sebenernya Geothermal itu sangat sederhana banget prinsipnya pan, tinggal ngebor cari panas bumi, uap panasnya muterin turbin, turbin ngasilin listrik, listriknya sambungin ke PLN. Untuk nyari lokasi mana yg ngebornya paling epektip n' episien banyaaak Ahli -2 Geothermal ITB yg kompeten tinggal kerjasama sama saja dgn ITB :). Jadi memang sepertinya Pusat itu dalam hal otonomi setengah-2 euy... Tidak diberikan kesempatan daerah untuk berdiri di depan. Padahal kalau diberikan kepercayaan apalagi didukung semangat yang bersih tanpa KKN maka Insya Alloh Indonesia ini bisa maju. Makanya Kuningan, Majalengka, dll pan sempat punya Wacana Bikin Propinsi Perbatasan walopun tahu sebenernya pan ada moratorium pemekaran daerah tapi harusnya pemerintah pusat sadar itu merupakan sindiran karena ya begitu gimana daerah ngak sakit hati atuh kok Pembangunan di Daerah Perbatasan ini kurang diperhatikan, hayoooh aja pembangunan di pusat teyuuus. Jangankan pembangunan daerah yg levelnya perbatasan Indonesia seperti kalimantan, Papua, dlsb... Naaah ini yang masih di Pulau Jawa aja masih woles bin selow. Contoh: Majalengka weh... Itu Bandara Internasional Kertajati seloooooow banget belum juga Bandara Kertajati dibangun sudah ada wacana bikin Bandara-nya di Karawang? Weeew ah bagaimana ngak Mang Sutrisno Bupati Majalengka ngak Beteeee n' Maraaah... Tol Cisumdawu yang menghubungkan Daerah dengan Kota juga woleeees. Sekarang Cirebon Majalengka Sumedang pan jalannya ancur lebur bin macet gara-2 Truk Ngangkut Batubara ke Pabrik Tekstil dari Cirebon ke Bandung dsk. Mamang bingung kenapa ngak pake kereta aja tuh ya ngangkutnya? Sama lah kayak Aqua dari Sukabumi ke Jakarta... Kenapa ngak pakai kereta ya? Begitu juga Tol Cikampek Palimanan juga woleeees. Padahal di koran mah katanya 2014 jadi. Padahal infrastruktur ke daerah itu yang penting biar daerah itu hidup. Kalo bikin tol di kota mah cepeeet banget :((. Padahal harusnya kota mah fokusnya bukan tol lagi tapi Mass Transport yg terintegrasi. nuhuuuuns, mang kabayan www.udarider.com -----Original Message----- From: Lisman Manurung <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 12 Aug 2013 08:10:53 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [IndoEnergy] Re: Wow, Raja Off-road Land Rover Defender Kini Bertenaga Listrik - "Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia? ;) Harus ada partai politik yang berkampanye mengenai sumber daya terbarukan. Tahun 2014 tak bisa lagi hanya mengulang pencitraan tahun 2009, sekadar mengumandangkan janji-janji normatif. Politik harus digiring menjadi realistis, bahwa kebutuhan kita ke depan adalah bagaimana meraih pembaruan dengan sumber sumber enerji terbarukan. ________________________________ From: mang kaby <[email protected]> To: [email protected]; Landy_series <[email protected]>; 4Wheeler <[email protected]> Sent: Monday, August 12, 2013 7:59 PM Subject: [IndoEnergy] Re: Wow, Raja Off-road Land Rover Defender Kini Bertenaga Listrik - "Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia? ;) Wooow juara (y). Land Rover memang sesuatu banget :). nuhuuuuns, mang kabayan www.udarider.com -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Mon, 12 Aug 2013 12:48:26 To: IndoEnergy<[email protected]>; METI-IRES<[email protected]>; Energy Nusantara<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [IndoEnergy] Wow, Raja Off-road Land Rover Defender Kini Bertenaga Listrik - "Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia? ;) Imagine all of those Indonesian Green Tycoons/Conglomerates are crossing Indonesian islands on electric luxurious cars powered by electricity generated by Geothermal IPPs ;) "Orang Kaya Hijau Baru" bukan utopia :D HM http://m.bisnis.com/wow-raja-off-road-land-rover-defender-kini-bertenaga-listrik Senin, 12 Agustus 2013, 19:31 WIB Wow, Raja Off-Road Land Rover Defender Kini Bertenaga Listrik Hery Lazuardi Bisnis.com, JAKARTA—Rencana Land Rover membuat Defender bertenaga listrik ternyata bukan isapan jempol. Belum setahun sejak pengumuman rencana itu, Land Rover benar-benar sudah menguji coba Electric Defender pertama di Eden Project, Cornwall, Inggris. Salah satu dari banyak uji coba yang dilakukan dalam sebulan terakhir, yakni Electric Defender harus menarik empat gerbong seberat 12 ton yang dinaiki 60 pengunjung Eden Project. Kendaraan itu menunjukkan tenaga listriknya mampu menarik rangkaian gerbong itu dalam sebuah uji coba di tanjakan. Defender 110, yang dikenal dengan nama All Terrain Electric Research Vehicle, itu masih memiliki tenaga untuk menyentuh kecepatan 112 km per jam saat mempertahankan statusnya sebagai sebuah off-roader serius. Di samping kemampuan itu, Land Rover juga sangat fokus pada aspek pengereman regeneratif pada mobil listrik 4x4. Dengan mengaktifkan sistem Hill Descent Control untuk menguasai turunan tajam, Land Rover mengklaim lebih dari 80% energi kinetik kendaraan itu bisa dipulihkan. Data asli dari Eden Project menunjukkan sekitar 30 kW dibalikkan ke baterei melalui metode pengereman regeneratif. Saat ini perlu 10 jam untuk mengisi ulang penuh baterei lithium mobil itu, tetapi perusahaan tersebut mengklaim waktu pengisian bisa dipersingkat menjadi hanya 4 jam dengan menggunakan teknologi fast-charge. Electric Defender disebutkan mampu menempuh jarak 50 mile (80,5 km) dengan cadangan 12,5 mile (20 km). Jarak ini diakui relatif pendek, tetapi bisa dimaklumi karena Defender memang dilahirkan sebagai off-roader sejati yang biasa melaju pada kecepatan rendah daripada untuk ekspedisi jarak jauh. Pada kecepatan rendah, kondisi off-road, Land Rover melaporkan mobil listriknya itu bisa dimainkan dengan mudah di medan berlumpur dengan sekali pengisian baterei. Defender plug-in itu dibekali motor listrik torsi tinggi 70 kW (90 bhp) yang menggerakkan keempat roda melalui sistem kemudi empat-roda permanen khas Land Rover. Sumber : gizmag Editor : Hery Lazuardi Share : Facebook | Twitter | Kembali Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone ------------------------------------ HINDARI "ONE LINER" "One liner" = menjawab hanya dengan sebaris kalimat yang isinya sekedar konfirmasi atau bertanya yang mungkin tidak perlu, contoh 'one liner': "Iya saya stuju", "Eh iya, apaan sih itu ?", "Sebaiknya emang begitu ..." TAHUKAH ANDA: - Geothermal memiliki 28,54 GWe sedangkan yang sudah dmanfaatkan HANYA 1,2 GW, HANYA 4,2% dari total potensi ! (status 2011) - Potensi geothermal Indonesia 40% dari Potensi geothermal dunia ! - DIMOHON TIDAK MEMASANG IKLAN DI MAILIST INI !!Yahoo! Groups Links ------------------------------------ HINDARI "ONE LINER" "One liner" = menjawab hanya dengan sebaris kalimat yang isinya sekedar konfirmasi atau bertanya yang mungkin tidak perlu, contoh 'one liner': "Iya saya stuju", "Eh iya, apaan sih itu ?", "Sebaiknya emang begitu ..." TAHUKAH ANDA: - Geothermal memiliki 28,54 GWe sedangkan yang sudah dmanfaatkan HANYA 1,2 GW, HANYA 4,2% dari total potensi ! (status 2011) - Potensi geothermal Indonesia 40% dari Potensi geothermal dunia ! - DIMOHON TIDAK MEMASANG IKLAN DI MAILIST INI !!Yahoo! Groups Links http://docs.yahoo.com/info/terms/
