Apakah ini bukan merupakan bukti bahwa Gus Dur masih Kreatif? Salam, Mukhlisin
Kalahkan Iran-Malaysia SELALU ada hal baru dari KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Baru-baru ini, mantan presiden yang mengaku pengikut Mahatma Gandi itu ditetapkan sebagai Wakil Muslim Moderat Dunia oleh ratusan wartawan asing yang mewawancarainya. ''Kemarin malam saya diwawancarai 24 wartawan asing di sebuah gedung di Jl Diponegoro Jakarta,'' katanya ketika memberikan orasi budaya di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (29/6) malam. Dalam wawancara yang disiarkan langsung ke Jenewa, Swiss, kemudian lewat satelit diteruskan ke Washington DC di hadapan 600 wartawan American National Press Club itu Gus Dur dihujani berbagai pertanyan tentang kondisi umat Islam di Indonesia. Setelah dianggap memberikan jawaban yang memuaskan, sebagaimana pertanyaan yang telah ditujukan kepada Mohammad Khatami, mantan Presiden Iran, dan Anwar Ibrahim, mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia. Akhirnya dia ditetapkan sebagai Wakil Muslim Moderat Dunia. ''Jadi, ya... alhamdulillah saya telah terpilih sebagai wakil muslim moderat dunia mengalahkan Iran dan Malaysia,'' katanya disambut tepuk tangan hadirin. (Benny Benke-48n) ----- Original Message ----- From: D'Laudza To: [email protected] Sent: Sunday, July 02, 2006 6:23 AM Subject: Re: [kmnu2000] Re: Gus Dur Again, tak Kreatif ho..ho.. minta contoh, rupanya saya suruh nelanjangi lagi, sebenarnya kalau mau nelanjangi yang lebih effective dan transparan ketika kita bicara relativisme kanan-kiri dengan jasabantu logika itu. mbak, saya adalah mas yang tinggal di kampung sebagai petani, ya kalau sekarang nanam tembakau, kalau musim kacang ya nanam kacang. so kalau main nelanjangi masih risih, apalagi ada undang2 anti pornografi itu (walau mandat konstitusionalnya menurut saya masih agak kabur) hehe.. masalah manusia atau dewa itu tidak penting, itu hanyalah apologize dari seorang pengagum setia -:) baiklah, dalam hal ini kita tidak perlu bicara grand theorynya, melainkan langsung mengingat kasus perkasus, kita masih ingat kasus pembredelan majalah tempo dan tabloid detik oleh regim suharto atau yang lebih keras lagi pembantaian sipil oleh militer di tanjung periok dll. waktu itu jelas sekali intervensi pemerintah terhadap media dan dikhatomi sipil-militer jelas, bahkan pada era suharto ada penolakan dwi fungsi abri segala. setelah reformasi-sekarang ternyata fungsi2 state telah diambil-alih oleh civil. taruh sensor yang dilakukan oleh JIL terhadap tulisan fauzan anshari (anak muda NU yang kritis terhadap JIL) dalam penerbitan buku "wajah liberal islam indonesia, 2002, dimana tulisan2 keritis tersebut tidak dimuat (ini kalau dulu kan kerjaan harmoko menteri penerang itu), atau yang lebih gamblang lagi bahwa tidak semua orang bisa bergabung di milis JIL (yang gini2 kan merupakan sensor oleh NGO), bahkan ketika BBM naik koordinator JIL-nya ikut tanda-tangan bantuin state -:). pun juga karakter militer sekarang telah banyak diadopsi oleh ormas, tarulah contoh di muhammadiyah dan PAN ada Kokam, NU dan PKB ada Banser, FPI. lihat prilaku FPI yang terkadang tampak lebih meliter dari meliter, atau dulu, kasus penyerbuan kantor jawapos oleh Banser-NU yang tidak puas tentang pemberitaan terhadap GD. di tapal kuda, dulu menjelang lengsernya GD, pohon2 asam tumbang ditebang massa sebagai warning dan kalau hal ini tidak terkendali kan bisa motong leher orang haha.. saya kira banyak contoh kok, ini yang saya maksud bahwa NGO telah mengalami krisis identitas (secara fungsional, civil ya tidak, state ya tidak, abu2 ya ia -:).. ini kan permintaan mbak fat, jadi kalau diterus2kan bisa nelanjangin bener dan bisa terjerat undang2 anti pornografi he..he.. "Fathonah K. Daud" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Oala mbak/mas the (D')Laudza... Itu namanya 'keterbatasan' manusia...manusia itu yo..ada batas powernya, gitu lho! Manusia itu bukan dewa (d kecil). Dalam rumusan Multatuli "tugas manusia adalah menjadi Manusia, tidak menjadi dewa dan juga tidak menjadi setan". Ungkapan ini juga sering dikutip oleh Pram. Seperti musik kalau disuruh nada tinggi terus ya gak enak di telinga, harus sesuai rentak iramanya. Ombak juga demikian dia akan bergelombang naik turun. Lha Manusia juga gitu ikut putaran roda sikon (zaman). Ada regenerasi. regenerasi itu bukan pada kepemimpinan aja, bisa juga pada pola pikir, fashion dll. Kalau GD sudah termasuk generasi turath he he senior maksudnya.. sudah saatnya ada generasi baru dengan pola pikir yang baru dan tentu berbeda. Jadi pantaslah jika spirit pergerakan/perjuangan GD itu sudah (mulai) redup..dan itu manusiawi...dan gak usah diperbesar karena hal yang wajar. Mas/mbak the Laudza, bisa ngga dicontohkan NGO mana yang anda katakan sudah mengalami krisis identitas dan kehilangan wahyu harakahnya. Saya ingin tahu...he..he Tengkyu, Salam Fath --- D'Laudza <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > GD ya tetap GD, pernah jadi presiden beberapa bulan > (maaf bukan bulan-bulanan), juga pernah jadi rektor > di salah satu PT di jombang seumur jagung, kayaknya > tokoh yang satu ini telah mengalami krisis > relevansi, karena dengan tumbangnya Orba, sebenarnya > juga berimbas pada meredupnya ruh pergerakan GD. so > GD ya sekarang biasa2 aja, dia sudah kehilangan > wahyu pergerakan hehe.. walau kalangan awam masih > mengkultus ini dan itu.. > > kalau dulu GD begitu asyik mimpin NU, sekali lagi > karena Orba yang hegemonik itu, sekarang bukan lagi > penguasa yang hegemonik tapi bencana alam haha.. dan > pemerintah kalang-kabut nanganin itu semua, jadi > sudah 180 derajat terbalik total -:) -:)) dan ini > tidak hanya dialami oleh seorang GD tapi juga NGO2 > mengalami krisis identitas dan kehilangan wahyu > harakahnya.. dan mungkin anda akan ketawa > terpingkal2 kalau melihat fenomena ini secara > telanjang.. > > > "Fathonah K. Daud" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Memang iya...mengenai pengulangan materi, > itu hal yang > manusiawi. Bukan hanya GD, hal itu bisa aja terjadi > pada siapapun atau top figur manapun dan dimanapun. > Makanya kadang2 kita suka bosan apabila sering > mendengarkan ceramah dari satu orang itu2 aja. ya, > itulah namanya keterbatasan manusia. > > Tetapi bagaimanapun masih aja ada menariknya dari GD > ini. Karena kalau tidak memiliki daya tarik atau > tidak > memiliki sesuatu yang tersenditi tentu GD tidak > menjadi pembicaraan terus di sini atau media > manapun. > Bahkan hampir tiap hari... > > Uniknya, banyak orang yang sangat2 membenci GD > karena > beberapa alasan. Tetapi di tempat yang sama juga tak > kalah banyaknya orang yang menyayanginya dengan > mati2an belain GD. Inilah yang menarik...Seorang GD > yang dibenci dan disayangi > > Salam, > Fath > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --------------------------------- Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1ยข/min. [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Something is new at Yahoo! Groups. Check out the enhanced email design. http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/.DlolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
