Bismilahirrahmanirrahiim Kalau memang pendapat ketua PBNU, Said Aqil, menghormati perbedaan2 dlm menafsirkan ayat2 ALLAH, sebaiknya PBNU memutihkan kembali Fatwa MUI yang mengharamkan;
--pluralisme --liberalisme --demokrasi_seculer --Ahmadiyah, al qaidah dll Dan menarik kembnali UU PPA ,dimana Hasyim Murzadi mempertahankan UU PPA itu dan condong berpihgak kpd Ulama2 Garis keras Wahabi. Itu lah haram kami. salam --- In [email protected], arief dani <ariefd...@...> wrote: > > Tokoh Muslim AS Hisyam Kabbani Apresiasi NU > > > [Tokoh Muslim AS Hisyam Kabbani Apresiasi NU] Tokoh Muslim AS Hisyam Kabbani > Apresiasi NU > > Jakarta (ANTARA) - Tokoh Muslim Amerika Serikat Syeikh Muhammad Hisyam > Kabbani memberi apresiasi terhadap sikap dan kiprah Nahdlatul Ulama (NU) di > dalam kehidupan berbangsa dan pergaulan internasional. > > "Kami sangat apresiatif dengan keberadaan dan sikap-sikap NU dalam kehidupan > berbangsa dan pergaulan dunia," katanya saat bersilaturahmi dengan jajaran > PBNU di Jakarta, Rabu. > > Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah kelahiran Lebanon itu menilai NU telah > memberikan keteladanan yang baik dalam menyemai kerukunan hidup di tengah > berbagai perbedaan. > > Sementara itu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan, NU selalu > mengawal keberagaman umat dengan prinsip-prinsip ahlussunah wal jamaah yakni > lurus, toleran, moderat, dan seimbang. > > "NU selalu menghargai perbedaan-perbedaan, baik karena beda mazhab, suku, > maupun agama," katanya. > > Menurutnya, Islam bukan sekedar aturan mengenai akidah dan syariah, namun > juga melingkupi keilmuan, kebudayaan, sosial, dan peradaban. > > Sejak berdiri tahun 1926, kata Said Aqil, NU telah melalui berbagai rintangan > dalam mewujudkan cita-cita peradaban Islam. > > Bahkan, hingga saat ini Indonesia terus menghadapi berbagai dinamika > kehidupan beragama. > > "Namun NU selalu berpegang teguh dengan prinsip-prinsip pokok agama dan > bertoleransi terhadap masalah-masalah khilafiyah (perbedaan)," kata Said Aqil. >
