Memang hal itu konsekuensi dari parker di basement. Solusi yang dilakukan
pihak gedung untuk mengurangi polusi CO2 dengan tanpa mengurangi biaya
adalah dengan  mematikan mesin motor dikala parker. Bukti kalau polusi CO2
di gedung itu sudah maximal dapat dilihat dari petugas parkir yang cepat
emosi. Udara (O2) yang masuk ke peredaran darah jumlahnya lebih sedikit
dibandingkan dengan CO2  sehingga badan terasa panas, dan bawaaannya mau
marah. Mungkin kejadian ini merupakan yang ke sekian kalinya pada hari itu,
sehingga sang petugas yang kondisinya sudah terkontaminasi terpicu untuk
marah, namanya juga manusia yang gak luput dari marah, kita sendiri juga
sering marah gak jelas. Maaf loh bukan belain petugas parkir, soalnya saya
pernah merasakan juga diposisi mereka, ibarat maju kena mundur kena, hanya
imbas gak enak nya aja yang selalu meraka dapetin, jadi gak ada pengaruhnya
SMP atau SMU, bisa jadi mereka D3. Saran saya, kalau body motor kita berat
coba minta dorongin sama mereka yang standby di parkiran, pasti mau. Soalnya
saya pernah ngalamin juga, di blok m plaza, karena motor berat saya minta
tolong dorongin, alhasil dibantuin kok bahkan sampai parker dibantuin, atau
bisa aja konfirmasi ke petugas parker untuk masuk ke bagian mobil dengan
alasan gak muat di parkiran motor, tapi biayanya parker mobil.

 

Memang hal ini harusnya menjadi wacana serius yang harus dibicarakan. Namun
bukan masalah petugasnya yang marah-marah, tapi lebih kepada cara manajemen
yang memperkerjakan pegawainya dilihat dari sisi kesehatan dan
keselamatannya. Jadi alangkah baiknya dan bijaknya jika kejadian ini
dipermasalahkan ke pihak manajemen melaui surat atau surat pembaca.

 

Sekali lagi saya mohon maaf dan saya juga berharap bagi para brogther atau
para biker agar dapat memahami kondisi ini. Sehingga satu sama lain dapat
saling menghargai kondisi masing-masing.

 

Salam Safety salam Damai

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Teddy Kesuma (dbb/vertigo)`
Sent: Wednesday, December 03, 2008 3:26 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [www.suzuki-thunder.net] Fwd: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?

 

Salam Koster,

ada baiknya kita lihat persoalan jangan hanya sisi kanan saja, sisi kiri 
juga harus kita lihat setelah itu baru kita dapat simpulkan. kalau hanya 
melihat sisi kanan saja susah juga kita menyimpulkan sesuatu.
mudah2an ini jadi pelajaran buat kita....khususnya Bikers.

Rgds
090

mohammad syaefulloh wrote:
> Salam Bikers !
>
> Turut prihatin atas apa yg telah terjadi pd bro Dody dan tigy-nya. Yg 
> saya tau bbrp gedung perparkiran memang menerapkan aturan tidak 
> menyalakan mesin di area parkirnya, salah satunya di Blok-M Plaza. Tp 
> disana sy maklumi krn area parkir berada di basement yg beratap rendah 
> sehingga jika bbrp motor saja menyalakan mesinnya maka ruang itu jadi 
> sumpek krn bau knalpot.
> Namun perlakuan dan sikap dari para petugas parkir tsb sangak tidak 
> dapat ditoleransi, menunjukkan perilaku yg sama sekali tidak baik.
> Smoga mereka mendapat petunjuk dan hidayah dr Yang Maha Kuasa
> 
>
> *> M.S. Eep --- SpiderKoster085 <*
>
>
>
> *From:* "Eck0 [EMAIL PROTECTED] / 554" <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:eko.barac%40gmail.com> com>
> *To:* kings_club_djakarta <Kings_Club_Djakarta
<mailto:Kings_Club_Djakarta%40yahoogroups.com> @yahoogroups.com>; 
> koster_bogor@ <mailto:koster_bogor%40yahoogroups.com> yahoogroups.com;
yamaha-vega@ <mailto:yamaha-vega%40yahoogroups.com> yahoogroups.com; 
> "vixion-indonesia@ <mailto:vixion-indonesia%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com" <vixion-indonesia@
<mailto:vixion-indonesia%40yahoogroups.com> yahoogroups.com>
> *Sent:* Tuesday, December 2, 2008 5:17:41 PM
> *Subject:* [www.suzuki-thunder.net] Fwd: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?
>
>
>
> ---------- Forwarded message ----------
> From: *Rio digitaLmbuL* <rio.octaviano@ <mailto:rio.octaviano%40gmail.com>
gmail.com 
> <mailto:rio.octaviano@ <mailto:rio.octaviano%40gmail.com> gmail.com>>
> Date: 2008/12/2
> Subject: -RSA- Diskriminasi apa lagi ini?
> To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:FSRJ%40googlegroups.com> com
<mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:FSRJ%40googlegroups.com> com>, 
> [EMAIL PROTECTED] <mailto:jz09zws%40googlegroups.com> s.com
<mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:jz09zws%40googlegroups.com> s.com>
>
>
> Diskriminasi apa lagi ini?
>
> 
>
> PDF 
> <http://rsa.or.
<http://rsa.or.id/index.php?view=article&catid=38%3Ainfo-terkini&id=180%3Adi
skriminasi-apa-lagi-ini&format=pdf&option=com_content&Itemid=54>
id/index.php?view=article&catid=38%3Ainfo-terkini&id=180%3Adiskriminasi-apa-
lagi-ini&format=pdf&option=com_content&Itemid=54>
>
> 
>
> Print 
> <http://rsa.or.
<http://rsa.or.id/index.php?view=article&catid=38%3Ainfo-terkini&id=180%3Adi
skriminasi-apa-lagi-ini&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=c
om_content&Itemid=54>
id/index.php?view=article&catid=38%3Ainfo-terkini&id=180%3Adiskriminasi-apa-
lagi-ini&tmpl=component&print=1&layout=default&page=&option=com_content&Item
id=54>
>
> 
>
> E-mail 
> <http://rsa.or.
<http://rsa.or.id/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=aHR0cDovL3
JzYS5vci5pZC9pbmRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0xOD
A6ZGlza3JpbWluYXNpLWFwYS1sYWdpLWluaSZjYXRpZD0zODppbmZvLXRlcmtpbmkmSXRlbWlkPT
U0>
id/index.php?option=com_mailto&tmpl=component&link=aHR0cDovL3JzYS5vci5pZC9pb
mRleC5waHA/b3B0aW9uPWNvbV9jb250ZW50JnZpZXc9YXJ0aWNsZSZpZD0xODA6ZGlza3JpbWluY
XNpLWFwYS1sYWdpLWluaSZjYXRpZD0zODppbmZvLXRlcmtpbmkmSXRlbWlkPTU0>
>
> 
>
> Written by Rio 
>
> Tuesday, 02 December 2008 10:43
>
> *From:* honda-tiger@ <mailto:honda-tiger%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com 
> <mailto:honda-tiger@ <mailto:honda-tiger%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com> This e-mail address is being 
> protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it 
> [mailto: honda-tiger@ <mailto:honda-tiger%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com 
> <mailto:honda-tiger@ <mailto:honda-tiger%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com> This e-mail address is being 
> protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it ] *On 
> Behalf Of *Doddy Himawan
> *Sent:* 01 Desember 2008 10:14
> *To:* honda-tiger@ <mailto:honda-tiger%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
<mailto:honda-tiger@ <mailto:honda-tiger%40yahoogroups.com> yahoogroups.com>

> This e-mail address is being protected from spambots. You need 
> JavaScript enabled to view it
> *Subject:* [honda-tiger] Pengalaman Menjengkelkan di Parkir La Piazza
>
> 
>
> Dear Temen-2
>
> Selamat pagi,
>
> Dengan email ini saya hendak minta maaf atas kelakuan saya yang 
> mungkin tidak pantas, sekaligus curhat atas kejadian yang saya alami 
> berdua dengan istri di parkiran La Piazza, GEDUNG PARKIR SENTRA SATU 
> KELAPA GADING. Kronologisnya:
>
>
> Saya bersama istri hendak refreshing nonton film hari Minggu kemaren, 
> karena tidak membawa junior-junior, kita memutuskan untuk bawa si tigy 
> saja karena pertimbangan macet dan susah cari parkir kalau bawa mobil. 
> Saya sampai di La Piazza sekitar jam 11:30, Saya bertanya pada satpam 
> menanyakan lokasi parkiran motor, padahal di samping gedung La piazza 
> ada lahan parkir liar, tapi saya berpikir untuk mendapatkan parkir 
> yang aman buat tigy saya. Satpam menunjukkan gedung Parkir Sentra Satu 
> Kelapa Gading dan parkir motor terletak di basement. Wah senang hati 
> saya, motor pasti aman nieh.
>
> Tapi kenyataan yang saya dapat ternyata jauh dari bayangan. Sampai di 
> parkiran motor di basement, ketika saya ambil karcis dari gardu, 
> tiba-2 dua orang wanita penjaga parkir dengan ketus menyuruh saya 
> mematikan mesin motor. Oh mungkin mereka terganggu oleh suara motor 
> saya (knalpot standar). Saya minta maaf pada mereka, tapi ketika saya 
> menyalakan mesin motor saya lagi, ternyata, mereka menyuruh saya 
> menuntun motor saya sampai dapat lahan parkir!. Ini sungguh peraturan 
> yang konyol menurut saya. Saya bilang baik-2 pada mereka bahwa motor 
> saya berat dan untuk mendorong dengan jarak sekitar 50-70 meter sampai 
> dapat parkiran yang kosong sungguh menguras tenaga, dikarenakan ban 
> motor saya gambot dan dengan sidebox dan center box, mereka tetap 
> dengan ketus dan mulai membentak tetap tidak mau perduli bahkan dengan 
> kasar mereka bilang "kalo gak mau nuntun motor jangan parkir di sini!!".
>
> Saya masih sabar saat itu, tapi istri sudah panas dan berdebat dengan 
> mereka, saya lalu berkata pada mereka, "mbak , saya ijin yah, sampai 
> di tempat penitipan helm saja, nanti dari sana saya tuntun deh, karena 
> parkiran motornya yang kosong di daerah situ" Jarak dari gardu sampai 
> ke tempat penitipan helm sekitar 50-70 meteran, lumayan jauh kalo 
> untuk dorong, sementara, jalan yang dilalui juga agak sempit, karena 
> sudah penuh oleh motor yang parkir. Saya lalu menjalankan motor saya 
> pelan-2, eh ternyata masalah tidak berhenti sampai di situ saja, di 
> tempat penitipan helm tiba-2 ada seorang laki-2 penjaga parkir, 
> berteriak kepada saya dengan kasar, "woii!!!, matiin mesin motornya!!, 
> tolol!!".
> Wah di sini saya langsung tidak bisa menahan emosi. Saya pun berteriak 
> lantang kepadanya;"Hei mas, sopan sedikit, kalau kamu maksa saya 
> nyuruh ndorong motor saya, kamu aja sini saya bayar buat ndorong motor 
> saya!" (maaf jadi sombong).
> Dia pun makin nyolot dan bertolak pinggang sambil menunjuk-2 muka saya 
> "Hei Pak!, kalo gak mau matiin gak usah parkir di sini!!" . Saya sudah 
> sangat emosi dan berkata "Baik, saya gak akan parkir di sini!"
> Lalu saya menggas motor saya sambil adegan stunt, tanpa saya sadari 
> motor berat itu bisa saya balikkan 180 derajat dengan ban berdecit, 
> ppfftt. Ternyata istri saya di sana sedang berjalan ke arah saya 
> dengan memanggil saya, "mas, gak usah parkir disini!". Mana istri saya 
> sedang hamil lagi, tapi kayaknya dia sudah emosi banget, terbukti dia 
> jalan setengah belari :(, duh takut aja istri saya kenapa-2.
>
> Saya lalu berniat keluar dari parkiran itu, sampai di gardu saya masih 
> ditagih biaya parkir, saya tidak mau bayar, dan 2 gadis ketus itu 
> berkata, "heh, kalo loe gak mo bayar, gw gak akan buka palang 
> pintunya!", saya bilang,"saya bisa keluar cari dengan cara lain" 
> karena saya liat antara gardu masuk dan gardu keluar ada jarak dan 
> cukup buat motor saya keluar, tiba-2 datang satpam yang menghalangi 
> saya, cuman suaranya lebih ramah, dia bertanya
> "ada apa pak?",
> "saya mau keluar"
> "tapi bapak mesti bayar dulu"
> "saya gak akan bayar, karena saya gak parkir", kayaknya itu satpam 
> setuju dengan saya, terbukti dia langsung mempersilahkan saya keluar 
> parkiran, sampai saya masih mendengar 2 gadis itu berteriak dan 
> bertingkah dengan konyol "iya sono!, pergi aja loe!, biar mampus!", 
> duh Gusti, biar kata saya panas banged dengernya, saya masih berusaha 
> untuk tetap tenang, tapi istri saya ternyata berbalik karena tidak 
> terima dan bertanya kepada salah satu gadis untuk menanyakan namanya. 
> Dia menjawab Sri Wahyuni.
>
> Saya tanya pada satpam "Pak, manajemen parkir di mana pak?", "Oh hari 
> minggu tidak masuk pak, dengan Pak Michael, lagi libur", Ya sudah lah, 
> tadinya hendak saya perkarakan dengan manajemen parkir, setidaknya 
> saya mau bertanya alasan untuk menuntun motor dan minta mereka untuk 
> mendidik karyawannya biar lebih sopan.
>
> Saya dan istri lalu berlalu dari tempat itu dengan perasaan dongkol 
> banget, akhirnya saya parkir si tigy di parkiran liar itu, walapun 
> hati was2 tapi saya minta satu orang untuk mengawasi motor saya sampai 
> saya dateng, tentunya saya kasih uang extra, tapi hati saya lebih 
> puas, karena si Tigy khusus di jaga satu orang dan saya minta ruang 
> untuk memberi jarak di kanan kiri si tigy. Terbukti sampai saya 
> pulang, saya menemukan orang itu duduk dekat motor saya dan samping 
> kiri kanannya pun di beri jarak cukup. Kalo tau begini dari awal aja 
> saya parkir di sini :P
>
> Sekali lagi saya mohon maaf atas kelakuan saya, karena stiker bernomor 
> ID yang ada di my Tigy. tapi saya sungguh tidak mengerti perlakuan 
> diskriminasi yang di terima pengendara motor, karena saya melihat 
> sendiri mereka juga membentak pengendara motor yang lain yang 
> menyalakan mesinnya. Apa kalo bawa mobil juga harus matikan mesin dari 
> pertama kali masuk gardu dan dorong deh tuh mobil sampe dapet lahan 
> parkir??. :P. Mudah-2an aja ada orang manajemen parkir La Piazza yang 
> memantau milist ini.
>
> Pak Moderator, maaf artikelnya kepanjangan.
>
> Doddy H. TRIYASA
> Documentation Department.
> CMA CGM Indonesia
> Phone: +6221-28546800 Ext.6931
> Fax: +6221-28546900
> E-mail: dja.dhimawan@ <mailto:dja.dhimawan%40cma-cgm.com> cma-cgm.com
<mailto:dja.dhimawan@ <mailto:dja.dhimawan%40cma-cgm.com> cma-cgm.com> 
> This e-mail address is being protected from spambots. You need 
> JavaScript enabled to view it
> www.cma-cgm.com <http://www.cma- <http://www.cma-cgm.com> cgm.com>
>
> ---------------------
>
> tambahan : ini juga terjadi di Blok M Mall.....
>
> 
>
> 
>
> 
>
> 
>
> 
>
> 
>
> Regards,
>
> 
>
> 
>
> Rio "*digitaLmbuL*"
>
> http://digitaLmbuL. <http://digitaLmbuL.com> com <http://digitalmbul.
<http://digitalmbul.com/> com/> | http://rsa.or. <http://rsa.or.id> id 
> <http://rsa.or. <http://rsa.or.id/> id/> | http://RAPIjakarta0
<http://RAPIjakarta0506.com> 506.com 
> <http://rapijakarta0 <http://rapijakarta0506.com/> 506.com/> |
http://my-dtc. <http://my-dtc.org> org <http://my-dtc. <http://my-dtc.org/>
org/>
>
> 
>
> 
>
>
> --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
> ===========================================================
> + RSA memberi kebebasan untuk posting message.
> + Mohon kedewasaan anda untuk tidak mengirimkan email yg tidak 
> berhubungan 
> dengan Topik.
> + Apabila anda hendak mengirim email selain info SR or info bikers. 
> harap 
> sertakan OOT (out of topic) pada Subject email.
> + OOT Day diberlakukan bebas pada hari Jumat. Senin-Kamis OOT hanya boleh
> diposting utk informasi Berita Duka .
> + Gunakan hak akses anda sebaik-baiknya, untuk mengirimkan info penting
> seputar Safety Riding
>
> -mod-
> Road Safety Association
> ===========================================================
> -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
>
>
>
>
>
> -- 
> Eck0 [EMAIL PROTECTED]
>
> Bikers Aston Rasuna Community / BARAC
> King's Club Djakarta / KCDj 554 / www.kcdj.org <http://www.kcdj.
<http://www.kcdj.org> org>
> Road Safety Association / RSA / www.rsa.or.id <http://www.rsa.
<http://www.rsa.or.id> or.id>
> 0856 9957 386 / 021 9250 5522
> gibrant_loyo@ <mailto:gibrant_loyo%40yahoo.com> yahoo.com
<mailto:gibrant_loyo@ <mailto:gibrant_loyo%40yahoo.com> yahoo.com>
>
> * Mari Perangi Krisis Disiplin di Negeri Ini
>
> ----------------------------------------------------------
>
>
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG - http://www.avg. <http://www.avg.com> com 
> Version: 8.0.176 / Virus Database: 270.9.13/1825 - Release Date: 12/2/2008
8:44 PM
>
> 

 

Kirim email ke