Sabtu, 1 November 2008 04:14 Jombang, */NU Online
/*Gus Sholah juga menegaskan, kasus ini tidak ada kaitannya dengan 
anaknya Ipang Salahuddin yang pernah menjadi pengurus PKS. "Ini 
(pemasangan foto Mbah Hasyim) bukan ide dan bukan bikinan anak saya, 
apalagi dia sudah keluar dari PKS," tegasnya. (yus)

Dwi Soegardi wrote:
>
> 2008/11/16 Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED] 
> <mailto:mukhlisin%40polytama.co.id>>:
> >
> > 17/11/2008 07:25
> > Gus Sholah: Iklan PKS Tidak Jujur
>
> Lho bukannya yang bikin iklan anaknya sendiri Pak Kiai?
>
> http://www.myrmnews.com/indexframe.php?url=situsberita/index.php?pilih=lihat_edisi_website&id=67398
>  
> <http://www.myrmnews.com/indexframe.php?url=situsberita/index.php?pilih=lihat_edisi_website&id=67398>
>
> Ipang Wahid: Biarin Aja Iklan PKS Kontroversial!
> Selasa, 11 November 2008, 13:10:30 WIB
> Laporan: Tri Soekarno Agung
>
> *Jakarta, myRMnews.* Wajah Soeharto yang nongol di iklan politik Partai
> Keadilan Sejahtera (PKS) seri Hari Pahlawan terus jadi omongan orang.
> Sampai-sampai kini muncul isu tak sedap, bahwa PKS tengah merapat ke
> Cendana. Anak-anak almarhum penguasa Orde Baru itu juga kabarnya sedang
> dilobi untuk menjadi "dewan pakar" PKS.
>
> Kontroversi iklan itu muncul setelah Soeharto diposisikan seolah telah
> menjadi pahlawan bagi bangsa ini. Padahal, kata Ipang Wahid, bukan itu
> pesannya.
>
> "Tolong jangan sepotong-potong melihat iklan itu. Kami mendisain iklan
> komunikasi politik PKS tersebut merupakan bagian dari serial 100 tahun
> Kebangkitan Nasional," papar konsultan komunikasi politik dari
> FastComm yang menggarap iklan PKS tersebut kepada myRMnews, siang
> ini (Selasa, 11/11).
>
> Ipang menjelaskan, pesan iklan PKS adalah melepaskan bangsa ini dari
> sekat-sekat pemikiran yang sempit. Indonesia adalah bangsa besar.
> "Founding father" melahirkan bangsa ini, toh, bukan untuk
> terkotak-kotak, melainkan persatuan dalam kesatuan.
>
> "Pesannya jelas, mengapresiasi para guru bangsa dan pahlawabn bangsa.
> Karena PKS merupakan domain anak muda, tentu ini menjadi momen bagi kita
> semua untuk tidak lupa akan sejarah. Soeharto, meski dianggap punya
> dosa, tetap punya jasa yang besar bagi bangsa ini. Beliau adalah guru
> bangsa kita," papar putra tokoh NU, Solahuddin Wahid alias Gus Solah ini.
> Soal kontroversi iklan PKS tersebut, Ipang menanggapi santai.
>
> "Biarin "aja" dikomentari. Baguslah kalau begitu. Intinya iklan politik
> kan membangun imej. Kalau banyak diomongin orang, tentu imej nya bisa
> terangkat. Gak apa-apa," tandasnya. *[iga]*
>
>  



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke