--- On Wed, 5/6/09, bungaran <[email protected]> wrote:
From: bungaran <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Waspada. pilpres 2009 bisa curang
To: [email protected]
Date: Wednesday, May 6, 2009, 12:37 AM
Kita harus mewaspadai terjadinya kasus manipulasi suara pada Pemilihan Presiden
2009.
Penggunaan sistem berbasis Scanner Intelligent Character Recognition
memungkinkan munculnya manipulasi suara dengan cara mengganti isian formulir
C-1.Data bisa dimanipulasi dan bisa diedit untuk memenangkan calon presiden
dari partai tertentu.
Berkas C-1 memungkinkan satu pihak yang berkepentingan mengganti isiannya.
Formulir C-1(yang bisa diperbanyak) memungkinkan manipulasi suara untuk diubah
dan kemudian hasil data yang telah diubah diproses untuk diteruskan ke KPUD dan
discan ke KPU.
DISTRIBUSI DARI TPS KE KPUD DAN KE KPU:
Manipulasi suara melalui distribusi formulir C1 IT dari TPS ke KPUD
kabupaten/kota, karena perjalanan dari TPS ke kabupaten jauh, memungkinkan data
yang ada pada formulir C1 diubah.
Para kandidat calon presiden harus mengawal distribusi dari TPS ke KPUD. Karena
disinilah sumber utama terjadinya manipulasi data(penggelembunga n suara) untuk
memenangkan calon presiden dari partai tertentu. Hati jika Data C1 diubah pada
saat distribusi dari TPS ke KPUD.
( Formulir C1, yakni hasil rekap perolehan suara di TPS yang dibuat khusus dan
ditulis tangan, dikirim ke kelurahan dan diteruskan ke KPUD Kabupaten/Kota
untuk discan. Hasil scanning yang berbentuk image ini kemudian dikonversi ke
dalam bentuk angka dan huruf lewat ICR ).
Data perolehan suara disetiap TPS dalam formulir Cl discan dengan sistem ICR.
Setelah itu formulir Cl-IT diotorisasi dan dimasukkan dalam tabel data
kemudian di-kompresi, di-inkripsi dan dikirim ke pusat teknologi informasi
dengan jalur Multiprotocol Label Switching (MPLS), Penerima berkas kemudian
mendekompresi data dan memasukkan ke tabel data, secara paralel,memverifika si
data untuk setiap kabupaten.
RESIKO PENGGUNAAN ICR
Resiko penggunaan ICR, apabila terjadi kesalahan algoritma. Karena ini
menyangkut tentang realitas keakuratan data, pembacaan atau extraksi data dari
gambar hasil scanning sebuah dokumen. Jika hasil rekap perolehan suara di TPS
di scanning yang berbentuk gambar kemudian dikonversikan ke dalam bentuk angka
dan huruf lewat ICR tetapi jika pada rekap formulir C1 diketemukan banyak
tulisan tangan maka bisa mengakibatkan terjadinya kesalahan data. Kelemahan
dari sistem Intelligent Character Recognition, adalah validasi hasil proses
scanning membutuhkan waktu yang lama.
[Non-text portions of this message have been removed]