Utk menghindari gangguan, lecet | baret krn parkir bertumpuk, juga utk 
mengantisiapasi pencurian, baik part | bagian spdmotor atau
bahkan spdmotor itu sendiri, sy sarankan sebaiknya kalau parkir spdmotor Suzuki 
Thunder, terutama yg menggunakan kotak bagasi
belakang dan atau samping dan bbg aksesories tambahan, cari parkir khusus utk 
MOGE (motor gede) atau SMB (spdmotor besar | berat).
Sekarang di bbrp pusat perbelanjaan modern sdh disediakan parkir khusus SMB | 
MOGE, atau setidaknya utk yg menggunakan kotak bagasi
belakang | samping. Parkirannya tak bertumpuk atau senggolan antar spdmotor, 
krn sdh diberi garis pembatas spt pd parkiran mobil.
Jadi kalau mau parkir di tempat umum, sebaiknya tanyakan lbh dulu, kpd petugas 
parkir setempat, apakah ada parkir khusus SMB | MOGE
atau spdmotor berbagasi. Biaya parkirnya bisa jadi sedikit lbh mahal, atau anda 
perlu ngasih tip khusus kpd satpam parkir, tp itu
lbh baik, krn mengurangi resiko kerugian lbh besar.

Kalau tdk ada, biasanya sy parkir ditempat paling dekat dgn pengamanan, atau 
lokasi paling mudah dipantau kalau ada tindak kriminal,
dan sy titip khusus kpd para petugas disana, yah kasih uang rokok dikitlah, 
sekalian sedekah, dan pertama dr semua, sy lakukan
pengamanan fisik|lahir bertingkat, mekanik dan elektronik, dan pengamanan 
spiritual|batin alias penjagaannya sy serahkan sepenuhnya
kpd Allah Ta'aala, krn spdmotor itu Beliau yang punya dan sy hanya dititipin 
utk memeliharanya.

Salam.

Thunder Rider, KOSTER 115, Parung

. . .

----- Original Message -----

From: dedy_deka
To: [email protected]
Sent: Friday, July 04, 2008 10:01 PM
Subject: [www.suzuki-thunder.net] Sepeda motor = Marjinal


Parkiran jauh, muter lumayan jauh, kadang tidak beratap sehingga hujan 
kehujanan panas kepanasan, lahan parkir sempit sehingga
desak-desakan pada lecet, spion lampu sen patah, main geser seenaknya, parkir 
mahal 1000 untuk 2 jam pertama, dan masih banyak lagi.

Sebegitu hinanya kendaraan roda dua sehingga di pusat pembelajaan ataupun 
diperkantoran selalu terpinggirkan, atau mulai adanya
kembali kaum neo borjuis dimana pengistimewaan kaum tertentu yang boleh parkir 
di depan pusat pembelajaan ataupun di perkantoran.

relakah kita pengendara/pengguna motor roda dua selalu terpinggirkan, atau 
memang pengendara/pengguna motor roda dua kaum marjinal
yang perlu dipinggirkan???

______________________________________________________________________

Kirim email ke