dear kang asep, selamat ya sudah menjadi nominee dari Indonesia berprestasi award 2008. sekalipun tidak masuk kategori ini, tetap saja kang asep sudah berprestasi. maju terus dan tetap semangat ya. salam historia-indonesia loren
--- On Thu, 11/20/08, historia historia <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: historia historia <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [HISTORIA-INDONESIA] Indonesia Berprestasi Award - Asep Kambali memenangkan kategori Seni dan Budaya To: [email protected] Date: Thursday, November 20, 2008, 12:30 AM dari situs http://202.152. 254.229/ibawards /index.php? option=com_ content&task=view&id=36&Itemid=54 Indonesia Berprestasi Award 2008 Program Indonesia Berprestasi Award ini merupakan salah satu rangkaian dari program besar Indonesia Berprestasi yang sudah dijalankan XL sejak awal 2007. Program Indonesia Berprestasi adalah salah satu program kepedulian XL untuk membantu menanggulangi berbagai persoalan sosial yang dihadapi rakyat, terutama pendidikan. Dalam jangka panjang, program ini adalah bertujuan mengantar warga Indonesia untuk bisa bersaing di tingkat dunia dan dimaksudkan untuk dapat menciptakan pemimpin-pemimpin yang lebih baik di masa mendatang. Program pencarian warga berprestasi ini merupakan kelanjutan program Indonesia Berprestasi Award 2007 yang telah memberikan penghargaaan terhadap empat anak bangsa yang berprestasi. Saat itu Indonesia Berprestasi Award 2007 diberikan kepada seorang guru di pedalaman Papua, peneliti universitas, hingga sutradara film muda yang membangkitkan perfilman Indonesia. Tahun 2008 ini, Indonesia Berprestasi Award (IBA) 2008 yang resmi diluncurkan tanggal 19 Mei 2008, akan menambahkan kategori Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan, untuk melengkapi kategori sebelumnya yaitu Sains, Teknologi, Pendidikan, serta Seni Budaya. Untuk menjaring nominator, selain tetap menyiapkan tim yang secara mandiri melakukan pencarian, tahun ini IBA juga akan menampung aspirasi yang muncul dari komunitas-komunitas di masyarakat yang tersebar di berbagai wilayah tanah air. Setiap anggota ataupun komunitas masyarakat dipersilahkan untuk memberikan usulan mengenai anggota masyarakat yang memiliki karya untuk membuat Indonesia bangkit. Dalam penyelenggaraan tahun 2008 ini, IBA menargetkan sedikitnya akan memperoleh sekitar 800 nominator dari seluruh Indonesia. Seluruh nominator akan diseleksi secara bertahap, hingga akhirnya akan ditentukan pemenangnya oleh enam dewan juri. Dewan juri dipilih berdasarkan kompetensi mereka, dan mereka akan memiliki hak mutlak untuk menentukan peraih penghargaan IBA 2008. Dewan juri berasal dari kalangan jurnalis, budayawan, selebritis, ilmuwan dan akademisi, pengusaha kreatif, serta Direktur XL. Mereka adalah: DR. Ninok Leksono, Redaktur Senior Dian Siswarini, Direktur Network XL Prof Dr. Umar Anggoro Jenie, Ketua LIPI DR. Imam Prasodjo, Ketua Yayasan Nurani Dunia Adrie Subono, Direktur Java Musikindo Artika Sari Devi, Putri Indonesia tahun 2004 Nominees Indonesia Berprestasi Awards 2008 Setelah melalui proses seleksi yang ketat oleh para dewan juri, akhirnya terpilihlah 10 orang nominees Indonesia Berprestasi Awards 2008, terdiri dari 2 orang calon penerima untuk masing-masing kategori. Berikut profil mereka: Kategori Kewirausahaan Fiki Chikara Satari Fiki memulai bisnis kreatif di Bandung dengan Distro Airplane. Dari bisnis kecil ini, dia berhasil menggalang bisnis beromset puluhan juta rupiah dengan 54 pegawai. Cita-citanya, menjadikan Bandung sebagai kota kreatif (creative city). H. Imron Mina bin Kausari Menghidupkan kembali alat tenun bukan mesin (ATBM) yang telah "dimuseumkan" oleh warga desanya. Berbagai produk barang bisa dibuat dengan tenunan itu seperti alas piring, karpet, tirai dan partisi. Produknya telah diekspor ke luar negeri. Kategori Seni dan Budaya I.B.Gde Subali Manuaba Seorang seniman muda yang melestarikan seni menulis dan mengukir daun lontar. Karyanya ini dibuat dengan ilustrasi yang menarik seperti sebuah komik. Ia juga dipercaya untuk menulis ulang naskah-naskah lontar kuno agar informasi yang terkandung di dalamnya tidak hilang. Asep Kambali Mendirikan Komunitas Historia Indonesia yang hingga kini telah memiliki 2400 anggota yang tersebar dari dalam dan luar negeri. Secara rutin ia mengajak publik untuk mengunjungi berbagai musium di Indonesia agar generasi muda Indonesia tidak melupakan sejarah bangsanya. Kategori Pendidikan Tobi Moektijono Kreatif dalam membuat soal matematika. Hasil karyanya sudah diterbitkan dalam 2 buah buku berjudul: Soal-Soal Unik matematika beserta Solusi Alternatif Tobi. Berhasil meraih juara kedua pada Kompetisi matematika di Hongkong pada tahun 2007 dilanjutkan dengan medali emas pada Olimpiade Sains Nasional di Surabaya, tahun yang sama. Gola Gong Membangun generasi baru di Banten melalui literasi yang berwawasan melalui sastra, film, teater, dan gambar. meraih penghargaan Tokoh Perbukuan dari Islamis Book Fair 2007 dan pada tahun yang sama meraih meraih penghargaan Nugra Jasa Dharma Puspa Loka dari Perpustakaan Nasional. Kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sudiyanto Berhasil mendesain pompa air tenaga air. Pompa Hydrolic Ram (Hydram) yang relatif murah tersebut kini mampu memberikan air bersih kepada 576 KK (1728 jiwa) di Kotayasa, Banyumas. Dengan teknologi yang sederhana yang tanpa BBM, air diturunkan 7 meter dapat dipompa mencapai ketinggian 17 meter dan mengucur deras. Wilson Walery Wenas Menerobos kebuntuan selama 28 tahun penelitian sel surya generasi pertama dengan hasil penelitian sel surya generasi kedua. Ia mengubah silikon sebagai unsur padat menjadi unsur gas. Pengecilan ini menekan jumlah silikon yang dibutuhkan sehingga dapat menekan biaya produksi. Kategori Sosial Kemasyarakatan Yoseph Ahriyanto Ludoni Ahriyanto berhasil memberdayakan masyarakat yang termajinalkan sehingga mengatasi masalah sosial kemasyarakatan berupa kemiskinan, pendidikan, pengangguran, rasa kemanusiaan, serta religious disharmony. Toto Sugito Toto Sugito merupakan penggagas dan Ketua Umum Komunitas Pekerja Bersepeda Indonesia (Bike to Work Indonesia – B2W) sejak berdirinya di tahun 2005. Ia yang melahirkan konsep kerja dan kampanye publik B2W agar menjadi sebuah gaya hidup di Indonesia.
