SEKILAS INFO

http://endonesia-bebas.blogspot.com/2009/02/pilih-aman-dan-benar-untuk-penggunaan.html

Purwaning Baskoro

WebBlog: 
http://endonesia-raya.blogspot.com
http://endonesia-bebas.blogspot.com
http://p-baskoro.blog.friendster.com

--- On Fri, 13/2/09, ENDONESIA <[email protected]> wrote:

From: ENDONESIA <[email protected]>
Subject: [BEBAS BERKARYA] Pilih aman dan benar untuk penggunaan plastik
To: [email protected]
Date: Friday, 13 February, 2009, 10:34 AM



Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah 
tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang 
menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. 
Mulai dari botol minum, peralatan rumah tangga, TV, kulkas, pipa paralon, 
plastik laminating, compact disk, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. 
Oleh karena itu bisa dipastikan kita pernah pernah menggunakan dan memiliki 
barang-barang yang mengandung Bisphenol-A.

Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol-A adalah 
industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup 
makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol 
bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol-A sehingga aman 
untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang 
mengandung Bisphenol-A.

Plastik banyak dipakai karena murah, ringan dan tahan lama. Akan tetapi plastik 
juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu 
kita harus mengerti plastik yang aman untuk kita pakai. 

SIMBOL PADA PLASTIK



Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik? 


PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik 
yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan 
hampir semua botol minuman lainnya. Botol-botol dengan bahan #1 dan #2 
direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat 
apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret

HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna 
putih susu. Sama seperti PETE#1 atau PET, HDPE#2 juga direkomendasikan hanya 
untuk sekali pemakaian. 

PVC atau V (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. 
Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan 
botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik 
pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC 
berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. 

LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan 
botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan 
baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang 
dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat 
makanan.

PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk 
yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, 
botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa 
botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli 
barang berbahan plastik. 

PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat 
minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke 
dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya 
untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa 
didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan 
ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang 
pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China. 

Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman 
seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya 
yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem 
hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.


Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, 
terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda 
ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, Kesehatan 
keluarga lebih berharga dibandingkan harga yang dibayarkan.
Apakah Bisphenol-A?
Bisphenol-A atau BPA adalah unsur kimia dasar yang digunakan untuk memproduksi 
plastik berbahan polycarbonat.
Mengapa orang memakai polycarbonat?


Tidak mudah pecah 
Tahan panas 
Transparan 
Lebih ringan daripada gelas

Dimana banyak ditemukan BPA ?


Bahan baku kemasan makanan & minuman : botol bayi, bahan pelapis metal seperti 
kaleng makanan, tutup botol. 

Peralatan rumah tangga, seperti: TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, 
gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin dan 
pestisida. 
Bagaimana cara BPA masuk ke dalam tubuh manusia ?


Kontaminasi melalui kemasan makanan kaleng dan produk rumah tangga yang 
mengandung polycarbonat seperti tempat makan plastik, botol minuman dan botol 
bayi.

Kontaminasi Bisphenol-A tergantung pada temperatur botol atau cairan di dalam 
botol .
Efek samping Bisphenol-A :


Kanker payudara. 

Kanker prostat. 

Gangguan ginjal. 

Merusak sel telur dan kromosom.

Mengganggu kualitas hormon testosteron. 

Mengganggu produksi sperma. 

Hiperaktif. 

Obesitas karena meningkatkan produksi sel lemak. 

Resisten terhadap insulin. Gangguan hati.

Pilih yang aman dan benar untuk buah hati. Gunakan produk dari bahan 
Polypropylene yang sangat aman, tidak mengganggu perkembangan dan kesehatan 
buah hati, tidak mengandung Bisphenol-A.

 
Artikel ini dikutip dari email : [email protected] 

--
Posted By ENDONESIA to BEBAS BERKARYA at 2/12/2009 07:12:00 PM


      

Kirim email ke