sambungannya ditunda dulu ah, ngasih komentar dikit

waktu saya umumkan ke pimpinan akan migrasi ke linux (2 tahun yg lalu)
dengan alasan bla bla bla, langsung disetujui
langsung action, backup data, format, install...uuupss langsung muncul masalah
ada kompie yang pake vga dari sis dan via yang sayangnya hanya bisa
pakai vesa (belakangan ini baru muncul driver nya)
what to do? request beli vga, nyara barang bekas dapet deh geforce2.
display problem...solved. tapi...satu tahun kemudian ada laptop yang
dimigrasikan ke linux, yang sayangnya lagi2 vga sis. stuck with vesa,
ga bisa diapa2in...

lesson learned
migrasi komputer yang sudah ada bisa menimbulkan masalah ketika ada
hardware yang unsupported or limited. terlebih lagi kalau itu adalah
laptop. IT admin musti bener2 kerja keras, hardware lain yg sering
bermasaslah wireless, webcam, dan dial-up modem (yupz...karena laptop
juga dipakai di aceh dan nias, dimana telkomnyet masih merajalela)


99.99% kegiatan di office adalah browsing, email, dan document/spreadsheet
browsing no problem, kecuali wireless driver, sementara document dan
spreadsheet lah yg jadi masalah. tempo hari masih memakai ooo 2.x yang
gak bisa baca format office 2007. pada saat itu juga, handphone
berdering ratusan hingga ribuan kali. email pun terbanjiri. saya
langsung mengeluarkan kebijakan untuk melarang distribusi file dalam
format office 2007. pada saat ooo3 rilis pun masih saja menyisakan
masalah, karena kompatibilitas dengan ms office belum bisa sempurna.
terutama file dokumen yg memilki gambar, tabel, dan-lain2. layout
menjadi acak2an. problem hingga sekarang unsolved. karena didesak
terus menerus tanpa punya solusi...akhirnya install ms office 2000 via
wine. sucks! tetapi produktivitas kantor dan yayasan menjadi taruhan.

lesson learned:
perlu usaha extra keras (betul betul extra) ketika melakukan migrasi
di kantor yang sudah berjalan dengan tempo tinggi. ini menjadi seperti
orang yang biasa memakai sendok, tiba2 disuruh memakai sumpit padahal
sebelumnya ga pernah pake sumpit. sementara, kebutuhan makan kan tidak
bisa dilewatkan, karena kalau dilewatkan...bisa mati kelaparan dong.
sehingga seringkali kita harus mengajari cara untuk memakai sumpit,
dan bahkan...menyuapi sepiring penuh.
perlu ada support penuh dari IT admin, tidak hanya pada jam kerja
(untuk desktop) juga diluar jam kerja (pengguna laptop). kalau tidak
bisa menyediakan support penuh, lupakan saja migrasi! (yupz, termasuk
untuk teman).


yang ini juga bersambung.....hehehe sorry sambil ngelakuin kerjaan
lain soalnya...

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Klub 
Linux Bandung" group.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected]
For more options, visit this group at 
http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke