saya pernah menulis disini tgl 4 Juli 2008 untuk sekedar mengingatkan; "Parkiran jauh,muter lumayan jauh, kadang tidak beratap sehingga hujan kehujanan panas kepanasan, lahan parkir sempit sehingga desak-desakan pada lecet, spion lampu sen patah, main geser seenaknya, parkir mahal 1000 untuk 2 jam pertama, dan masih banyak lagi.
Sebegitu hinanya kendaraan roda dua sehingga di pusat pembelajaan ataupun diperkantoran selalu terpinggirkan, atau mulai adanya kembali kaum neo borjuis dimana pengistimewaan kaum tertentu yang boleh parkir di depan pusat pembelajaan ataupun di perkantoran. relakah kita pengendara/pengguna motor roda dua selalu terpinggirkan, atau memang pengendara/pengguna motor roda dua kaum marjinal yang perlu dipinggirkan??? " memang jauh relativ, tapi klo nyari parkiran bukan touring sangat beda..sampai kapan semua ini berakhir. memang tidak semua pusat perkatoran juga pembelajaan seperti itu.
