http://us.detiknews.com/read/2010/04/28/223731/1347416/10/duduki-waketum-pbnu-asad-ali-ngaku-diminta-para-kiai

Rabu, 28/04/2010 22:37 WIB
Duduki Waketum PBNU, As'ad Ali Ngaku Diminta Para Kiai
Muhammad Nur Hayid - detikNews


Jakarta - Wakil Kepala BIN As'ad Said Ali membantah keterlibatannya dalam 
kepengurusan PBNU periode 2010-2015 karena mengincar Pilpres 2014. Posisi 
wakil ketua umum PBNU yang dipercayakan kepadanya semata-mata karena diminta 
para kiai agar dia bisa mengabdi kepada organisasi yang didirikan para ulama 
ini.

"Tidak benar isu itu. Saya bergabung ini karena saya diminta oleh Kiai Said 
dan disetujui oleh Mbah Sahal dan formatur. Kalau soal itu (Pilpres), 
biarkan yang muda-muda. Saya itu sudah 60 tahun," kata As'ad kepeda wartawan 
seusai acara Ta'aruf pengurus PBNU di Gedung Pegadaian, Jl Kramat Raya, 
Jakarta, Rabu (28/4/2010).

Hadir dalam acara Ta'aruf ini para pengurus PBNU dari jajaran Syuriah dan 
Tanfidziyah. Selain itu juga para kiai dan sesepuh NU dari berbagai daerah 
di Jawa.

Menurut As'ad, sejak kepengurusan PBNU dipimpin KH Hasyim Muzadi, dirinya 
juga ditawari untuk masuk kepengurusan. Namun saat itu dia memilih untuk 
mengabdikan dirinya ditugas kenegaraan, meski tetap membantu NU.

"Dulu, waktu ketua PBNU nya Pak hasyim, saya juga diminta, tetapi saya 
memilih membantu dengan cara tidak masuk kepengurusan. Sekarang, Pak Kiai 
Said juga meminta. Saya sebagai kader Nu ya samikna waathokna," paparnya.

Terkait adanya pro-kontra atas masuknya As'ad di kepengurusan PBNU, 
keturunan Mbah Mutamakkin ini menilai hal itu sebagai dinamika yang wajar. 
Pada saatnya, lanjutnya, dinamika itu akan menemui titik keseimbangannya 
sehingga semua akan bisa memahami.

"Di NU itu kalau ada yang menerima dan menolak itu hal yang wajar. Itu 
namanya ada dinamika. Pada akhirnya NU akan bisa bersatu," jelasnya optimis.

Alumnus UGM dan pesantren Krapyak Jogjakarta ini menegaskan bahwa 
keterlibatannya di PBNU dalam periode ini murni untuk menyempurnakan 
pengabdiannya sebagai seorang santri. Sebab, pengetahuan dan pengalaman 
serta jaringan yang luas akan menjadi modal besar untuk mewujudkan NU lebih 
memperhatikan warganya.

"Saya diminta karena pengalaman dan jaringan saya selama ini. Sebagaimana 
amanat Kiai Sahal, saya diminta untuk mengembangkan ekonomi umat, pendidikan 
dan siyasatulwathaniyyah (politik kebangsaan)," paparnya.

Saat ditanya mulai kapan efektif dan total bekerja untuk PBNU, As'ad 
menjawab diplomatis. "Sekarang sudah aktif, tetapi lebih fokusnya lagi nanti 
setelah Mei (pensiun dari jabatan Wakabin)," pungkasnya.
(yid/mok) 



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke