Yuuuuu mari kita hayuuu gerakan seluruh elemen masyarakat, "sabedogna-sabedogna" semampunya dan sebisanya. Yuuu kita kibarkan bendera Keuyeup Apu dirumah-2 diseluruh pelosok kampung-2 buhun, dlsb... Dan yang paling penting Kibarkan di Hati Kita dan Kukuhkeun/ TEGUHKAN!! Demi Indonesia Maju dan Lestari:). Jadi gerakan nasional menuju Indonesia Maju :).
Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater.... Merdekaaaaa :). nuhuuuuns, mang asep kabayan www.cipaku.org -----Original Message----- From: "Cepi Al Hakim" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 6 Sep 2013 02:17:59 To: [email protected]<[email protected]>; Senyum-ITB<[email protected]>; Kota Bogor<[email protected]>; Baraya_Sunda<[email protected]>; Komunitas Sunda<[email protected]>; [email protected]<[email protected]>; <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [alumni-ipb] Re: Revolusi Budaya, Moral & Spiritual Yuuukkkk...Gerakan Desa Kepung Kota ! Rebut Bukit-bukit Strategis...salam hangat, AGW ..."Biarpun Lusuh, Kau tetap Indonesia-ku"... -----Original Message----- From: "mang kabayan" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 6 Sep 2013 01:55:32 To: Alumni IPB<[email protected]>; Senyum-ITB<[email protected]>; Kota Bogor<[email protected]>; Baraya_Sunda<[email protected]>; UrangSunda<[email protected]>; Kisunda<[email protected]>; <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [alumni-ipb] Re: Revolusi Budaya, Moral & Spiritual [2 Attachments] Luar biasa Mamang sepakat dengan Bang Ken, Alumni IPB yg sedang mengenyam Ilmu di Jerman selalu konsiten menjaga Fitranismeu, mengajak kembali ke Fitrah :), the next leader of Indonesia dan ini moment yang tepat 2014 kita Bangsa Indonesia akan punya Hajat Besar, Subhanalloh ya Serial Time n' Chronology Cipaku Vs Jatigede ini. Dimulai tahun 60-an dan diakhiri di 2014 ini konon pengairan 30 Sept 2013 dan Peresmian Oleh Presiden SBY Februari 2014. Repolusi Keuyeup Apu, Revolusi Budaya, Moral, n' Spiritual ini aplikable untuk Indonesia dan Dunia, revolusi yang mendasar bukan dengan berdarah-2 tapi kembali ke Fitrahnya selaku manusia yang bersih. Setelah berbagai tempaan, cobaan, tantangan, diuji dengan high pressure n' high temperature saatnya untuk berubah turns carbon into diamond :). Menjadi Berlian yang Mahal Harganya dan hanya bisa diperoleh oleh Repolusi Keuyeup Apu dan itu persis seperti yg disampaikan dalam Wangsit Siliwangi hanya Budak Angon yg dibimbing oleh Para Spiritualis yang berjenggot putih yang bisa membawa kejayaan "Pajajaran", Indonesia adalah Pajajaran dalam konteks Baru. Ibukotanya aja masih ngak jauh dari Pusat Tarumanagara n' Pajajaran Dulu. Jakarta is very close to Bogor n' Bekasi. Jadi Repolusi Keuyeup Apu ini bisa menjadi motor penggerak Revolusi Budaya, Moral n' Spiritual dimanapun tentunya dengan warna keragaman yang berbeda-2 seusai dengan akar budayanya masing-2 :). Kalau semua Kabuyutan/ Kesatuan Adat Indonesia Bersatu dari Aceh, Minang, Palembang, Dayak, Banten, Jawa, Bali, Madura, Papua, dlsb bersatu maka Indonesia akan jaya. Moral dan Spiritual dijaga maka Indonesia tidak akan dijajah, Indonesia tidak akan hina tapi menjadi Berlian yang dihargai dan disegani oleh seluruh Masyarakat Dunia. Indonesia akan menjadi bangsa yang Mandiri memiliki ketahanan Pangan, Energy, dan Moral yang kuat. Balance Dunia Akhirat maka Indonesia seperti dahulu kala kembali akan memimpin Dunia. Indonesia is the Eden In The East, banyak orang yg bilang demikian dan bukan pepesan kosong yg bilang adalah Prof Bule yg secara ilmiah sangat dihargai. Malaysia pun tetangga kita dengan Bangga mengakui dan mengelu-elukan Budaya kita. Ya Malaysia is Truly Indonesia :). Subhanalloh Bang Ken, yuuuu mari kita mulai dari hal yang kecil, mulai dari diri kita sendiri, dan mulai sekarang juga. Mari kita berkontemplasi mengucap istighfar untuk merenungkan kembali arti kehidupan ini. Insya Alloh bangsa Indonesia bisa maju kalau mau :). Hari ini tepat Hari Jum'at, dulu Sukarno Hatta pada kira-2 pagi-2 jam segini dengan bermodal TEKAD yang kuat berani mengucap Proklamasi Kemerdekaan, Alhamdulillah sudah kita bisa menghirup udara "kemerdekaan" walaupun secara de-facto kita masih terjajah. Oleh karenanya di Kabuyutan Cipaku ada tulisan begini ditulis di saungnya, "Cicingkeun, Pageuhkeun, Kukuhkeun" artinya "Diamkan, Ikatkan, dan Teguhkan" maksudnya adalah Moral Spiritual Budi Pekerti yang baik itu diamkan dalam hati, ikat erat yang kuat, dan teguhkan pendirian. Jangan sampai jadi pemimpin mudah disuap oleh uang, perempuan, dan lainnya. Harus teguh pendirian menjaga Amanah UUD 45 yang di Proklamasikan oleh seluruh Bangsa Indonesia. Ini tugas semua baik dari tokoh agama (resi), pemimpin-2 (ratu), dan tokoh masyarakat (rama) kalau Tritangtu Di Buana (Tiga Penentu Kebijakan Dunia) ini kompak menjaga & mengukuhkan moral n' spiritual insya Alloh Juaraaaaa Indonesia ini. Wallohualam bishawab... Apalah artinya Mamang hanya Pituin Cipaku lahir disana dikirim oleh Alloh SWT keluar dari sana untuk mengenyam pendidikan S1 di ITB dan S2 IPB, kampus-2 yg disegani di Indonesia, sekarang baru sadar betapa pentingnya Kabuyutan Tritangtu Di Buana ini. Muji Syukur Ka Nu Agung sudah diberikan pencerahan oleh Alloh SWT menjalani setiap detik kehidupan ini. Fa bi a yi ala i robikuma tukadjiban, Alloh SWT menuliskan dalam Al Qur'an 32x untuk mengingatkan Mamang selalu Mensyukuri Hidup :). nuhuuuuns, mang asep kabayan www.cipaku.org -----Original Message----- From: <[email protected]> Sender: [email protected] Date: 05 Sep 2013 18:27:54 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [alumni-ipb] RE: Revolusi Budaya, Moral n' Spiritual - Re: Tolak pertandingan MMA (olah raga zionis) di Senayan Sepakat dengan Mang Kaby, Kalau budaya yang kita miliki hilang maka akan masuk budaya asing, yang mungkin tidak cocok dengan karakter bangsa kita. Ketika budaya hilang maka ibarat anak ayam kehilangan induknya. Ini yang terjadi saat ini, budaya2 asing dikejar dan dipuja2. Terutama budaya2 unsur zionis, yang sebenarnya bukan budaya tapi hanya alat komersial para cukong2. Kalau generasi saat ini mana perduli sama kabuyutan macem2. Ini hopeless generation sebenarnya. Mereka tercabut dari akarnya, putus dari fitrahnya. Contohnya, bila Miss World didemo besar2an, kenapa yang sumo dan MMA ini tidak? Ini artinya memang kalau urusannya sama wanita, reaktif banget, padahal yang sumo dan MMA ini pelanggarannya terhadap agama Islamnya jauh lebih besar. Jadi bertanya-tanya, apakah selama ini yang dibela itu Islam atau faham2 lain yang sepertinya Islami. Ken --- In [email protected], <[email protected]> wrote: Setujuuuuuuu Bang Ken, Ngapain siiiih gembar-gemborin budaya luar kenapa ngak ngembangin budaya sendiri!! Ngapain import terus kenapa ngak Self Sustain? Alasan Import karena lebih murah tapi pada akhirnya MAHAL juga. Contohnya Kedelai dulu import murah sekarang dengan dollar meroket akhirnya Mahal juga, pengusaha teriak. Budaya luar dipuja-2 budaya sendiri ditertawakan dan ditenggelamkan :((. Padahal kata Lord Macaulay, 1835 di Parlemen Inggris mengatakan cara menjajah paling epektip adalah menurunkan Kepercayaan Diri (Self Esteem) dan yg pertama dihancurkan adalah Ancient Education System (Sistem Pendidikan Lama) katanya. Sistem pendidikan lama itu apa ya peninggalan leluhur, bagaimana sistemnya yaitulah Kabuyutan. Buyut teu meunang dirempak (aturan etika moral spiritual tidak boleh dilanggar). Oleh karena itulah Kabuyutan sudah dirusak oleh para penjajah yang akan menjajah negeri ini dan diganti sistem pendidikan yang Corrupt! Menghasilkan alumni-2 yang tidak kuat menjaga etika, moral, n' spiritual :). Oleh karenanya pesan Leluhurmah sederhana Pemimpin dan Kita yang tidak bisa menjaga Kabuyutan maka Hina dan lebih hina dibanding kulit musang dibuang ketempat sampah. Sekarang coba perhatikan bangsa kita benar-2 HINA. Di Bandung para Anak Sultan dari Malaysia ke Bandung untuk Wisata Kulimex, Batam n' Puncak udah jadi Wisata Kulimex. TKW disiksa berat dicambuk, disetrika, diperkosa, bahkan dibunuh. Para Pejabatnya sudah menjadi budaya "Nilep Berjamaah" oleh karenanya perlu KPK karena udah kebangetan. Bahkan Al Qur'an yang suci pun ditilep jadi sudah tidak adalagi ketahanan budaya, moral, n' spiritual yang menjadi Pondasi dasar negara ini. Bangsa ini sudah menjadi Hina semuanya sudah dikuasai oleh bangsa lain. Tidak ada kemandirian Pangan, Energi, dan Air. Pangan harusnya berlimpah karena pangan itu bukan hanya beras, sumber karbohidrat itu bukan hanya beras bisa jagung, ubi, sukun, dll, Bio Diversity ini yg penting. Energi juga ngapain Fossil Fuel, Geothermal menurut IndoEnergy baru 4% digunakannya dan Indonesia pemegang 40% potensi dunia. Negara Bersih Seperti New Zealand ya pake geothermal. Kalau melihat dunia secara global pun mengalami masalah yang sama, secara economy dengan adanya Economic Bubble ini kan yg meluluhlantahkan semuanya. Para Ahli Economy bilangnya Financial Engineering tapi faktanya yg terjadi adalah "penggelembungan" sehingga ya kalau meledak dan sudah pernah meledak ya luluh lantah semuanya. Hal itu dimulai dipusatnya yaitu di WallStreet dan menyebar keseluruh negara. Soul Economy atau Pondasi Economy ala Indonesia/ Kanekes Baduy yang menukar barang secara Fair/ Tulus/ sesuai Akal Sehat kemudian dengan Financial Engineering dirubah menjadi Tipu-2. World economy kemudian menjadi Krisis! Oleh karenanya sudah saatnya Bangsa ini melakukan REVOLUSI bukan Revolusi yang berdarah-2 dengan senjata, dlsb. Tapi Revolusi Keuyeup Apu, Revolusi Budaya, Moral, n' Spiritual. Siloka/ Pesan Spiritual yang disampaikan Kasepuhan Cipaku melalui Uga/ Ramalan adalah yang akan menghancurkan ketamakan Bendungan Jatigede adalah Keuyeup Apu katanya Keuyeup Apu ini pelan tapi pasti bisa membelah gunung dan menjebol bendungan. Secara logika akal sehat phenomena alamnya yg bisa membelah gunung ya hanya GEMPA seperti yang terjadi ketika Gunung Salak Meletus katanya tanah terbelah. Dan secara ilmiah menurut DPKLTS posisi Bendungan Jatigede ini ada di epicentrum/ pusat gempa Purwakarta-Subang-Majalengka. Nah nyambung dengan tulisan Mamang mengenai Kado Terindah Dari Cipaku Untuk Dunia, kelihatannya Bendungan Jatigede ini memang luar biasa phenomena Alam, Budaya, Moral, n' Spiritual terunik. Dimana Kabuyutan Cipaku pemegang teguh Tritangtu (Tiga Penentu Kebijakan Dunia) Resi/ Guru, Raja/Pemimpin, dan Rama/ Orang Tua sekali lagi sedang DIUJI ketukuhannya (Tukuh~Pengkuh/Keukeuh/PERSISTENCE), ini merupakan Ujian akan Persistensi Para Resi, Raja, n' Rama yg tergabung dalam Kesatuan Adat Tritangtu Dibuana Cipaku, Pakualam, dan Karangpakuan :). Subhanalloh ini Kado Terindah Dari Cipaku Untuk Masyarakat Dunia. Hanya dengan Ancaman, Tekanan, dan Pressure yg tinggi dari Karbon bisa merubah menjadi Kuat dan menjadi Berlian yang mahal harganya. Begitu juga Kabuyutan Cipaku inih seberapa Kuat dan Tahan menghadapi Suap, Bujukan, Tekanan yang akan menghancurkan dan menenggelamkan Kabuyutannya. Waktu Mamang ketemu kemarin katanya Kasepuhan Sudah Menabuh Genderang Perang, Sabedog-na, Sabedog-na karena mendengar Situs Kabuyutan Eyang Haji Aji Putih mau dipindahkan. Mereka bilang tidak akan pindah walaupun nanti kampungnya diairi. Naaah kita lihat Persistensinya dan Ketukuhannya betul ngak mereka benar-2 sesuai apa yang dikatakannya memegang teguh Pikukuh itu atau hanya sekedar Tong Kosong Nyaring Bunyinya? Subhanalloh ini peristiwa yg luar biasa. Kalau jaman dulu sih beneran makanya Indonesia bisa merdeka lawan Belanda dan Sekutu hanya bermodal Bambu Runcing dan gerilya Rakyat. Nah sekarang dengan era globalisasi dimana Materialismeu n' Kapitalismeu yg Tangible saja mungkin sudah berbeda tatanan Socio-Cultural-Spiritualnya sekarang kan era Haripeut Ku Teuteureuyeun/ Senang Dengan Duit Sedilkit hehehe. Jadi bersama dengan ini silahkan saja Pemerintah melalui Kementrian PU, SBY dan juga Kang Aher, silahkan Uji Ketukuhan Cipaku ini. Tgl 30 September bertepatan G30SPKI dan juga tanggal 1 Oktober bertepatan dengan Kesaktian Pancasila Ketukuhan Cipaku/ Persistensi Kabuyutan Cipaku diuji jadi Lanjuutkan Airi!!! Kalau mereka tetap stay disana 3 kampung tidak bergerak, solid kompak bersatu padu maka logika akal sehat Pemerintah Harusnya Menurunkan Level Penggenangan dan Kabuyutan Cipaku Akan Tetap Lestari. Kabuyutan n' Ketukuhan menjaga Moral Spiritual dan Fungsi Tritangtu di Buana benar-2 berfungsi sehingga Insya Alloh Indonesia akan bangkit. Secara Orang Kejawen mah, Astrajingga Sekarang Yang Jadi Raja diganti Astrajingga Baru Tapi Punya Soul SEMAR yang Bijak :). Semar itu Orang Tua Bijak dan itulah sebenarnya Kabuyutan Cipaku, Tritangtu di Buana, Tiga Penentu Kebijakan Dunia, Resi Guru Rama, Guru Ratu Wong Atua Karo :). Subhanalloh luar biasa, jadi pengen buru-2 tanggal 30 Sept dan 1 October euy xixixi. Pengen lihat bagaimana Kekuatan Tritangtu Di Buana melawan Globalisasi Yang Materialistis dan Kapitalis Tangible :). Mampukah? Wallohualam. Pun sapun kaluluhuran.... Dari Cipaku Untuk Dunia, Revolusi Keuyeup Apu, Revolusi Budaya, Moral, n' Spiritual :). nuhuuuuns, mang asep kabayan www.cipaku.org ---------------- From: <kenaulia@...> Sender: [email protected] Date: 05 Sep 2013 15:46:34 -0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [alumni-ipb] Tolak pertandingan MMA (olah raga zionis) di Senayan Kalau kemarin FPI dan FUI menolak penyelenggaraan Miss World di Bali. Lalu Bang Hirmen juga menolak demonstrasi Sumo di Jakarta, yang mengumbar aurat lebih banyak dibandingkan para miss missan itu. (Meskipun yang Sumo ini kenapa kagak ada yang demo yah?) Maka saya ingin mengajak untuk menolak pertandingan MMA yang diselenggarakan oleh promotor One FC yang partneran sama FOX, si televisi zionis. Pertandingan ini harus ditolak karena bertentangan dengan agama Islam dan nilai2 kemanusiaan. Bila Miss World mengumbar aurat maka yang MMA ini juga mengumbar aurat, sama seperti Sumo. Bila Miss World merendahkan harga diri wanita hingga hanya menjadi daging berjalan, maka pertandingan MMA merendahkan harkat manusia bagaikan kambing atau ayam aduan yang disorak-soraki oleh manusia2 sakit mental yang mendapatkan kepuasan dengan melihat penderitaan orang lain. Bila penggemar miss world mungkin masih rada wajar karena lihat barang yang bagus (meskipun tidak dibenarkan oleh agama), maka penonton One FC ini sudah tidak wajar lagi, karena mereka bergembira melihat orang ditonjokin atau ditendang hingga pingsan atau mukanya bonyok dan berdarah2. Bela diri itu dilatih tidak untuk dipamerkan. Terutama di Indonesia, peraturan IPSI melarang memukul atau menendang kepala atau organ2 tubuh lainnya. Bahkan yang boleh diserang pun yang dilindungi oleh body protector (selain kaki). Jangankan memukul muka manusia, memukul muka hewan pun dilarang dalam Islam (Lihat Sahih Bukhari Bab 3, no 449 dan 734).
