Bendungan Jatigede akan menenggelamkan Kampung Buhun Desa Cipaku Kecamatan Darmaraja yang telah diakui oleh Budayawan Sunda Kang Jakob Sumardjo (http://id.wikipedia.org/wiki/Jakob_Soemardjo , Dosen Seni Rupa ITB) sebagai salah satu Kampung Kabuyutan Sunda di Jawa Barat. Kutipan Tulisan Kang Jakob Sumardjo tentang Kampung Kabuyutan Cipaku dalam article Paham Kekuasaan Sunda yang dimuat dalam Koran Pikiran Rakyat, "Ternyata pola tripartit yang sama masih berlaku di banyak perkampungan Sunda di Jawa Barat seperti terjadi di Ciptagelar. Kampung Sunda di Darmaraja dekat Situraja, misalnya, membagi kesatuan tiga kampung dalam Kampung Cipaku yang mengurus kabuyutan kampung (Raja Haji Putih), Kampung Paku Alam mengurus pemerintahan nasional-modern (lurah), dan Kampung Karang Pakuan yang letaknya dekat jalan raya Darmaraja, merupakan kampung Islam di mana masjid kampung berada". Selengkapnya: http://www.kasundaan.org/id/index.php?option=com_content&view=article&id=192 %3Asunda-jacob&catid=1%3Aberita&Itemid=85
Kampung Kabuyutan Cipaku memiliki Dua Situs Kabuyutan Bersejarah Sejak Jaman Megalitikum yaitu Situs Aji Putih dan Situs Lembu Agung. Kampung Kabuyutan Cipaku menurut Kang Jakob Sumardjo dahulu menganut konsep Tri Tangtu (tiga penentu kebijakan dunia: Resi~Guru, Raja~Pemimpin, dan Rama~Tokoh), Desa Cipaku dahulu terbagi menjadi 3 Kampung yaitu Kampung Cipaku (Karesian ~ Guru/ Pendidikan Moral dan Spiritual), Kampung Paku Alam (Karajaan ~ Pemerintahan), dan Kampung Karang Pakuan (Karamaan ~ Yang dituakan) , saat ini tiga kampung tersebut sudah dimekarkan menjadi 3 Desa yaitu Desa Cipaku, Desa Paku Alam, dan Desa Karang Pakuan. Tritangtu dikenal juga dalam peribahasa Guru Ratu Wong Atua Karo, kita diajarkan sedari kecil untuk menghormati Guru sebagai pendidik, kemudian Ratu/ Pemimpin Pemerintahan, dan Orang Tua/ Tokoh Masyarakat atau Orang yang dituakan. Saat ini masih terdapat rumah- rumah tradisional Khas Sunda menggunakan konsep panggung, bilik bambu, talupuh, dll yang sangat unik dan menarik dengan orientasi Utara Selatan (menghadap utara dan selatan) mirip dengan rumah-2 di Kabuyutan Ciptagelar, Kampung Naga, dan Baduy Kanekes hanya saja atapnya sudah menggunakan genteng. Selengkapnya: http://jatigede.org/wp/?page_id=90 nuhuuuns, mang kabayan www.udarider.com ------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kisunda/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
