. . .
Suatu kali, sy ada urusan ke kantor DEPDIKNAS di Senayan, Jakarta Selatan, naik 
Thunder.

Eh pas mau parkir di lapangan parkir di samping gedung C, Thunder sy dilarang 
masuk, krn kata petugas parkir dan satpam, spdmotor sy
kegedean, yg boleh parkir disitu hanya spdmotor kecil. Lantas sy disarankan 
parkir di gedung parkir di belakang gedung E ... tp
ternyata ketika sy mau masuk ke area parkir spdmotor disana, Thunder sy disuruh 
balik lagi, alasannya sama, ... kegedean ...

Buat bro yg belum pernah liat Thunder sy, ukuran lebarnya sekarang, krn pakai 
sidebox model police, hampir 2 x lipat Thunder
standar, dan panjangnya, krn pakai rear bagage box besar dan tambahan rear 
protector, hampir 1,5 x ... he he he ....

Jadi akhirnya, sama petugas parkir dan satpam disitu, Thunder sy diarahkan utk 
parkir di area parkir mobil, bahkan persis di depan
petugas jaga, jadi aman banget dah ...

. . .

Di Senayan City sy juga disarankan parkir di pakiran SMB | MOGE, tadinya sy 
menunuju ke parkiran spdmotor biasa, tp kemudian kata
petugas parkir, spdmotor saya kegedean, shg diarahkan ke parkiran khusus.

Di Plasa Semanggi juga ada disediakan area parkir utk SMB | MOGE dan moto 
batangan dgn bagage box besar.

Utk bro yg tahu dimana saja ada parkir khusus SMB | MOGE, tolong diinformasikan 
di milis ini, agar kalau bro yg lain ke tempat tsb,
tak perlu tanya atau mencari lokasi parkiran tsb.

. . .

Lain drpd itu, terlepas dr moto bro dilengkapi pengaman ekstra atau tidak, 
tolong juga diinformasikan di milis ini, dr pengalaman
atau sepengetahuan bro, dimana saja parkir umum yg relativ aman, dan dimana 
saja parkir umum yg kurang aman, atau samasekali tdk
aman.

BTW, moto sy memiliki pengamanan rangkap (multiple security), mekanik, 
elektrik, dan elektronik; dan masing-masing dgn pengamanan
rangkap-tingkap (multilevel security): 3 s/d 7 tingkat atau lapis pengamanan; 
dan kalau parkir di tempat umum, sy selalu parkir di
area yg memenuhi 3 kriteria sekururitas: terang, berbatas, dan berpenjaga.

. . .

Terimakasih.



Salam.

Thunder Rider, KOSTER 115, Parung

. . .

----- Original Message -----


From: dedy_deka
To: [email protected]
Sent: Friday, July 04, 2008 10:01 PM
Subject: [www.suzuki-thunder.net] Sepeda motor = Marjinal


Parkiran jauh, muter lumayan jauh, kadang tidak beratap sehingga hujan 
kehujanan panas kepanasan, lahan parkir sempit sehingga
desak-desakan pada lecet, spion lampu sen patah, main geser seenaknya, parkir 
mahal 1000 untuk 2 jam pertama, dan masih banyak lagi.

Sebegitu hinanya kendaraan roda dua sehingga di pusat pembelajaan ataupun 
diperkantoran selalu terpinggirkan, atau mulai adanya
kembali kaum neo borjuis dimana pengistimewaan kaum tertentu yang boleh parkir 
di depan pusat pembelajaan ataupun di perkantoran.

relakah kita pengendara/pengguna motor roda dua selalu terpinggirkan, atau 
memang pengendara/pengguna motor roda dua kaum marjinal
yang perlu dipinggirkan???

______________________________________________________________________

Kirim email ke