Ah Gw setuju Produktivitas untuk workstation aga melambat jika dibanding pakai produk ms
Terutama buat administratif Jadi ya tetep multi platform Ga bisa semua pake linux -- Rendy Maulana www.rendymaulana.com Sent from my BebekĀ® powered by Sinyal Engga Kuat Dinosat! -----Original Message----- From: LiQuid Kermit <[email protected]> Date: Mon, 30 Mar 2009 12:25:27 To: <[email protected]> Subject: [KLuB] Re: Tantangan Nih sambungannya ditunda dulu ah, ngasih komentar dikit waktu saya umumkan ke pimpinan akan migrasi ke linux (2 tahun yg lalu) dengan alasan bla bla bla, langsung disetujui langsung action, backup data, format, install...uuupss langsung muncul masalah ada kompie yang pake vga dari sis dan via yang sayangnya hanya bisa pakai vesa (belakangan ini baru muncul driver nya) what to do? request beli vga, nyara barang bekas dapet deh geforce2. display problem...solved. tapi...satu tahun kemudian ada laptop yang dimigrasikan ke linux, yang sayangnya lagi2 vga sis. stuck with vesa, ga bisa diapa2in... lesson learned migrasi komputer yang sudah ada bisa menimbulkan masalah ketika ada hardware yang unsupported or limited. terlebih lagi kalau itu adalah laptop. IT admin musti bener2 kerja keras, hardware lain yg sering bermasaslah wireless, webcam, dan dial-up modem (yupz...karena laptop juga dipakai di aceh dan nias, dimana telkomnyet masih merajalela) 99.99% kegiatan di office adalah browsing, email, dan document/spreadsheet browsing no problem, kecuali wireless driver, sementara document dan spreadsheet lah yg jadi masalah. tempo hari masih memakai ooo 2.x yang gak bisa baca format office 2007. pada saat itu juga, handphone berdering ratusan hingga ribuan kali. email pun terbanjiri. saya langsung mengeluarkan kebijakan untuk melarang distribusi file dalam format office 2007. pada saat ooo3 rilis pun masih saja menyisakan masalah, karena kompatibilitas dengan ms office belum bisa sempurna. terutama file dokumen yg memilki gambar, tabel, dan-lain2. layout menjadi acak2an. problem hingga sekarang unsolved. karena didesak terus menerus tanpa punya solusi...akhirnya install ms office 2000 via wine. sucks! tetapi produktivitas kantor dan yayasan menjadi taruhan. lesson learned: perlu usaha extra keras (betul betul extra) ketika melakukan migrasi di kantor yang sudah berjalan dengan tempo tinggi. ini menjadi seperti orang yang biasa memakai sendok, tiba2 disuruh memakai sumpit padahal sebelumnya ga pernah pake sumpit. sementara, kebutuhan makan kan tidak bisa dilewatkan, karena kalau dilewatkan...bisa mati kelaparan dong. sehingga seringkali kita harus mengajari cara untuk memakai sumpit, dan bahkan...menyuapi sepiring penuh. perlu ada support penuh dari IT admin, tidak hanya pada jam kerja (untuk desktop) juga diluar jam kerja (pengguna laptop). kalau tidak bisa menyediakan support penuh, lupakan saja migrasi! (yupz, termasuk untuk teman). yang ini juga bersambung.....hehehe sorry sambil ngelakuin kerjaan lain soalnya... --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Klub Linux Bandung" group. To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [email protected] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/klub-linux-bandung?hl=en -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
