PERNYATAAN SIKAP
FORUM KOMUNIKASI GENERASI MUDA NAHDLATUL ULAMA (FKGMNU) DAERAH DEPOK
TENTANG AGRESI ZIONIS-ISRAEL KE JALUR GAZA PALESTINA
Krisis kemanusiaan telah terjadi
Jalur Gaza Palestina akibat agresi Zionis-Israel pada akhir Desember 2008 yang
berlanjut hingga kini. Dengan dalih
melumpuhkan infrastruktur Hamas yang secara “de facto” menguasai Gaza,
Zionis-Israel telah
melakukan serangan membabibuta yang mengakibatkan ratusan warga sipil termasuk
perempuan dan anak-anak tewas serta ribuan terluka.
Agresi kali ini adalah salah satu
peristiwa terburuk sejak Zionis-Israel memproklamasikan berdirinya negara
Israel dengan menganeksasi wilayah Palestina di tahun 1948 yang ironisnya
didukung PBB yang membagi dua wilayah Palestina untuk Arab dan Israel
berdasarkan
Resolusi 181. Namun, setelah Perang Enam
Hari 1967, Zionis-Israel memperluas wilayahnya sehingga wilayah Palestina hanya
tersisa di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Zionis Israel pun
menjajah kedua wilayah tersebut hingga dicapainya perjanjian damai di Oslo
tahun 1993 dimana
Otoritas Nasional Palestina berhasil dibentuk. Namun, kemenangan Hamas dalam
Pemilu 2006 mengakibatkan terjadinya
konflik internal yang serius antara Hamas dan Fatah. Bahkan pada Juni 2007,
Hamas secara “de
facto” mengambil alih Gaza dari aparat pemerintahan Palestina yang didominasi
Fatah. Sejak berkuasa di Gaza,
Hamas kerapkali melancarkan serangan roket ke wilayah Israel dan sebaliknya
Israel juga melakukan agresi ke Gaza yang berpuncak pada akhir 2008 lalu hingga
kini.
Sebagai bagian dari bangsa Indonesia
yang berpandangan “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa
dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena
tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan” dan sebagai bagian dari
umat Islam dan warga NU yang menjunjung tinggi prinsip Islam rahmatan lil
alamiin, maka kami sejumlah pemuda dan mahasiswa yang bergerak dalam Forum
Komunikasi Generasi Muda Nahdlatul Ulama (FKGMNU) Depok menyatakan sikap
sebagai berikut:
1. Mengutuk keras agresi Israel ke Jalur Gaza Palestina dan menyatakan
bahwa agresi Israel merupakan kejahatan perang karena telah melanggar Konvensi
Jenewa.
2. Menyatakan bahwa konflik Palestina-Israel bukanlah konflik antar
agama dan antar umat beragama melainkan konflik politik-ekonomi yang dipicu
oleh aneksasi wilayah Palestina oleh Zionis-Israel yang didukung Amerika
Serikat (AS).
3. Menolak politisasi isu Palestina oleh partai tertentu di Indonesia
untuk kepentingan meraih simpati masyarakat pada Pemilu 2009.
4. Menolak sentimen rasis anti Yahudi pada konflik Palestina-Israel
karena tidak semua Yahudi mendukung eksistensi Zionis-Israel, contohnya Yahudi
Neturei-Karta (klik www.nkusa.org).
5. Menyerukan seluruh warga bangsa –apapun agamanya- untuk berdoa bagi
para korban yang gugur dan bagi terciptanya perdamaian abadi di Palestina.
Semoga Allah SWT meridhoi upaya
umat-Nya untuk menegakkan keadilan dan perdamaian di muka bumi
Wallahul Muwaffiq ilaa Aqwamittharieq
Depok, 5 Januari 2009
ttd
Alfanny
Koordinator Daerah FKGMNU Depok
Mengetahui,
ttd
Amsar Dulmanan
Koordinator Nasional FKGMNU
CP: Alfanny, 081384651706
[Non-text portions of this message have been removed]