2009/2/24 Apache . <[email protected]> > > > === > Yg stable itu bukan distronya, tapi adminnya. Artinya dia stable gak > mo update server, maintenance server dll
sepakat dengan pendapat on johnE kadang aku bingung juga orang belum pernah nyoba sudah bingung milih mana yang paling stabil. Pake aja linux yang dikuasai untuk menyelesaikan kebutuhan. Kalo kebanyakan benchmarking, kebanyakan belajar, kebanyakan coba-coba kapan mo beres... mungkin perlu berubah paradigma dari linux mana yang paling baik menjadi bagaimana membuat linux yang saya pakai menjadi baik dan memenuhi kebutuhan saya disanalah akhirnya timbul proses kontribusi terhadap linux itu, beda dengan memilih yang paling baik berarti ya sudah menerima saja dan akhirnya jika linuxnya ada masalah yang ada adalah komplain terhadap linux tersebut. linux pada awalnya juga hanyalah sebuah kernel, ga bisa ngapa-ngapain. banyak orang mengembangkan linux menjadi lebih baik, mereka ga komplain kernel si linus torvald bodoh dan ga bisa ngapa2in, tapi mereka saling urung rembuk menyumbangkan karya terbaik mereka hingga akhirnya linux menjadi sekarang ini... RHEL yang berbayar pun akan menjadi cupu jika dipegang oleh admin yang cupu, sebaliknya DSL yang kecil sekali akan menjadi server yang powerfull jika dipegang oleh admin yang jago abis, karena linux adalah open source, kita bisa mengubah linux yang kita punya menjadi lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan kita. > > > Trims, JohnE > > > > -- Wisnu Manupraba Company : Javan IT Services (http://javan.web.id) Blog : http://inoex135.wordpress.com Story : http://cerita.dirumahku.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Klub Linux Bandung" group. To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [email protected] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung?hl=en -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
