wah dongkol juga nih ane baca nya.....
wah petugasnya kurang ajar bgt tuh.... klo ane sih... ane gamparin tuh.....

--- On Tue, 12/2/08, gerry garsono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: gerry garsono <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [www.suzuki-thunder.net] Fwd: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?
To: [email protected]
Date: Tuesday, December 2, 2008, 9:51 PM

salam koster

bro dody, om ikut prihatin atas kejadian yg telah menimpa ente ama istri...
wah seandainya itu terjadi pada diri om , om akan bersikap seperti bro doddy...manusiawi kok bro...
Yg jelas manajemen perparkiran di gedung parkir sentra satu kelapa gading mall, harus bertanggung jawab atas kejadian tsb dan mendidik kembali para staff di bagian front liner nya yg bernama Sri Wahyuni. & rekan2 nya...
mungkin mereka tidak diberikan pelatihan /training tentang "service excelent" yg jelas , kemungkinan pas proses rekrutment asal comot aja yg penting lulusan SMU sederajat...!
Bila perlu pihak manajamen perparkiran di kelapa gading mall tsb menindak tegas bagi para frontliner di bagian parkir yg tidak sopan dan nggak peduli thd konsumen....( mana lagi hamil lagi istri nya bro doddy ) !
Mudah2an kejadian ini tidak terulang di kemudian hari...amin

bst rgds,
Gerry - Koster039
The Rea Thunder bear
081511571171
www.suzuki-thunder.net

 

--- Pada Rab, 3/12/08, mohammad syaefulloh <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: mohammad syaefulloh <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Re: [www.suzuki-thunder.net] Fwd: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 3 Desember, 2008, 9:25 AM

Salam Bikers !

Turut prihatin atas apa yg telah terjadi pd bro Dody dan tigy-nya. Yg saya tau bbrp gedung perparkiran memang menerapkan aturan tidak menyalakan mesin di area parkirnya, salah satunya di Blok-M Plaza. Tp disana sy maklumi krn area parkir berada di basement yg beratap rendah sehingga jika bbrp motor saja menyalakan mesinnya maka ruang itu jadi sumpek krn bau knalpot.
Namun perlakuan dan sikap dari para petugas parkir tsb sangak tidak dapat ditoleransi, menunjukkan perilaku yg sama sekali tidak baik.
Smoga mereka mendapat petunjuk dan hidayah dr Yang Maha Kuasa
 

> M.S. Eep --- SpiderKoster085 <




From: "Eck0 [EMAIL PROTECTED] / 554" <[EMAIL PROTECTED]>
To: kings_club_djakarta <[EMAIL PROTECTED]>; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, December 2, 2008 5:17:41 PM
Subject: [www.suzuki-thunder.net] Fwd: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?



---------- Forwarded message ----------
From: Rio digitaLmbuL <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 2008/12/2
Subject: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]


Diskriminasi apa lagi ini?

PDF

Print

E-mail

 

Written by Rio   

Tuesday, 02 December 2008 10:43

From: [EMAIL PROTECTED] This e-mail address is being protected from spambots. You need _javascript_ enabled to view it [mailto: [EMAIL PROTECTED] This e-mail address is being protected from spambots. You need _javascript_ enabled to view it ] On Behalf Of Doddy Himawan
Sent: 01 Desember 2008 10:14
To: [EMAIL PROTECTED] This e-mail address is being protected from spambots. You need _javascript_ enabled to view it
Subject: [honda-tiger] Pengalaman Menjengkelkan di Parkir La Piazza

 

Dear Temen-2

Selamat pagi,

Dengan email ini saya hendak minta maaf atas kelakuan saya yang mungkin tidak pantas, sekaligus curhat atas kejadian yang saya alami berdua dengan istri di parkiran La Piazza, GEDUNG PARKIR SENTRA SATU KELAPA GADING. Kronologisnya:


Saya bersama istri hendak refreshing nonton film hari Minggu kemaren, karena tidak membawa junior-junior, kita memutuskan untuk bawa si tigy saja karena pertimbangan macet dan susah cari parkir kalau bawa mobil. Saya sampai di La Piazza sekitar jam 11:30, Saya bertanya pada satpam menanyakan lokasi parkiran motor, padahal di samping gedung La piazza ada lahan parkir liar, tapi saya berpikir untuk mendapatkan parkir yang aman buat tigy saya. Satpam menunjukkan gedung Parkir Sentra Satu Kelapa Gading dan parkir motor terletak di basement. Wah senang hati saya, motor pasti aman nieh.

Tapi kenyataan yang saya dapat ternyata jauh dari bayangan. Sampai di parkiran motor di basement, ketika saya ambil karcis dari gardu, tiba-2 dua orang wanita penjaga parkir dengan ketus menyuruh saya mematikan mesin motor. Oh mungkin mereka terganggu oleh suara motor saya (knalpot standar). Saya minta maaf pada mereka, tapi ketika saya menyalakan mesin motor saya lagi, ternyata, mereka menyuruh saya menuntun motor saya sampai dapat lahan parkir!. Ini sungguh peraturan yang konyol menurut saya. Saya bilang baik-2 pada mereka bahwa motor saya berat dan untuk mendorong dengan jarak sekitar 50-70 meter sampai dapat parkiran yang kosong sungguh menguras tenaga, dikarenakan ban motor saya gambot dan dengan sidebox dan center box, mereka tetap dengan ketus dan mulai membentak tetap tidak mau perduli bahkan dengan kasar mereka bilang "kalo gak mau nuntun motor jangan parkir di sini!!".

Saya masih sabar saat itu, tapi istri sudah panas dan berdebat dengan mereka, saya lalu berkata pada mereka, "mbak , saya ijin yah, sampai di tempat penitipan helm saja, nanti dari sana saya tuntun deh, karena parkiran motornya yang kosong di daerah situ" Jarak dari gardu sampai ke tempat penitipan helm sekitar 50-70 meteran, lumayan jauh kalo untuk dorong, sementara, jalan yang dilalui juga agak sempit, karena sudah penuh oleh motor yang parkir. Saya lalu menjalankan motor saya pelan-2, eh ternyata masalah tidak berhenti sampai di situ saja, di tempat penitipan helm tiba-2 ada seorang laki-2 penjaga parkir, berteriak kepada saya dengan kasar, "woii!!!, matiin mesin motornya!!, tolol!!".
Wah di sini saya langsung tidak bisa menahan emosi. Saya pun berteriak lantang kepadanya;"Hei mas, sopan sedikit, kalau kamu maksa saya nyuruh ndorong motor saya, kamu aja sini saya bayar buat ndorong motor saya!" (maaf jadi sombong).
Dia pun makin nyolot dan bertolak pinggang sambil menunjuk-2 muka saya "Hei Pak!, kalo gak mau matiin gak usah parkir di sini!!" . Saya sudah sangat emosi dan berkata "Baik, saya gak akan parkir di sini!"
Lalu saya menggas motor saya sambil adegan stunt, tanpa saya sadari motor berat itu bisa saya balikkan 180 derajat dengan ban berdecit, ppfftt. Ternyata istri saya di sana sedang berjalan ke arah saya dengan memanggil saya, "mas, gak usah parkir disini!". Mana istri saya sedang hamil lagi, tapi kayaknya dia sudah emosi banget, terbukti dia jalan setengah belari :(, duh takut aja istri saya kenapa-2.

Saya lalu berniat keluar dari parkiran itu, sampai di gardu saya masih ditagih biaya parkir, saya tidak mau bayar, dan 2 gadis ketus itu berkata, "heh, kalo loe gak mo bayar, gw gak akan buka palang pintunya!", saya bilang,"saya bisa keluar cari dengan cara lain" karena saya liat antara gardu masuk dan gardu keluar ada jarak dan cukup buat motor saya keluar, tiba-2 datang satpam yang menghalangi saya, cuman suaranya lebih ramah, dia bertanya
"ada apa pak?",
"saya mau keluar"
"tapi bapak mesti bayar dulu"
"saya gak akan bayar, karena saya gak parkir", kayaknya itu satpam setuju dengan saya, terbukti dia langsung mempersilahkan saya keluar parkiran, sampai saya masih mendengar 2 gadis itu berteriak dan bertingkah dengan konyol "iya sono!, pergi aja loe!, biar mampus!", duh Gusti, biar kata saya panas banged dengernya, saya masih berusaha untuk tetap tenang, tapi istri saya ternyata berbalik karena tidak terima dan bertanya kepada salah satu gadis untuk menanyakan namanya. Dia menjawab Sri Wahyuni.

Saya tanya pada satpam "Pak, manajemen parkir di mana pak?", "Oh hari minggu tidak masuk pak, dengan Pak Michael, lagi libur", Ya sudah lah, tadinya hendak saya perkarakan dengan manajemen parkir, setidaknya saya mau bertanya alasan untuk menuntun motor dan minta mereka untuk mendidik karyawannya biar lebih sopan.

Saya dan istri lalu berlalu dari tempat itu dengan perasaan dongkol banget, akhirnya saya parkir si tigy di parkiran liar itu, walapun hati was2 tapi saya minta satu orang untuk mengawasi motor saya sampai saya dateng, tentunya saya kasih uang extra, tapi hati saya lebih puas, karena si Tigy khusus di jaga satu orang dan saya minta ruang untuk memberi jarak di kanan kiri si tigy. Terbukti sampai saya pulang, saya menemukan orang itu duduk dekat motor saya dan samping kiri kanannya pun di beri jarak cukup. Kalo tau begini dari awal aja saya parkir di sini :P

Sekali lagi saya mohon maaf atas kelakuan saya, karena stiker bernomor ID yang ada di my Tigy. tapi saya sungguh tidak mengerti perlakuan diskriminasi yang di terima pengendara motor, karena saya melihat sendiri mereka juga membentak pengendara motor yang lain yang menyalakan mesinnya. Apa kalo bawa mobil juga harus matikan mesin dari pertama kali masuk gardu dan dorong deh tuh mobil sampe dapet lahan parkir??. :P. Mudah-2an aja ada orang manajemen parkir La Piazza yang memantau milist ini.

Pak Moderator, maaf artikelnya kepanjangan.

Doddy H. TRIYASA
Documentation Department.
CMA CGM Indonesia
Phone: +6221-28546800 Ext.6931
Fax: +6221-28546900
E-mail: [EMAIL PROTECTED] This e-mail address is being protected from spambots. You need _javascript_ enabled to view it
www.cma-cgm.com

---------------------

tambahan : ini juga terjadi di Blok M Mall.....

 

 

 

 

 

 

Regards,

 

 

Rio "digitaLmbuL"

http://digitaLmbuL.comhttp://rsa.or.idhttp://RAPIjakarta0506.comhttp://my-dtc.org

 

 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===========================================================
+ RSA memberi kebebasan untuk posting message.
+ Mohon kedewasaan anda untuk tidak mengirimkan email yg tidak berhubungan    
   dengan Topik.
+ Apabila anda hendak mengirim email selain info SR or info bikers. harap  
   sertakan OOT (out of topic) pada Subject email.
+ OOT Day diberlakukan bebas pada hari Jumat. Senin-Kamis OOT hanya boleh
   diposting utk informasi Berita Duka .
+ Gunakan hak akses anda sebaik-baiknya, untuk mengirimkan info penting
   seputar Safety Riding

-mod-
Road Safety Association
===========================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---





--
Eck0 [EMAIL PROTECTED]

Bikers Aston Rasuna Community / BARAC
King's Club Djakarta / KCDj 554 / www.kcdj.org
Road Safety Association / RSA / www.rsa.or.id
0856 9957 386 / 021 9250 5522
[EMAIL PROTECTED]

* Mari Perangi Krisis Disiplin di Negeri Ini



Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

Kirim email ke